AWAS Cuaca Ekstrim !

0

Satelite cuaca 19 Januari 2010
BMG mengeluarkan amaran cuaca yang ekstrim mungkin akan terjadi antara 19 hingga 21 Januari 2010.

Adanya daerah tekanan rendah di sebelah Utara dan Barat Australia bagian Utara yang membentuk daerah pumpunan/pertemuan angin yang memanjang dari Sumatera bagian Tengah hingga Laut Jawa serta dari Laut Maluku hingga Papua Barat yang berpengaruh terhadap proses pertumbuhan awan hujan di wilayah sekitarnya. Nilai labilitas udara cukup labil, kelembaban udara yang cukup besar dan suhu muka laut yang masih hangat mendukung pertumbuhan awan hujan terutama di wilayah Indonesia bagian Timur.

Wilayah yang berpotensi hujan lebat disertai petir dan angin kencang adalah :

  • Sumatera bagian Selatan
  • Pesisir Barat Sumatera
  • Pesisir Timur Sumatera bagian Selatan
  • Kalimantan bagian Barat dan Timur
  • Jabodetabek
  • Sebagian besar Pulau Jawa
  • Sulawesi bagian Utara, Tengah dan Selatan
  • Bali
  • Nusa Tenggara
  • Maluku Utara dan Tenggara
  • Papua bagian Tengah dan Selatan

Walaupun kalau melihat hujan ringan, namun seringkali berubah secara cepat menjadi sangat lebat yang di sertai kilat/petir dan angin kencang berdurasi singkat. Cuaca yang ekstrim ini hampir merata terutama di wilayah Kep. Seribu, Jakarta Utara, Jakarta Barat, Tangerang, dan Bogor.

Waspada banjir di Jakarta perlu diantisipasi seperti yang terlihat dalam peta dibawah ini

Prakiraan hujan dan angin :

Daerah rendah di Jawa Bagian utara cukup rentan karena kelandaian serta rendahnya ketinggaian tanah dibawah ini perlu diperhatikan.

Warna merah ketinggian kurang dari 5 meter dari muka air laut.

Ja

1 COMMENT

  1. sampai sekarang masih belum begitu signfikan ya pak dhe,….mungkin titik hujan ekstremnya mundur.bukan bulan desember-januari….mungkin malah maret

    –> Kalau melihat kenyataan sepertinya hujannya merata … kalau hujan terkonsentrasi satu tempat saja justru lebih mengkhawatirkan.

  2. Pakdhe mau confirm aja, “Warna merah ketinggian dibawah 5 meter dari muka air laut.” maksudnya 0-5 meter dpl (diatas permukaan laut)?? bukan lebih rendah dari muka laut kan??

    –> Tepatnya ketinggiannya “kurang dari” 5 meter dpl, trims

Leave a Reply