Pilih BOSS yang baik jangan milih kerjaan.

0
HB-12292 (L-r) JASON BATEMAN as Nick and KEVIN SPACEY as Dave Harken in New Line Cinema’s comedy “HORRIBLE BOSSES,” a Warner Bros. Pictures release.

“Don’t pick a job. Pick a Boss. Your first boss is the biggest factor in your career success. A boss who doesn’t trust you won’t give you opportunities to grow.”
~William Raduchel.

(L-r) JASON BATEMAN as Nick and KEVIN SPACEY as Dave Harken in New Line Cinema’s comedy “HORRIBLE BOSSES,” a Warner Bros. Pictures release.

Nasehat diatas saya ambil dari presentasi Pak Doddy Priambodo (SVP di Pertamina) yang mengisi acara Workshop Migas Kageogama di Jogja.

Sangat menarik … bahkan ada beberapa peserta yang kaget …
Trus gimana caranya milih bos wong pekerjaan saja belum punya ?

Memang untuk kondisi saat ini, dimana generasi para pencari kerja ini berbeda dengan generasi sebelumnya. Generasi saat ini dalam memilih sepatupun lebih mementingkan rekomendasi teman ketimbang iklannya. Sepatu boleh diiklankan sampai memberikan bonus ataupun diskon besar-besaran. Namun anak-anak generasi melek internet ini akan lebih meilihat apakah banyak yang “like this” atau banyak yang “memebri bintang” pada produk sepatunya.

Dalam memilih pekerjaanpun generasi saat ini lebih picky, memilih, yang penting aku suka. Bukan karena keterpaksaan daripada nganggur. Bahkan beberapa orang mengaku “lebih baik nganggur sebentar, ketimbang bekerja tetapi merana karena terpaksa”.

Fakta survey yang ditulis oleh Fortune tahun 2015 memang mendukung hal itu. Bukan hal aneh bagi karyawan untuk berpindah tempat kerja.

A new Gallup study released Thursday sheds new light on worker-manager relationships, finding that about 50% of the 7,200 adults surveyed left a job “to get away from their manager.” (Fortune.com)

Bayangkan, 50% mereka yang keluar dari pekerjaannya lebih banyak alasannya karena nggak suka dengan boss -nya !

🙁 “Pakde, trus yang lainnya keluar karena nyari gaji yang lebih gede ya ?”
😀 “Kamu mau kerja bakti ?”

Nah kalau memang memungkinkan, jangan memilih pekerjaan tetapi dengan siapa anda nanti bekerja. Bertanyalah pada teman, siapa yang akan menjadi boss anda nanti sebelum bekerja. Ketahui perilaku bos dari referensi ……. psst liat aja Facebook atau Instagramnya.

Begitu sepertinya.

SHARE
Previous articleKawah Sileri, Dieng Bergolak.

Leave a Reply