Skenario Pilpres 2009

0
bencana_nasional3
Mana janji hematmu ?

Click MeπŸ™ “Haddduh …. Pakde Ngompol” : )

πŸ˜€ “Sesekali mengulas sebuah hajatan besar Republik tercinta. Tentunya dongengan tidak harus hanya bencana saja, Thole. Kalau hajatan nasional kali ini berjalan salah dan tidak mulus bisa juga akan menyebabkan bencana yang merugikan juga, kaan ?”

Ayo menghemat !

Biaya pemilu 2009 ini menelan dana negara 50 Trilllion ! (ini versi penggelembungan yg bisa jadi ada benarnya). Konon ada yang mengatakan 22 T. Mboh mana yang bener . Mungkin memang hajatan besar ini menghabiskan biaya lebih besar dari banjir Aceh (2006) yang hanya 2 Trillion (Kerusakan Fisik versi WorldBank). Sedangkan biaya pemulihan bencana banjir Aceh ini bisa 70T. Tentunya angka yang fantastis ini perlu dilihat oleh para anggota legislatif dan elite politik sebagai angka yang perlu dilihat sebagai dana yang bisa dihemat.

Salah satunya adalah dengan mencoba membuat manuver bersama diantara para elit politik ini untuk mentargetkan PilPres SATU PUTARAN !

Demokrasi memang harus berjalan natural, demokrasi sebaiknya tidak terlalu direkayasa, dan akan lebih manteb kalau proses demokrasi berjalan karena itu memang yang terbaik. Tetapi tidaklah mungkin membiarkan alam berjalan tanpa tangan-tangan manusia, karena memang tugas manusialah yang diberi amanah untuk menuliskan perjalanan sejarahnya sendiri.

Skenario planning

Sebelumnya sudah didongengkan disini tentang scenario planning. Untuk mengetahui teori dasarnya baca lagi di dongengan sebelumnya. Sedangkan kali ini dongengan bagaimana manusia Indonesia ini bila menghadapi beberapa skenario pilpress 2009.

Sebuah cerita dongeng yang mungkin akan terjadi di Indonesia.

Dari hasil perhitungan cepat (quick count) perolehan swara pada Pileg 2009 lalu terlihat bahwa bakalan akan ada 3 partai utama. Yaitu Partai Demokrat (PD), Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan Partai Golkar (PG). Ketiga partai ini akan memainkan peran utama dalam pilpress.

Sedangkan papan kedua akan di duduki partai-partai PKS, PAN, PPP, PKB. Juga ada dua partai baru yang fenomenal yaitu Gerindra dan Hanura.

pileg_2009_capres
Perolehan suara pada pemilihan anggota legislatif 2009. (dari Quick Count)

Tidak semua partai memiliki figur capres, dan tidak semua capres memiliki basis dukungan suara dari partainya. Gambar diatas memperlihatkan bagaimana perolehan swara legislatif melalui partai, serta capres yang dimilikinya.

Skenario-skenario yang dibuat dibawah ini bukanlah program kerja tetapi hanya sebuah kisah atau cerita yang memiliki kemungkinan terjadinya tidak akan 100%. Namun dengan dibuatnya sekenario tentunya bisa dimengerti atau diantisipasi bagi yang lain. Baca lagi Skenario Planning (SP).

πŸ™ “Wah Pakdhe, tidak semua partai memiliki orang yang bisa membuat scenario planning, nih. Mestinya mereka sekarang bisa membuatnya sendiri, ya ?”.

πŸ˜€ “Yang penting scenario planning ini harus dikomunikasikan ke jajarannya. Ingat SP ini supaya tidak terkaget-kaget kalau sesuatu terjadi diluar rencana yang sudah ada”.

Scenario 1.

Ini merupakan scenario dengan perkiraan peluang terjadinya paling besar. PD akan tetap erat bergandengan tangan dengan PG. Saat ini kemungkinan besar PKS, PKB serta partai-partai kecil juga akan bergabung dengan PD.

Bagi partai kecil, menunjukkan loyalitas sejak dini sangat diperlukan untuk memberikan dukungan sekaligus mengharapkan kursi salah satu kadernya di susunan kabinet nanti. Politik dagang sapi bagaimanapun perlu dalam politik multi partai ini. Looh kan lumayan akan menjamin masih eksis di pemilu 2014 nanti. πŸ™‚

skenario_1
Skenario 1 yang paling menguntungkan semua partai, dan juga Indonesia.

