BPMIGAS BUBAR SO WHAT ?

0

BPMIGAS BUBAR SO WHAT ?

  • Apa sebenernya yang terjadi ?
    Yang terjadi MK membatalkan beberapa pasal dari UUMIGAS 22/2001.
  • Apa alasan keputusan ini ?
    Alasan Pemohon mengapa bertentangan dg pasal 33 UUD45 :
    “Bahwa menurut para Pemohon, lahirnya Badan Pelaksana Migas (BPMigas) sebagai perintah Pasal 1 angka 23, Pasal 4 ayat (3) dan Pasal 44 UU Migas menjadikan konsep Kuasa Pertambangan menjadi kabur (obscuur) karena mereduksi makna negara dalam frasa “dikuasa negara” yang terkandung dalam Pasal 33 ayat (2) dan ayat (3) UUD 1945; …”
  • Apa konsekuensinya ?
    Salah satu yang utama adalah BPMIGAS menjadi inkonsitusional, fungsi dan tugasnya dialihkan ke kementrian terkait.
  • Apakah UU22/2001 menjadi inskonstitusional
    Tidak seluruhnya, sudah ada beberapa pasal yg sebelumnya juga dibatalkan MK, dan sekarang pasal-pasal lain juga dibatalkan termasuk tentang fungsi dan wenenang Badan Pelaksana (BPMIGAS).
  • Apakah ini kesalahan pekerja BPPMIGAS ?
    Sama sekali bukan. ini bukan urusan kriminal, tetapi ini urusan legislasi dan konstitusi.
  • Bagaimana dengan Pekerja BPMIGAS ?
    Tergantung langkah pemerintah. Menurut putusan MK, dikembalikan kepada kementrian terkait.
  • Apakah BPHMIGAS (Hilir) juga mengalami hal yang sama ?
    Tidak. Putusan MK hanya untuk BPMIGAS. Dan putusan MK itu final tidak dikenal naik banding.
  • Apakah wewenangnya BPMIGAS beralih ke Pertamina ?
    Kalau pasal 61 dan 63 UU/2001 ini dibatalkan maka wewenangnya wajar kalau kembali ke Pertamina. Karena bunyi pasal-pasal itu menyebutkan peralihan wewenang Pertamina ke Badan Pelaksana menjadi batal. Mungkin saja diterjemahkan kembali ke semula. Tapi itu tergantung Pemerintah dalam menerjemahkan putusan MK.
  • Bagaimana operasi Migas apakah harus dihentikan ?
    Tentusaja tidak proses operasi harus tetap berjalan, negara harus tetap berjalan sehingga produksi dan kegiatan tidak boleh berhenti karena adanya perubahan tatakelola.
  • Apakah ini pertama terjadi di Indonesia ?
    Indonesia sudah melakukan kegiatan migas lebih seratus tahun. Proses-proses perubahan tata kelola migas sudah berkali-kali terjadi.
  • Lantas Pakdhe gimana ?
    Sebagai pegawai perusahaan migas ya tetep saja bekerja mencari minyak. Produksi migas tetap berjalan. Semoga perubahan pengelolaan ini berjalan lancar.
Pengelolaan migas di Indonesia sudah 100 tahun lebih.

Sudah berkali-kali pengelolaan migas itu berubah sejak seratus tahun yang lalu. Perubahan kepemilikan atau nasionalisasi juga pernah terjadi karena penjajahan dan karena kemerdekaan.

1 COMMENT

  1. Kenapa hanya di bagian hulu saja yg dipermasalahkan dan dibubarkan (bpmigas)??Mengapa yang di bagian hilir tidak dioermasalahkan dan dibubarkan (bphmigas)?

Leave a Reply