Gempa Magnitude 7.0 Mw (USGS) Siberut, Kepulauan Mentawai (16 Agustus 2009).

0
Gempa16Agustus2009_1
Gempa Mentawai 16 Agustus 2009

earthquake.jpgGetaran gempa cukup kuat dengan kekuatan 7.0 Mw (6.9 SR) telah menggoyang Padang Sumatra. Pada hari Minggu 16 Agustus 2009, pukul 14.38 WIB). Pusat gempa di sekitar Kepulauan Mentawai.

Lokasi pusat episentrum diperkirakan USGS berada di dekat Pulau Siberut

  • 110 km (65 miles) Barat Laut dari Padang, Sumatra, Indonesia
  • 305 km (190 miles) Barat Laut dari Pekanbaru, Sumatra, Indonesia
  • 560 km (345 miles) Barat Laut dari KUALA LUMPUR, Malaysia
  • 960 km (600 miles) Barat Daya dari JAKARTA, Java, Indonesia
  • Gempa ini diperkirakan akibat gerakan sesar Mentawai yang memotong kepulauan Mentawai dari selatan ke utara sejajar dengan Sesar Semangko. Belum ada analisa pergerakan yang disebut Moment Tensor dari USGS maupun EMSC (European-Mediterranean Seismological Centre).

    Baik menurut USGS maupun EMSC pusat gempa berada di laut, sedangkan detik.com menyebutkan pusat gempa di darat (Pulau Siberut) dan tidak menyebabkan tsunami.

    http://dongenggeologi.files.wordpress.com/2007/08/tsunami.jpg
    Terjadinya tsunami

    Namun perlu diperhatikan seandainya gempa ini merupakan gerakan patahan naik tentusaja masih memungkinkan terjadi tsunami. Sampai dituliskan saat ini tidak ada laporan tsunami.

    Tsunami terjadi ketika ada dislokasi dasar laut sehingga ada sundulan air diatasnya yang menyebabkan tsunami. Perhatikan gambar disebelah ini tentang mekanisme terbentuknya tsunami.

    Uniknya gempa-gempa dalam bisa dilihat disini http://rovicky.wordpress.com/2007/08/12/gempa-itu-berbeda/

    Menusur USGS dan EMSC Gempa di Siberut, Kepulauam Mentawai ini memiliki kedalaman hingga 50 Km. Sedangkan kerak bumi memiliki ketebalan rata-rata 30-40 Km. Sehingga ada kemungkinan bahwa zona tumbukan ini sebagai sumber gempa dalam ini. BMG memperkirakan kedalaman gempa ini 32 Km (6.9 SR).

    gempa-dan patahan
    Penampang patahan-patahan dan gempa-gempa di Sumatra.

    Sehingga ada kemungkinan kedalaman atau ketebalan kerak benua di Sumatra ini memiliki ketebalan diatas ketebalan rata-rata. Analisa tensor atau analisa gerakan dinding-dinding patahan ini yang akan menjadi sebuah analisa yang penting dalam mengetahui karakteristik kerak bumi.

    Dari getarannya sangat mungkin akan dirasakan dalam zona yang cukup luas, dan akan mengancam penduduk yang merasakannya. Distribusinya  seperti gambar yang dibuat USGS dibawah ini :

    Gempa16Agustus2009_2
    Gempa mentawai menurut USGS kemungkinan dirasakan pada skala V (MMI) di Padang hingga skala VII (MMI) di Pulau Siberut

    Sedangkan BMG memperkirakan gempa ini dirasakan dalam skala MMI sebesar IV di Sibolga, IV Padang, III Padang Panjang, III Painan.

    Semoga tidak ada korban pada gempa kali ini.

    1 COMMENT

    1. @ sige : Apa bener ya seismic gap pasti jd cikal bakal gempa besar? bukankah lempeng (yg tersubduksi) itu heterogeneous ? (frictional properties, Temperature, Roughness, dkk) Ada beberapa research yg mengidentifikasi “Slow slip event” (sebelumnya sgt sulit utk di identifikasi di data seismic), contohnya di Costa Rica, Cascadia, etc, dmn strainnya di lepaskan dlm bentuk low frequency energy alias ga kerasa ama kita n ga destructive.

    2. Semoga bencana gempa dan lain-lainnya yang melanda, segera berakhir dan semoga Allah, senantiasa memberikan kekuatan, kesabaran dan mengembalikan kejayaan negara indonesia, semangat persatuan dan nasionalisme yang makin kuat, amin

    3. ternyata terjadi lagi gempa di Mentawai 5.1SR 1 September 2009 23:47:48 UTC atau 06:47:48 AM waktu lokal memiliki episentrum 1.296°S, 99.523°E, 100 km Padang sedalam 43.6 km.

      Gempa ini tepat 2 tahun dari gempa Mentawai sebelumnya.

      Gempa Mentawai 7.9 12 September 2007 23:49:04 UTC atau 13 September 2007 06:49:04 AM waktu lokal memiliki episentrum 2.506°S, 100.906°E, 190 km Padang sedalam 30.0 km.