Skenario 1 ini diperkirakan memiliki peluang terjadi sekitar 40%. Tentusaja perlu penelitian atau survey untuk memperoleh angka pastinya. Namun angka 40% ini menunjukkan bahwa SBY dan kader-kader PD masih harus bekerja keras karena tidak ada jaminan bahwa scenario ini akan berhasil.

Walaupun kemungkinan dimenangkan SBY-JK, bagi MW dan PS scenario adalah yang paling menguntungkan. Bagi PDIP merupakan scenario terbaik untuk tetap mempertahankan di posisi oposisi supaya masih akan meraup suara di masa mendatang (2014). Bagi PS juga Gerindra dan Hanura, skenarioΒ ini merupakan “positioning” untuk menduduki jabatan dimasa mendatang (2014).

πŸ™ “Pakdhe mosok PKNU mau sama PS dan MW ?”

πŸ˜€ “Thole yang dibawah itu partai yang tidak punya capres, jadi mereka sakjane bebas ksana kemari. Tapi karena pemilihnya relatip dikit mungkin kagak ngefek”

PS masih relatif muda, sehingga jalan menuju istana harus terus dipersiapkan. Kekalahan di pilpres tidak akan mengurangi pamornya sebagai Capres. Apalagi hingga saat ini tidak ada lagi Capres muda yang setara dengannya di pertempuran tahun 2014.

Salah satunya tantangan PD adalah adanya faktor Akbar Tanjung (AT) yang mungkin menggeser JK atau bahkan AT bisa juga menggeser PS -> ini bisa jadi termasuk scenario-2.

Skeario 2A

skenario_2a
Scenario 2. Bila PD dan PG "gagal pacaran".

Skenario ini akan menyisakan Pilpress 2 putaran. Namun jelas tidak memutus kemungkinan satuputaran seandainya partai Islam bersatupadu mengusung pasangan SBY-HNW.

Ini skenario mengantisipasi seandainya PD gagal mendekati PG. Kegagalan ini jadi karena pecahnya PG dimana JK dianggap gagal membawa PG menyabet suara di Pileg.

Namun yang mungkin akan dikhawatirkan adalah posisi HNW yang rawan secara politis. Ini yang akan mempersulit jalannya pemerintahan karena benturan politik akan semakin keras.

HNW memang orang yang santun, namun politik di Indonesia ini sering rusuh dan lebih keras sehingga akan lebih memerlukan dan memeras tenaga serta stamina.

Peluang berjalannya scenario 2A ini sekitar 20%. Karena saat ini Golkar bisa menjadi swing voter untuk menentukan pasangan seandainya dipaksakan pertarungan terjadi diantara kubu SBY vs kubu MW. Walaupun begitu, PG mungkin masih tidak sreg dengan posisi oposisi, ini yang menyebabkan GD dan MW rontok dimasa lalu. Ini yang memberikan kemungkinan PG bergabung dengan Hanura.

Walaupun hanya berpeluang 20%. Scenario ini kurang bagus buat negara RI dimasa mendatang terutama dimasa ekonomi global yang sulit. Karena kemungkinan besar harus terjadi dua putaran.

Scenario 2B

skenario_2b
Varian lain untuk skenario dua putaran.

Sebagai varian dari scenario dua putaran dimana pasangan lawan dari SBY-HNW adalah MW-JK. Dalam kubu yang lain bisa saja PS akan mencoba menggandeng Sultan atau SB dari PAN.

Walaupun ini mungkin terjadi tetapi kalau dilihat kombinasi ini sulit terbentuk. pasangan MW-JK mungkin menjadi rival kuat SBY-HNW. Dan mungkin akan berjalan terseok-seok sedingga memerlukan putaran kedua pilpress.

Peluang scenario ini bisa kira-kira 15%. Karena MW saat ini sedang intensive dengan PS dan mungkin memang lebih cocok dengan PS ketimbang dengan JK.

Skenario 2 (ABC) akan merugikan PG. Pernyataan SBY bahwa koalisi harus tertulis merupakan indikasi siapa yang tidak denganku akan menjadi oposisi. Artinya PG mungkin akan sedikit kebagian jatah kursi kabinet. Dagang sapinya PG bisa merugi untuk tahun 2014 nanti.

Skenario 2C

skenario_2c
Varian dua putaran dengan menggandengkan JK-PS

Sekenario unik lainnya adalah mencoba menyandingkan JK-PS. Ya, kenapa tidak ? Keduanya kalau bergandengan akan merupakan pasangan yang kuat.

