Seamount, Si Gunung Raksasa dibawah laut (1. Proses Terbentuknya)

0
Tectonic (USGS)
Plate Tectonic (tektonik Lempeng) - USGS (klik untuk memperbesar)

Melanjutkan dongeng sebelumnya disini tentang Seamount atau mudahnya disebut saja gunung laut. Gunung laut ini didunia ada lebih dari 30 000 gunung laut yang ada dibawah samodra. Namun kebanyakan gunung laut ini berupa gunung api yang sudah mati atau sudah tidak aktif lagi.

🙁 “Pakdhe bagaimana terbentuknya ? Trus di Indonesia ada berapa ?”

😀 “Sabar Thole, lah ini dicritain dulu bagaimana terbentuknya gunung2 ini ya “

Terbentuknya Gunung Laut

Secara mudah gambar dibawah ini memperlihatkan bagaimana terbentuknya seamount atau gunung laut. Cara plaing mudah barangkali adalah dengan melihat proses tektonik lempeng (plate tectonic) seperti gambar paling atas itu.

Di Daerah pemekaran samodra terjadi proses keluarnya material dari mantel atas yang keluar seperti keluarnya gelembung air pada saat mendidih. Arus berputarnya ini disebut arus konveksi. Persis arus air ketika merebus air. Kalau merebus air yang keluar itu gelembung udara, tetapi ini yang keluar material dari lapisan mantel atas yang cair.

Yang berwarna merah-biru dibawah ini merupakan kerak samodra. Sedangkan yang hijau disebut kerak benua. Kerak samodra ini selalu bertambah atau bergerak karena ada pembentukan kerak baru pada zona pemekaran samodra.

  • 1. Pada saat keluar tentusaja ada yang berukuran besar dan membentuk sebuah gunung api bawah laut.
  • 2. Gunung api bawah laut ini terbentuk diatas kerak samodra dan terus terbawa oleh kerak samodra menuju zona penunjaman disebelah kanan.
Proses terbentuknya "seamount"
Proses terbentuknya "seamount"
  • 3. Semakin jauh dari zona pemekaran, tentusaja material mantel yang cair dan panas ini kehilangan suhunya. sehingga membentuk seamount atau gunung laut yang seringkali berupa gundukan yang tidak lagi berupa gunung api yang aktif.
  • 4. Ketika mendekati zona penunjaman tentusaja bagian atas dari kerak samodra ini akan bergesekan dengan kerak benua. Gesekan ini menimbulkan panas dan sering menyebabkan batuan pembentuk kerak samodra ini meleleh. Batuan yang meleleh dan cair ini akan keluar membentuk gunung api seperti yang kita lihat di rentetan Gunung Api sepanjang bagiam barat Sumatra, hingga bagian selatan Jawa. Termasuk Gunung Merapi, Semeru dan gunung api yang lain yang masih aktif.

Seamount (gunung laut) kebanyakan sudah tidak berupa gunung api aktif.

Peta penyebaran 'seamount' di dunia
Peta penyebaran 'Seamount' di dunia

Karena biasanya gunung laut itu tidak lagi mendapatkan pasokan panas, maka materialnya tidak lagi berupa material cair panas seperti sumber dapur magma.  Coba bandingkan dengan gunung api di sebelah kanan (pada pinggiran kerak benua) dimana terdapat pasokan material panas hasil gesekan antara kerak samodra dengan kerak benua.

🙁 “Fyuh … berarti seamount ini aman ngga bakalan meletus ya Pakdhe”

😀 “Kebanyakan memang begitu thole. Tetapi kalau saja ada yang terus-terusan mensuply material dari mantle atas ini ya tentusaja akan tetep aktif gunung apinya ini.”

🙁 “Looh memangnya ada juga Pakdhe ?”

😀 “Ada thole, salah satu yang terkenal adalah kepulauan Hawai”.

Dengan demikian keberadaan gunung laut atau seamount ini tidak perlu ditakutkan berlebihan tetapi harus diperhatikan. Atau lebih tepatnya harus ditelaah dan diteliti, dan dimengerti. Hal ini bukan hanya karena kebencanaan, namun juga karena adanya ‘harta diseputar seamount ini !

