“Ngentho-entho” Gunung Agung, Bali

0
Letusan Gunung Kelud 2014, setelah "istirahat" sejenak selama 8 tahun !

Gunungagung menunjukkan aktifitasnya yang masih naik turun. Sempat dinaikkan statusnya pada 10 November 2017 menjadi Level IV (Awas). Status awas ini juga sempat diturunkan namun kemudian statusnya naik menjadi AWAS lagi.

πŸ™ “Pakde, kenapa statusnya naik-turun ?”
πŸ˜€ “Naik turunnya status gunungapi ini tidak hanya melulu karena aktifitas gunungnya, tetapi juga ancaman yang ditimbulkan. Artinya apakah kita sudah siap bila terjadi sesuatu. Proses evakuasi juga mempengaruhi penentuan status gunung. Jadi tidak hanya soal aktifitas gunungnya saja”

Catatan turunnya kadar SO2 dari Gunung Agung cukup menarik. Turunnya kadar SO2 Gunung Agung yang keluar, bisa jadi karena konsentrasi gas dari magma berkurang atau gasnya telah tertahan magma yg terburu-buru beku di kawah, “mungkin looh yaa”. Memang bisa jadi benar letupan 26-27 November 2017 kemarin itu letusan freatomagmatik, letupan gas magma bercampur uap air.

Letusan Gunung Kelud 2014, setelah “istirahat” sejenak selama 7 tahun !

Kalau melihat tremor (getaran) dari dibawah masih kuat, menunjukkan bahwa magma di bagian atas kawah terlanjur beku karena “catchment“, kawah penangkap air guyuran hujan deras. Ya, hujan bisa jadi menyebabkan magma terburu-buru beku dan menjadi sumbat. Mengingatkan Gunung Kelud.

πŸ™ “jadinya gimana nih pakde?”
πŸ˜€ “Β Alam mungkin masih mau bercengkerama dengan kita sedikit lebih lama lagi, Thole”

Kalau dilihat dari gempa2 sebelumnya, menunjukkan kemungkinan jumlah magma yg mengisi magma chamber kali ini cukup besar. Kalau melihat jumlah magmanya sepertinya yg sudah keluar sebulan ini terlalu kecil. Tentunya saat ini Gunung Agung telah tertidur selama 54 tahun, magma yang dikumpulkan di dapur cukup besar.

Saya mengentho-entho (mengira-ira) masih banyak magma tersumbat di bawah sana. Cuman jadi rada kawatir nanti ngaget-agetin kayak G Kelud kemarin itu. Mejen, trus tiba-tiba “mak blung !!!”. Pada erupsi tahun 1963 lalu terdapat fase istirahat sekitar 2 minggu sebelum terjadinya erupsi utama yang mencapai ketinggian sekitar 23 km !.

Tetap waspada itu pasti lebih baik ketimbang lengah. Gunungapi hanya menjalani tugas alamiahnya. Waspada itu berjaga-jaga tapi tidak panik. Ikuti saja petunjuk dari PVMBG.

Dongeng terkait :

Leave a Reply