Walaupun begitu skenario 2C ini masih menyisakan kemungkinan dua putaran juga. Karena ketiganya bisa berimbang. Hanya sulit menjodohkan pasangan MW-SB.

Perjalanan pilpress akan panjang, namun mungkin scenario ini buat Indonesia mungkin kurang sehat. Hanya untuk melampiasklan kedahagaan “pesta demokrasi” yang super boros ini. Elit politik akan suka dengan berpanjang-panjang dalam berpesta. Namun scenario 2C ini mungkin memiliki peluang terjadi 10-15%. Howgh !

Tentusaja varian-varian lain masih mungkin saja terjadi. Misalnya menjodohkan SBY-PS,Β  memasukkan sultan dalam bursa cawapres, juga bila ada cawapres jatuhan dari langit.

Masih ada yang tidak diketahui.

Tidak mungkin semua faktor dipakai dalam membuat scenario. Namun kalau saja caleg-caleg kemarin itu dan elit politiknya emang pinter bermanuverΒ  “demi Indonesia“, maka harus ngitung “cost and benefit ratio” untuk dua probabilitas diatas. Mana yang lebih menguntungkan Indonesia. Skali lagi ini kepentingan seluruh komponen bangsa.

πŸ™ “Apa ya beliau-beliau yang terpilih jadi anggota legislatif dan politisi itu ya mikir begitu ta Pakdhe ?

Tentusaja dongengan skenario ini hanya mencoba menggunakan beberapa asumsi misalnya,

  • Pemilih president tidak memiliki loyalitas tinggi pada pilihan partai”. Mungkin korelasi yang rendah ini antara pilihan partai<=>presidennya ini berlaku pada partai-partai selain PD.
  • Juga perlu diperhitungkan bahwa kemungkinan PS tidak akan ngotot untuk menjadi presiden kali ini. Beliau yang masih muda akan berpotensi menjari RI pada pilpress 2014. Sehingga saat ini harus bermain cantik menjaga pamornya.

Semua scenario ini tidak harus terjadi karena masih menyisakan 20 % unknown. Misalnya, adanya capres yang tiba-tiba muncul yang bersifatΒ  meteoric impact. Atau tangan-tangan lain yang mengatur.

PD jangan terlalu pede.

Walaupun kemungkinan SBY-JK paling mungkin dan paling baik buat negeri ini, masih tidak memberikan peluang diatas 50% pada scenario 1. Jadi yang terpenting kali ini adalah PD jangan terlalu pede. Masih ada kemungkinan-kemungkinan lain. Manuver-manuver politisi-politisi elit ini harus diperhatikan dan diikuti. Juga buat partai-partai lain masih perlu melakukan konsolidasi untuk mengoptimumkan.

Skali lagi scenario politik merupakan scenario yang paling mudah berubah. Perubahan politik sangat cepat ! Para politisi harus selalu membuat peta-peta politik ini yang diperbaharui dari waktu-kewaktu. Empat scenario diatas akan dengan cepat obsolete atau kadaularso !

1 COMMENT

  1. terserah mau siapa saja..

    asalkan janjinya tersebut bisa direalisasikan langsung kepada rakyat.
    jangan hanya ngomong melulu2 yang kita tau, tapi kerjny tidak terbukti

  2. nah Lhooo..!
    bentar Lg penentuan tuh,sorry teLat,Q sEh dari awaL emang setuju kLo d LANJUTKAN,coz g’ buat rencana kerja baru Lg,tetap LANJUTKAN.

  3. setuju, 1 putaran lebih baik dari pada buang2 uang mending buat rakyat tuh duitnya, presiden yang menang di putaran pertama itu yang terbaik ga usah dicari-cari kesalahan yang ga logis dan masuk akal ngomong sana-sini ga ada isinya mending lanjutkan, dan maju terus indonesia…

  4. Terlepas dari semua komentar sahabat saya diatas, karena itu termasuk salah satu wujud demokrasi, Yang penting kedepan adalah : Rakyat sudah menentukan pilihan, menghormati hasil pemilu adalah demokrasi yang sebenarnya, sudahi saja polemik tim sukses yang mendapat suara tidak memuaskan, kami rakyat tidak menunggu polemik anda yang tidak mau menmgaku kalah, tapi kami menunggu langkah-langkah selanjutnya presiden terpilih. Kalau belum bisa berdemokrasi, belajarlah, tapi jangan perlihatkan kebodohan anda didepan publik dengan alasan dicaricari, masih belum menerima kekalahan. Kami rakyat tidak lagi bodoh seperti yang ada dalam pikiran anda, tapi kami rakyat lebih cerdas dari anda, hanya saja ratusan juta dari kami belum bisa muncul dimedia seperti anda yang hanya beberapa orang. “HARGAI KEUNGGULAN LAWAN, ITULAH DEMOKRASI SEBENARNYA.”

