Peta Kawasan Rawan Bencana Gn Merapi sekala detil

0

Untuk rekan-rekan relawan serta yang membutuhkan Peta Kawasan Rawan Bencana Gunung Merapi, dapat di unduh disini. Peta ini diterbitkan tahun 2002 oleh Direktorat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi.

Tentusaja peta ini akan berubah-ubah sesuai dengan perkembangan, terutama pasca meletusnya merapi 2006.  Ukuran file peta dijital dalam format JPG detil ini cukup besar 8MB ! dan 22 MB.

Foto 10 pagi, 25 Okt 2010

Disebelah ini foto Gunung Merapi diambil dari udara pada hari ini tanggal 25 Oktober 2010, pda sekitar pukul 10 pagi.

🙁 ” Yang ngambil kakaknya Pakdhe ya ? Enak donk naek pesawat kecil”

😀 “Tapi kan mesti hati-hati. Ingat bahaya debu volkanik yang menyebabkan mesin pesawat mati yang pernah ditulis disini”:

Bagaimana abu gunungapi menyebabkan mesin pesawat mati
Peta Kawasan Rawan Bencana G Merapi (ukuran 8MB)

Peta lebih detil dengan skala 50:000 dapat diunduh disini.

AWAS 22 MegaByte

Peta lain tentang Kemungkinan Arah Erupsi G Merapi tahun 2006 dapat dilihat dibawah ini :

http://rovicky.files.wordpress.com/2007/11/merapi-1.jpg
Tahun 2006 arah luncuran Wedus Gembel kearah Kaliadem.

Jarak luncuran mampu mencapai 15 Km.

Tahun 2010 ini Kemungkinan arah erupsinya belum ada peta yang dipublikasikan oleh Badan Geologi. Hal ini mungkin karena morfologi Gunung Merapi sudah banyak berubah akibat letusan tahun 2006.

Balai Penyelidikan dan Pengembangan Tehnologi Kegunungapian (BPPTK) Yogyakarta mengatakan perlu mewaspadai tiga jalur arah erupsi Merapi tahun 2010 ini pasca dinaikkannya status aktivitas gunung tersebut dari Waspada menjadi Siaga, Kamis malam kemarin. Ketiga jalur arah erupsi tersebut adalah ke Barat Daya, Selatan dan ke arah Tenggara.

Pada erupsi 2006 jarak luncur mencapai tujuh kilometer dari puncak Gunung Merapi. Tetapi untuk setiap peningkatan aktivitas Gunung Merapi tidak menutup kemungkinan erupsi yang terjadi mencapai jarak luncur hingga 15 kilometer dari puncak.

Bacaan terkait :

1 COMMENT

  1. Iya itu ambil fotonya pake pesawat latih ringan jenis CN punya Akademi Maguwo….
    Selama saya “mengalami” letusan Merapi sih arah hujan abu lebih sering ke wilayah Kabupaten Magelang bagian Selatan (Muntilan, Srumbung). Pernah juga beberapa kali sampai di kecamatan Candimulyo.

  2. Suwun infonya,Pak Dhe…
    update-nya Pak Dhe cepet ya, padahal ada di negeri jiran. 🙂
    waduh Pak Dhe,berarti arah wedus gembel-nya cenderung ‘mengarah’ ke Jogja ya? kalau Merapi meletus apakah di Jogja bisa ‘hujan’ debu?
    oiya,foto-nya dari pesawat latih TNI-AU, Linus sering dengar suara khas-nya. rutin. hampir setiap hari. tapi kalau mau ada hujan lebat biasanya (+/-1jam sblm hujan) ga ada lagi suaranya. jadi Linus memakai bunyi pesawat latih TNI-AU sebagai indikator akan terjadinya hujan lebat. hihi..

Leave a Reply