Daftar 20 kota yang paling tinggi risiko gempanya

8
49

ikon_gempaKota mana sajakah yang rentan terhadap korban gempa ?

šŸ™ “Waah Pakdhe mesti mau menempatkan Indonesia terburuk ya ?”

šŸ˜€ “Thole, dalam banyak hal kita harus lebih tahu tentang diri kita sendiri”

Dibawah ini daftar 20 kota yang paling tinggi risiko gempanya menu6rut GeoHazards Internationalā€™s study of ā€˜Cities Vulnerable to Earthquakeā€™. Kota-kota dengan jumlah kemungkinan korban terdampak itu adalah :

  1. Kathmandu, Nepal: 69.000
    Sebuah studi oleh GeoHazards Internasional memperkirakan gempa berkekuatan 6,0 akan membunuh sekitar 69.000 orang. Di kota ini pertumbuhan penduduk sekitar 1 juta, kabupaten yang paling padat penduduknya di Nepal.
  2. Istanbul, Turki: 55.000
    Sebuah gempa besar akan membunuh 55.000 diperkirakan di kota ini yg penduduknya 10 juta. Kota ini beradaĀ Ā di persimpangan lempeng tektonik Eurasia. Gempa tahun 1999 KocaeliĀ menyebabkan 18.000 mati dan ribuan lainnya kehilangan tempat tinggal.
  3. Delhi, India: 38.000
    Hampir 14 juta orang tinggal di Delhi, sebuah kawasan luas lebih dari 500 mil persegi. Sebuah gempa berkekuatan 6,0 di sini diperkirakan akan membunuh 38.000 jiwa.
  4. Quito, Ekuador: 15.000
    Sebuah pukulan gempa berkekuatan 6,0 pada Quito pegunungan yang berpenduduk 1,8 juta orang, akan membunuh diperkirakan 15.000. Sebuah gempa pada 1797Ā menyebabkan jumlah meninggal sebanyakĀ 40.000. Pada bulan Oktober 2006, gempa 4,1 melanda kota tanpa menyebabkan kerusakan besar. Sebuah ancaman yang lebih besar: gunung berapi. Kota ini dikelilingi oleh gunung api dan satu ancaman besarĀ pada satu gunung aktifĀ .
  5. Manila, Filipina: 13.000
    Dengan 1,6 juta orang berdesakan dalam sekitar 15 mil persegi, Manila merupakan salah satu kota terpadat di dunia. Sebuah gempa 6,0 di sini akan membunuh sekitar 13.000 orang.
  6. Islambad / Rawalpindi, Pakistan: 12.500
    Sebuah gempa 6,0 di ibukota Pakistan,Ā yang berpendudukĀ 1 juta orang, diperkirakan akan membunuh 12.500 orang.
  7. San Salvador, El Salvador: 11.500
    Dengan luas 220 mil persegi sebagai Ibu kota negara,Ā berpenduduk sekitarĀ 2,2 juta orang, telah menjadi situs berbagai gempa bumi sepanjang sejarahnya, terakhir pada tahun 2001. Sebuah gempa berkekuatan 6,0 diperkirakan akan membunuh 11.500 jiwa.
  8. Mexico City, Meksiko (dengan San Salvador): 11.500
    Luas kota ini 220-mil sebagaiĀ Ibu kota negara,Ā berpenduduk 2,2 juta orang, telah menjadi situs berbagai gempa bumi sepanjang sejarahnya, terakhir pada tahun 2001. Sebuah gempa berkekuatan 6,0 diperkirakan akan membunuh 11.500 jiwa.
  9. Izmir, Turki (sama dengan San Salvador dan Mexico City): 11.500
    Kota ini berpenduduk sebesar 3,5 juta orang, terletak di persimpangan lempeng Afrika dan lempeng tektonik Eurasia, adalah kota ketiga-terbesar di negara ini. Sebuah gempa 6,0 di sini akan membunuh 11.500 orang diperkirakan.
  10. Jakarta, Indonesia: 11.000
    Kota ini memiliki populasi sebesar 18.400.000 dan diperkirakan pada tahun 2.025 akan memiliki jumlah penduduk 24.000.000. Sekitar 11.000 orang diperkirakan akan terancam jiwanya jika terkena gempa bumi 6,0 di sini.
  11. Tokyo, Jepang: 9000
    Sejumlah 9.000 orang diperkirakan akan terbunuh jika gempa 6,0 melanda kotaĀ yang berpendudukĀ 8 juta orang ini, Kota ini merupakan kota metropolis yang paling rentan terhadap gempa di Dunia. Gempa besar telah melanda kota beberapa kali: 1703, 1782, 1812, 1855 dan 1923. Bencana 1923, gempa berkekuatan 8,3, menewaskan lebih dari 140.000.
  12. Mumbai, India: 8.000
  13. Guayaquil, Ekuador: 4.300
  14. Bandung, Indonesia: 3600
  15. Santiago, Chili: 2.700
  16. Tashkent, Uzbekistan: 2.500
  17. Tijuana, Meksiko: 1.800
  18. Nagoya, Jepang: 900
  19. Antofagasta, Chili: 800
  20. Kobe, Jepang: 300
  21. Vancouver, Kanada: 100

