Thole Bertanya Tentang Puasa

0

🤔 ” Bagaimana puasanya orang yg sedang tidak berada di posisi geografis yg biasanya ?”

“Kalau saya pikir-pikir, orang Afrika Selatan maupun orang Kutub Utara boleh berpuasa sesuai “kebiasaan”, terutama kalau dia sedang jalan-jalan di Mars”

Allah hanya akan menguji umatNya sesuai dengan kemampuan.

Manusia itu memiliki “body clock” yang tertanam sejak dia lahir. Sehingga waktu tubuhnya sudah tertanam. Puasa merupakan salah satu ibadah, yg menurut saya juga ujian menahan nafsu (makan).

Sesuai dengan ayat “Allah tidak membebani satu jiwa kecuali sesuai kemampuannya.” (Al-Baqarah: 286). Maka tentunya “ujiannya” disesuaikan dengan kemampuan tubuhnya. Dimana “body clock”-nya tentusaja berbeda-beda. Tidak seragam pada satu koordinat geografis.

Ada yang berpendapat bila sedang didaerah ekstrim menggunakan waktunya Makah/Madinah sebagai tempat dimana turunnya perintah sholat. Namun Islam itu kan untuk seluruh umat manusia dimanapun dan terbuka dengan pemikiran baru kan ?

Masih penasaran dengan perhitungan jadwal puasa bagaimana dengan bumi datar ?

Baca disini ya : https://rovicky.wordpress.com/2012/07/19/perhitungan-penanggalan-jaman-bumi-datar-berbeda-dengan-geosentris-dan-heliosentris/

#beribadahdenganberpikir

Leave a Reply