  5. Terima kasih adanya rubrik ini.Semoga bermanfaat menambah pengetahuan dan kesadaran rakyat untuk memilih pemimpin yang tepat dan tidak bersikap apatis dengan mengajak golput segala.

  6. Sangat setuju! Nomor 2 insya Allah bisa menjadikan satu kali saja pilpres. Biaya cadangan untuk putaran kedua dan ketiga lebih baik untuk peningkatan kesejahteraan rakyat. Rakyat yang paham pasti tidak salah pilih. Rakyat sudah jemu mendengar hujatan kandidat yang mencari simpati. Rakyat sudah bosan mendengar janji-janji pengandaian.

  7. Bila benar ada salah satu Calon Presiden dan Wapres yang menerima dana dari luar negeri maka itu akan membahayakan bangsa dan negara kedepan, karena bagaimanapun itu akan menjadi utang bagi kedua calon tersebut dan pada akhirnya akan menghalalkan segala cara untuk membayar dan meloloskan keinginan si pemberi dana dari luar tadi. Permisa di seluruh indonesia waspada terhadap calon tersebut.

  8. alhamdulilah…
    Selamat akhirnya golput berhasil memenangkan jumlah suara terbanyak!
    Saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung Partai Golput,
    baik yang dengan penuh kesadaran dan keikhlasan maupun yang tidak.
    Lho, maksudnya? Gak Jelas? 😐

    Sudah saatnya kita ganti sistem!
    Sistem yang lebih “pro rakyat” dan lebih “berbudi”…
    Ayo kita ganti secepatnya, “lebih cepat lebih baik”…
    Mari kita “lanjutkan” perjuangan dakwah untuk menegakkannya!
    Sistem Islam, petunjuk dari Sang Maha Pencipta!

    Lihatlah dengan hati dan fikiran yang jernih!
    Aturan Sang Maha Pencipta diinjak-injak
    dan diganti dengan aturan yang dibuat seenak udelnya!
    Dan lihat akibatnya saat ini, telah nampak kerusakan
    yang ditimbulkan oleh sistem sekulerisme dan turunannya
    (seperti: kapitalisme, sosialisme, demokrasi, dsb) di depan mata kita!

    Banyak anak terlantar gara2 putus sekolah.
    Banyak warga sekarat gara2 sulit berobat.
    Banyak orang lupa gara2 ngejar2 dunia.
    Dan banyak lagi masalah yang terjadi gara2 manusia nurutin hawa nafsunya.

    Lihat saja buktinya di
    http://hizbut-tahrir.or.id/2009/05/12/kemungkaran-marak-akibat-syariah-tidak-tegak/
    http://hizbut-tahrir.or.id/category/alwaie/
    http://hizbut-tahrir.or.id/category/alislam/
    dan banyak lagi bukti nyata yang ada di sekitar kita!

    Untuk itu, sekali lagi saya mohon kepada semua pihak
    agar segera sadar akan kondisi yang sekarang ini…
    dan berkenan untuk membantu perjuangan kami
    dalam membentuk masyarakat dan negeri yang lebih baik,
    untuk menghancurkan semua bentuk penjajahan dan perbudakan
    yang dilakukan oleh manusia (makhluk),
    dan membebaskan rakyat untuk mengabdi hanya kepada Sang Maha Pencipta.

    Mari kita bangkit untuk menerapkan Islam!
    mulai dari diri sendiri.
    mulai dari yang sederhana.
    dan mulai dari sekarang.

    Islam akan tetap berlaku hingga akhir masa!
    Dan Islam akan menerangi dunia dengan cahaya kemenangan!
    Mohon maaf apabila ada perkataan yang kurang berkenan (-_-)
    terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.

    wassalamu alaikum wr. wb.

