Foto satelit guguran lava diambil 15 Nov 2010

0

False Colour imagery
Foto Satelit guguran lava dibawah ini menunjukkan kemana guguran lava selama ini terendapkan. Peta ini akan sangat membantu memperkirakan kemana saja guguran lava ini akan menyebabkan banjir lahar dingin bila terkena hujan.

🙁 “Wah Pakdhe, ternyata luncuran awanpanas ini memang jauh banget”

😀 “Itulah Thole, karena statusnya masih awas, diharapkan jangan buru-buru kembali ke atas”

Himbauan Pak Surono untuk bersabar jangan kembali keatas perlu diperhatikan dengan benar, mengingat status gunung Merapi yang masih AWAS !.

Secara detil luasan penyebarannya dapat dilihat dibawah ini.

Warna bintik-bintik ab-abuu di sebelah selatan (bawah peta) adalah kota Jogja

Gambar satelit palsu-warna (false-color satellite imagery

Bahaya utama selama letusan di Merapi telah aliran piroklastik. Longsoran ini terisi gas vulkanik panas, abu, dan batuan turun dengan cepat dan ganas, kadang-kadang memiliki kecepatan lebih dari 150 kilometer (90 mil) per jam. Aliran piroklastik biasanya disalurkan oleh morfologi permukaan, namun arus piroklastik yang sangat besar kekuatannya mampu menyebar di wilayah yang luas.

Gambar satelit palsu-warna (false-color satellite imagery) dari instrumen ASTER di satelit Terra NASA menunjukkan bukti aliran piroklastik yang besar di sepanjang Sungai Gendol selatan Gunung Merapi. Endapan vulkanik abu-abu (baik dari aliran piroklastik atau lahar) mengisi jalannya Gendol. Hanya utara Merapi Golf Course (fitur merah muda) adalah daerah yang lebih luas di mana aliran piroklastik tersebar di seluruh lanskap, menyebabkan kehancuran yang hampir total. Dalam hal ini daerah abu-abu gelap, sebagian besar pohon tersapu ke bawah dan tanah dilapisi dengan abu dan batu. Endapan ini sebagian besar dikelilingi oleh vegetasi sehat, berwarna merah cerah Ini warna dari daun-daunan. Warna keabu-abu terang yang meluas ke barat gunung berapi adalah abu vulkanik yang ditiup oleh angin yang ada. Di dekat kepundan, hujan abu yang tebal telah melapisi ladang dan hutan, mewarnai mereka merah kusam hingga abu-abu.

Sebelum Erupsi 2010. Lihat lingkar 5-10-15 Km dari puncak

Dibawah ini sesudah erupsi 2010

Maksimum luncuran piroklastik 15 Km bahkan lebih !

Untuk mengunduh download large image (2 MB, JPEG)

Referensi

  • Image courtesy NASA / GSFC / METI / ERSDAC / Jaros, dan AS / Jepang ASTER Science Team
  • Instrumen: Terra – ASTER

Dongeng terkait :

1 COMMENT

  1. saya sekarang jadi tau soal nya kemaren saya mengungsi di rumah Nenek saya di Celeban baru. rumah saya sbtlnya di radius 25 tapi krn kemaren hujan abun n krikilnya sampe rumah saya itu ngunsi deh ke Celeban baru.

  2. Pak dhe

    apa mungkin kalau seandainya nanti teknologi sudah tinggi dibuat pipa tahan panas sampai 10.000 derajat celcius untuk mengebor merapi biar gak erupsi terus, jadi seperti jemput bola aliran magma diarahkan ke suatu tempat gitu

  3. Pak De, yang dimaksud endapan piroklatik itu apa ya De… Bedane karo breksi volkanik opo yo. Suwun De

    –> Endapan piroklastik itu endapan yang dihasilkan oleh erupsi gunungapi. Breksi vulkanik, batuan breksi yg terusun dari material vulkanik, merupakan salah satu produk dari proses yg berasosiasi dengan gunung api.

  4. Pak Dhe,

    Kenapa disaping sekitar area puncak merapi tersebut skrg warnya jadi merah gitu, … apakah itu magma dalam perut merpai udah naik mencapaii ke 500 m dari puncak gitu..


    –> Foto satelit ini namanya False Colour Imagery (Peta yang salah warna). Ini sengaja dibuat untuk membedakan mana endapan piroklastik hasil erupsi dan mana yang tanah lama. Peta ini sebenernya memperlihatkan “kloropil” zat hijau daun. Namun proses ini memperlihatkan warna kloropil menjadi merah, sedangkan endapan barunya berwarna abu-abu. Jadi warna merah ini hanya untuk “membedakan” saja. BUKAN WARNA ASLI.

  5. Wuah, mending percaya sama info ini daripada liat TV atau baca koran. Berita mereka kacau sekali, malah bikin orang-orang Jogja panik. Saya curhat tentang hal itu di blog saya. Silahkan mampir.

Leave a Reply