Dimana saja Gunung laut (Seamount) disekitar Indonesia ?

Sebenernya banyak sekali seamount yang ada di sekitar Indonesia. Yang terkenal adalah yang berada disebelah selatan Jawa. Salah satu gunungnya ada yang muncul kepermukaan membentuk Pulau Krismas, atau Pulau Natal atau Christmas Island. Pulau ini sangat terkenal sebagai tujuan wisata. Daerah Pulau Natal ini memang tidak termasuk teritorial Indonesia, bahkan masuk Australia.

Crismas Island, kompleks gunung laut di selatan Jawa
Crismas Island, kompleks gunung laut di selatan Jawa

Pulau Natal atau Chrismas Island, merupakan sebuah kompleks gunung laut (seamount) yang sangat besar.  Kompleks Gunung Laut ini memiliki arti khusus dalam proses alam baik keberagaman biologi maupun fisik.

sumber http://esciencenews.com/Daerah dangkal dikelilingi lautan dalam ini sering merupakan daerah berkumpulnya ikan-ikan laut karena daerah ini seringkali ditumbuhi karang-karang karena airnya jernih, jauh dari populasi manusia sehingga jauh dari sampah dan polusi. Dengan demikian perlu penelitian khusus untuk mengetahui biodiversity (keberagaman hayati) di lingkungan kompleks gunung laut ini. Keberadaan biodiversity (keberagaman hayati) diseputar gunung laut ini ada harta berupa ikan dan karang yang harus dijaga lingkungannya.

Selain itu gunung laut ini bentuknya sangat tidak merata, sehingga ketika kerak samodra ini menabrak kerak benua, maka akan terjadi ganjalan. Nah ganjalan ini menjadikan proses gempa yang unik.

🙁 “Wah Pakdhe, ternyata sudah banyak seamount yang diketahui keberadaannya ? Trus, bagaimana dengan pengaruh seamount terhadap gempa ?”

😀 “Kalau yang itu nanti kita lanjutkan bagian kedua ya ? Sebenernya dulu pernah ditulis di sini tentang peran seamount diselatan Jawa itu disini

Artikel terkait

1 COMMENT

  1. wahhhh…..bagus banget. gambarnya….he…he…
    bukan hanya itu, ngebantu banget. udah cape nih…., tugas tuh g’ ada habisnya.

  2. woooh.. gitu tooh terbentuknya. makasih..
    jangan2 nanti pas christmast island nyampe ke palung, dia bakal menimbulkan kemacetaan di daerah subduksi dong yah..

  3. kok bisa ya???
    oOoOoH….mungkin utnuk ikan2 yang suka climbing ya pak???

    ngeri juga kalau iu gunung meletus!!!
    mau ngungsi kemana para penghuni lautnya?

  4. Salam kenal pakde…
    Bagus banget postingannya.. bisa tambah pinter nih…
    Btw apa pakde pernah membahas ttg daerah “Cincin Api”? Batas2 lokasi, proses terbentuk, akibat yg dapat di timbulkan etc..?

  5. dag dig dug ser jdnya…
    mngkin ini prtnda dr yg mha kuasa…
    klo gnung krktau yg g sbsr gnung yg bru ditmuin ni j klo mltus efectnya bs bgtu bsr,,,gmn gnung yg sbsr itu yachh,,??????smga j g aktif…amien..

  6. Menarik bahasannya Pak De, kalau gak salah gunung tersebut terletak jauh sekali dari pantai barat sumatera, paling dekat sekitar 270 km-an, dari kota Padang sekitar 400 km-an, dan dari kota bengkulu sekitar 320 km-an. Suatu jarak yang jauh. apalagi gunung tersebut terbenam jauh dibwaha palung laut yang dalammnya hampir 6 km. Sementara puncaknya terbenam sejauh 1.28 km di bawah laut. Suatu jarak yang aman untuk alam sekitarnya kalaupun itu meletus.

    Numpang salam :http://kucingmobobo.blogspot.com

  7. saya pernah denger ada seamount yg berbahaya di laut mediterania. diperkirakan itu dapur magmanya adalah dapur magma yg sama dari gunung yg menghancurkan pulau santorini(atlantis?).