Penelitian diatas dibuat tahun 2008, menunjukkan dua kota di Indonesia yaitu Bandung dan Jakarta.

Meningkat sejalan dengan pertumbuhan penduduk

Tahun 2004, Brian E. Tucker dari GeoHazards memperingatkan masalah akan menjadi lebih buruk, mengutip sebuah studi dari korban gempa diperkirakan berdasarkan pertumbuhan penduduk dan perubahan konstruksi di India utara.

Salah satu penemuan yang menakutkan antara lain apabila terjadiĀ sebuah gempa berkekuatan 8,3 di Shillong mungkin membunuh 60 kali lebih banyak orang tewas (walaupun kekuatan gempanya sama yang melanda pada tahun 1897). Meskipun penduduk wilayah ini meningkat hanya sekitar delapan kali sejak saat itu. Hal ini disebabkan karena pergantian konstruksi rumah bambu satu lantai berubah menjadi struktur beton bertingkat, kualitas bangunannya buruk, sering berada di lereng yang curam.

Jangan hanya melihat satu berita yg mendominasi media.

Pengamatan selintas di Jogja dan juga padang terlalu di dominasi oleh runtuhnya gedung BPKP dan STIEĀ (Jogja) dan Hotel (Padang). Namun statistiknya justru memperlihatkan korban banyak yang tertimpa musibah ini justru dirumah atau di lingkungannnya sendiri.

Kalau memang penelitian dan pengamatan diatas itu benar, maka sasaran utama mitigasinya bukan hanya pada pemilik-pemilik gedung. tetapi justru masyarakat awam yang memiliki risiko lebih besar. Lagipula pemilik-pemilik gedung ini sudah akan dengan sendirinya memberikan services ke tenant-tenant (penyewa) ruangan gedungnya. Juga gedung ini dibangun dengan IMB yg relatif lebih memadai ketimbang bangunan rumah tinggal.

Sekali lagi kalau berhubungan dengan pendanaan dan alokasi dana mitigasi, semestinya lebih cenderung mengutamakan perbaikan atau penjelasan ke rumah milikĀ  masyarakat awam didaerah yang paling padat.

Salam waspada !

Refrensi : Forbes : The Worldā€™s Most Earthquake-Vulnerable Cities

8 COMMENTS

  1. tidak menyangka 2 kota di Indonesia masuk di dalamnya
    negara kita memang rawan dengan berbagai bencana, semoga kita semua bisa kuat menjalaninya šŸ™‚

  2. Untuk menentukan kapan terjadinya gempa sangat sulit, tapi saya sebagai pengamat. Menurut BMKG ada istilah kemarau basah? terjadi basah karena terjadi tumbukan lempengan di ring of fire. Contoh apabila lempengan besi di tekuk adanya tekanan dari tepinya akan terjadi panas, maka pada dasar laut terjadi uap air, maka kalau dilihat dari satelit infra merah terjadi awan. kalau dilihat sekarang awan terjadi di andaman utara aceh dan di Filipina dan Pulau Sulawesi serta Papua, maka kita tunggu aja sampai paling cepat dua minggu sampai satu bulan apa ada gempa?

Leave a Reply