Prediksi Harga Minyak 2010

0
oil_price_2008
Perkembangan harga minyak sepanjang tahun 2008

Memprediksi merupakan sesuatu yang paling menarik. Karena pada dasarnya manusia ingin tahu lebih dahulu ketimbang yang lain. Syukur-syukur dapat meramal dengan bener, kalau toh kliru juga ngga apa-apa. Namanya juga prediksi.

Disebelah ini prakiraan harga yang dilakukan oleh Merril Lynch di tahun 2008 pasca meingkatnya harga minyak bulan Juli 2008 dengan rata-rata 100USD/bbl. Bagaimana hasilnya ? Tahun 2009 harga minyak rata-rata sebesar 61US$/bbl.

ūüôĀ “Lah memangnya Pakdhe sebelum menulis ramalan ini semalam baca mantra jopa-japu … mbul iwal-iwul juga ya ?”

Perjalanan prediksi harga

Harga minyak tahun lalu merupakan dampak rebound dari harga minyak yang menanjak pada bulan July 2008. Saat itu merupakan harga dramatis karena menyentuh angka diatas 140USD/bbl. Harga ini merupakan harga tertinggi yang tercatat sepanjang sejarah. Harga 140 US$/BBL ini tidak pernah diprediksikan dalam 3 tahun sebelumnya.

Memprediksi dapat dilakukan dengan berbagai cara. WTRG meramalkan harga yang merupakan akibat dari point-point tertentu akibat gejolak politik dunia. Hasilnya seperti dibawah ini:

Peramalan harga dengan cara ini tentunya cukup rumit. Setiap gejolak harus dijelaskan alasannya. Dan memang kenyataannya seolah-olah setiap gejolak disebabkan oleh perilaku politik dunia.

Cara lebih rumit lagi dilakukan oleh MarktOracle dibawah ini. Setiap gejala dibuat trend tersendiri dan dipakai untuk meramalkan harga setalahnya.

http://www.marketoracle.co.uk/images/2008/crude-oil-deleveraging-dec08.gif
Peramalan dengan menggunakan Trend

Polinomial

Cara lain yang akan dicoba disini adalah dengan polynomial. Sangat sederhana. Andapun dapat menggunakan excel untuk meramalkannya. Data diambil dari IEA.

Dari polinomial diatas terlihat bahwa harga minyak sejak awal 1990 – hingga awal 2010 merupakan sebuah seri siklus panjang. Ada mekanisme tersendiri yang tidak perlu kita tahu mekanisme apa tetapi dapat dirumuskan secara matematis.

Rumusnya cukup rumit :

y = -1E-13x^4 + 2E-08x^3 – 0.001x^2 + 23.077x – 206974

Harga yang menanjak pada awal tahun 2008 merupakan “kejutan harga” (Shocked price). Issue krisis energi, juga issue minyak dikuasai national, serta future trading bergulat menaikkan harga. Kejutan ini mempengaruhi banyak hal dan sepertinya juga diikuti oleh krisis ekonomi yang memperparah penunjaman harga minyak pada tahun 2009 lalu.¬† “Shocked price” tentunya juga bukan akibat single couse (penyebab tunggal) tetapi beberapa penyebab termasuk future trading yang menjadikan harga anjlog pada saat delivery 6 bulan kemudian. Lihat selisih harga tertinggi dan terendah terjadi pada selang sekitar 6 bulan.

Terjadinya rebound price pada awal 2009 menyebabkan harga anjlok dan terendah dibawah 40 US$/bbl. Akhirnya harga kembali ke normal sequence diawal tahun 2010.  Kalau saja pemulihan ekonomi dunia mampu meredam fluktuasi harga, maka diperkirakan akan mengikuti pola polinomial diatas.

Dengan menggunakan rumus diatas harga minyak mentah (SPOT Price) rata-rata tahun 2010 diperkirakan sekitar 85-90 USD/bbl. Jadi mau percaya atau tidak ?

Nah berapa harga yang pantas untuk menyusun APBN  tahun 2010 ?

Tulisan terkait sebelumnya :

1 COMMENT

  1. hi, saya student economic dari Malaysia. saya kini sedang melakukan research tentang kesan kejutan harga minyak terhadap pertumbuhan ekonomi (oil shock impact for economic growth) . di malaysia , saya kekurangan data di universitas kerana tiada lecture yang mengajar dan rujukan tentang energi . maka saya butuh pertolongan sesiapa yang pakar dalam subjek energi ini..saya di beri tahu oleh rakan saya dari indonesia di indonesia banyak sekali pakar – pakar energi khusus pakar minyak(petroleum) ,maaf bahasa indonesia saya tidak begitu baik sekali.

    jika sapa- sapa yang ingin membantu email kan kpd saya
    [email protected]

  2. Menurut Bapak, strategi apa yang sudah/harus dilakukan NOC Indonesia dalam menghadapi situasi pasca krisis tahun 2007-2009 (seandainya boleh disimpulkan bahwa krisis dimaksud sudah berakhir).
    Terimakasih

  3. Predeksi saya pada tahun 2010, harga minyak antara 60-80 USD/bbl, karena Eropa mengguna bahan bakar terbarukan atau seperti dari sawit dan tebu serta tanamam sel satu. Minyak dari fosil hanya digunakan untuk pembangkit listrik dan pabrik diluar pemukiman. Sedangkan untuk tranport pribadi paling banyak digunakan apalagi di Jakarta jalannya macet.

Leave a Reply