  8. pak dhe…
    terima kasih atas penjelasannya..
    tapi saya masih ada pertanyaan:
    1. bagaimana cara mengetahui bahwa sea-mount itu masih disuplai panas?
    apakah melalui Heat Flow data dan Tomography data bisa mengungkap
    itu?
    2. bila sea-mount ini mencapai zona subduksi dan masuk kedalam zona
    maka apakah akan terjadi pergeseran letak busur pegunungan yang
    ada di atasnya (overide slab) karena secara logika oceanic crust
    yang membawa sea-mount pasti mempunyai densitas yang besar sehingga
    akan merubah sudut penunjaman.
    apakah hal ini bisa sebagai analog terhadap apa yang terjadi di
    P.Jawa, dimana busur pegunungan pernah mengalami pergeseran.
    3. apa implikasi adanya sea-mount di dunia perminyakan?

    terima kasih pak dhe sebelumnya….

    regards..
    Bonie

  9. Krakatau bukanlah semacam “seamount”. Krakatau terletak di continental crust, sedangkan seamount berada di oceanic crust. Tidak seperti Seamount. Gn Karakatau mendapat supply tenaga (magma) karena penunjaman terjadi terus menerus.
    Tetapi superplume seperti Hawaii memiliki supply magma dari mantle sangat besar. Sehingga hawai membentuk seamount yang super aktif.

  10. Aku gak setuju klu seamount tdk berbahaya, Krakatau itu salah satu seamount liat aja betapa dahsyatnya akibat dari letusannya th 1883, kita gak tau letusan sebelumnya ( katanya lebih dahsyat….)

  11. Salam kenal Pak De
    Blog sama penjelasannya keren banged….
    Mau nanya dong, jadi SEamOunt yang di Bengkulu tuh bukan merupakan Hasil hot spot seperti yang di Kepulauan Hawai?

  12. “harta”????
    memang bengkulu masih banyak sekali menyimpan harta yg belum banyak diketaui orang… (termasuk mungkin ada alasan lain dalam penyelidikan seismik kemarin, gak cuma untuk mitigasi doank) perlahan-lahan akan kita ungkap harta2 tersebut dan akan kita gunakan ntuk kepentingan rakyat bengkulu..
    hidup bengkulu!!!!

  13. Posisi Pulau Christmas pada foto dengan tajuk “Crismas Island, kompleks gunung laut di selatan Jawa” sepertinya salah pakdhe. Pulau Christmas terletak persis di sebelah selatan Jawa Barat, hanya 500 km dari pantai Pelabuhan Ratu atau 900 km dari Jakarta. Jadi posisinya dekat ke bibir palung. Sementara yang dilabeli Christmas Is (Pulau Natal) itu terlalu jauh. Sepertinya itu malah Pulau Cocos yang ada di tengah-tengah Samudera Hindia dan biasanya dijadikan titik referensi untuk ngukur gerakan lempeng-lempneg di zona subduksi Sumatra dan Jawa.

  14. Serem juga ya Pakdhe… Katanya gunung krakatau yang meluluhlantakkan perairan selat sunda dan debunya sampai ke australia dan amerika serta mengubah iklim dunia itu berdiameter cuma 2-10 km. Gimana yang ini nih kalau dia benar-benar gunung aktif????

  15. mmm pak bagusnya , tapi seamount itu yang baru2 yang ditemukan di bagian barat kota bengkulu, apa hubungan dengan seamont yang bapak terangkan di pulau jawa tersebut,
    terima kasih pak berbagai ilmunya..

  16. 🙁 Lha emang pulau natal masuk kawasan Indonesia pak dhe?
    🙂 Oh iya ya…

    –> 🙁 “Pulau Natal ini jauhnya sekitar 350 Km dari Pantai selatan JAwa, kalau kecepatan 7-10 cm/tahun, maka kurang dari sepuluh juta tahun akan sampai di Pulau Jawa juga kan, Pakdhe ?”

  17. mmm suatu saat pulau tersebut akan semakin dekat dan masuk ke subduksi, wah malah mengganjal no ?
    tapi masih lama kan

Leave a Reply