      Tepat 1 hari kemudian terjadi gempa besar di Tasikmalaya.
      Gempa skala 7.3 episentrum bersumber 142 km dari Tasikmalaya di kedalaman laut 49km 8.223°S, 107.349°E terjadi tgl 2 September 2009 07:55:02 UTC atau 14:55PM.

      jika sempat silahkan kunjungi blog saya ttg gempa di :
      http://richocean.wordpress.com/2009/09/08/awas-2012-yogyakarta-gempa/

      atau ke blog saya lainnya:
      http://richmountain.wordpress.com/wisata/rizqi-firdaus-agro-wana-widya-wisata-1/

      salam kenal 😆

    4. mari kita gunakan momentum PUASA RAMADHAN ini untuk mempersatukan RASA.. membentuk satu keluarga besar dalam persaudaraan ber dasarkan CINTA DAMAI DAN KASIH SAYANG.. menghampiri DIA.. menjadikan ALLAH sebagai SANG MAHA RAJA dalam diri.. menata diri.. meraih Fitrah Diri dalam Jiwa Tenang.. menemukan Jati Diri Manusia untuk Mengembalikan Jati Diri Bangsa
      Salam Cinta Damai dan Kasih Sayang ‘tuk Sahabat Sahabatku terchayaaaaaank
      I Love U fullllllllllllllllllllllllllllllll

    5. MAIN SHOCK DAN AFTER SHOCK?
      Yth. Dongeng Geologi
      Setiap mendengar berita gempa di berbagai negara (dan terutama di Indonesia, selalu saja-sebagai orang awam-kami merasa khawatir. Apalagi jika mengingat atau mengalami sendiri dahsyatnya gempa-tsunami di Aceh, Jogja, maupun di tempat lain. Seolah-olah gempa makin sering saja terjadi akhir-akhir ini. Terakhir, bagi sebagain warga Jogja tentu merasakan gempa 4,4 SR pada awal puasa kemarin. Beberapa hari sebelumnya juga terjadi gempa yang dirasakan di pagi-siang hari dengan kekuatan 3-4 SR. Pertanyaan saya:
      1. Apakah gempa-gempa dengan kekuatan kecil bisa menjadi`tanda` akan terjadinya gempa yang lebih besar beberapa hari/ minggu kemudian?
      2. Apakah gempa-gempa susulan (after shock) SELALU lebih kecil kekuatan SR-nya dari gempa utama (main shock)?
      3. Sebagaimana sesar-sesar di Padang, apakah sesar Progo-Menoreh di Yogyakarta dimungkinkan bisa AKTIF kembali sebagaimana sesar Opak-Oya? Karena kami pernah mendengar adanya gempa-gempa susulan(paska 27 mei 2006)yang berpusat di sekitar Kali Progo.
      Demikian pertanyaan kami. Terima kasih.
      Panji-Fans Geologi

    6. Hehehe..
      baru aja pas master thesis defense (dengan topik “acoustic facies and depositional processes of the Mentawai basin”) bulan Juli saya bilang, “in months, there will be an earthquake could be caused either by an unpredictable sporadic movement of NW Eurasian plate or mass movement processes near the accretionary wedge, as seen in this seismic data..”

    7. Mudah-mudahan gempa yang terpusat di Mentawai tidak menimbulkan bencana yang besar untuk Sumatera…bisa ngak ya gempa-gempa ini di antisipasi supaya tidak ada gempa lagi supaya masyarakat yang ada disekitar pusat gempa tidak di rongrong terus sama gempa yang menakutkan ini.

      Semoga Masyarakat Mentawai terus berdoa kepada Yang Maha Kuasa untuk meriangankan penderiattaan ini Amiiin!.

    8. Saya meng­ucapkan SELAMAT men­jalankan PUASA RAMADHAN.. sekaligus Mohon Maaf Lahir dan Bathin jika ada kata kata maupun omongan dan pen­dapat yang telah menying­gung atau melukai per­asaan para sahabat dan saudaraku yang kucinta dan kusayangi.. semoga bulan puasa ini men­jadi momen­tum yang baik dalam melang­kah dan meng­ham­piriNYA.. dan men­jadikan kita manusia seutuh­nya meliputi lahir dan bathin.. meraih kesadaran diri manusia utuh..

      Salam Cinta Damai dan Kasih Sayang ‘tuk Sahabat Sahabatku ter­chayaaaaaank
      I Love U fullllllllllllllllllllllllllllllll

    9. Pak Dhe, ni gempa memang yang dari dulu “ditunggu2”..sssttt jangan salah sangka bung!maksudnya sejak gempa Aceh 2004 dan Gempa Bengkulu 2007 sebaran pusat gempa banyak dijalur subduksi pantai barat Sumatera dan terkumpul di Mentawai dan Nias. Tapi setelah ditelusuri kok daerah Siberut gempa susulannya jarang sekali,padahal tu zona antara Mentawai- Nias.Makanya dinanti-nanti takutnya zona ini menjadi zona “seismic gap” yang akumulasi energinya semakin buanyak malah takutnya jadi gempa besar yang potensi tsunami.Gempa yang berada di Darat 43 km Tenggara Siberut Mentawai ini memang mempunyai kedalaman dangkaldan moment tensornya juga strike slip, jadi y ga da potensi tsunami..jadi baiknya keluarin energinya lah dikit2 biar ga numpuk jadi gempa gede…

    10. P, apakah bisa gempa diperkirakan dahulu waktu, lokasi, MM gempa, jenis gempa yang terjadi, dampak gempa yang mungkin ditimbulkan (misal tsunami)?
      Supaya orang siap2 sebelum kena gempa, mungkin dengan mengungsi di tempat lain.

      Tx dan salam

    11. Cepat sekali bikin dongengnya Pak Dhe?
      Gempanya terasa sampai di Duri. Tak kira tadi cuman getaran karena check sound di lapangan depan rumah yang mau dipakai pentas musik dan wayang.
      Mudah-mudahan tidak ada korban dan kerusakan yang parah.

    Leave a Reply