  9. Kepada Bapak/Ibu/Sdr.i. pendukung Megawati-Prabowo,
    Jangan terjerumus dalam konflik/menjelekkan A atau B. silahkan bapak dan ibu datang/menghubungi Pusat informasi GEBRAKAN (Gerakan Bangkit Rakyat Nusantara)di Ruko Salemba Mas Jalan Salemba Raya No. 34-36. Jakarta Pusat. Di Sekretariat GEBRAKAN Bapak/Ibu/Sdr.i bisa mendapatkan informasi yang bapak/ibu/sdr.i inginkan. atau bisa menghubungi humas Gebrakan telp. 021 3212 9226. Gebrakan adalah pusat informasi dan dukungan relawan yang pro pada Mega-Prabowo.
    Mari bersama kita berjuang bersama untuk menghantarkan beliau menuju kursi RI satu dan RI dua. demi terwujudnya program ekonomi pro rakyat yang kita dambakan . Amin. Humas

  10. pak dhe, daripada mikir politik, ndak kelar-kelar malah pusing, siapapun pres-wapresnya yang penting mau mikirin observAsi, konservasi, eksplorasi bahari kita, ,

  11. hakekat dibentuknya negara untuk melindungi & mensejahterakan rakyat. mental pemerintah sebagian besar sudah rusak, ditambah sebagian besar masyarakat indonesia ditimpa kemiskinan/kebodohan karena pengelolaan pemerintah yang korup. dengan pertimbangan : hemat, memperbaiki kinerja pemerintahan, menambah kekuatan besar, historis budaya sebaiknya dibentuk negara MALINDO (gabungan negara malaysia dan Indonesia). toh warga kita banyak yang pergi ke malaysia untuk mencari penghidupan layak.persetan dengan persatuan, karena makna persatuan adanya pada pengelola negara yang bersatu/berjamaah untuk berbagi/berebut kue pembangunan, masyarakat tinggal ampas/sisa kue yang berceceran.

  12. satu suara dech buat JK- WIN..
    ini baru pemimpin negeri…
    sy siap jd tim sukses buat JK-WIN..
    untuk kota jayapura papua yakinlah 60-70%
    maju terus ekonomi indonesia..

  13. Memang tidak mudah bangsa ini menuju demokrasi, proses sedang berjalan dan perlu kedewasaan.
    Ibarat lomba lari dengan Amirika/Eropa Indonesia baru menewmpuh jarak sperempatnya aja belum nyampek.

  14. demokrat dan demokrasi itu sama saja patut dipertimbangkan mbak mega memberikan kesempatan untuk kader PDIP menjadi cawapres berdampingan dengan SBY cukuplah sudah jadi oposisi saat kini berdampingan membangun bangsa

  15. Politik sekarang mudah berubah dan tidak memiliki konsistensi moral.

    elite politik terlalu mempermainkan rakyat.

    lihat tuh untuk menentukan cawapres aja tidak melalui musyawarah yang mufakat sesuai pancasila. ini kam jauh dari jati diri bangsa.
    banyak kepentingan pribadinya.

    untuk cawapres SBY, apa kata SBY
    untuk cawapres MW, apa kata MW
    untuk cawapres JK, apa kata JK
    untuk cawapres PS, apa kata PS

    ini jauh dari pemilihan yang tidak realistis. untuk capres dan cawapres gak uash ditarik-tarik yang berkaitan dengan jatah-jatahan. kita ini mau membangun bangsa yang maju. siapa pun yang jadi rakyat pasti menghargai bila rakyat benar-benar cinta indonesia.

    memang tahun ini bisa dikatakan milik SBY, SBY berpasangan dengan tokoh yang tidak terkenal pun bisa menang.
    namun yang lain tidak usah berkecil hati. SBY dengan PD. PD punya kelemahan pada sistem kepartaian yang jelek.

    rakyat beri calon capres dan cawapres tokoh baru, 40% rakyat kita mempuyai tipelogi “coba-coba”

    Majulah indonesia dengan bermartabat……!!!!

  16. Kalau awalnya sih saya prediksi yang skenario pertama, tapi lha ok Golkar malah berpaling ke lain hati. Jadi, mungkin yang lebih dimungkinkn sekarang yang skenario 2A.

    Pak JK da Bu Mega sama2 ndak mau ngalah untuk jadi cawapres.

  17. Banyak yg membuat skenario karena menginginkan itu yang terjadi, mirip skenario film ajah.
    Tapi dalam hal ini skenario adalah apa yg paling “mungkin” terjadi walaupun kita mungkin ngga suka.
    Bagi yg “bermain” tentunya menginginkan “menang”. Nah apakah iya skenario yg kita buat (kita pikirkan) akan terjadi ?

  18. Wah skenario saya begini:Segala sesuatu perlu berdasarkan tujuan. Dalam hal ini tujuannya adalah bagaimana mengalahkan SBY dalam Pilpres mendatang, untuk mencapai tujuan ini sebaiknya Megawati mengalah untuk menang dgn cara menyerahkan posisi Capres kepada JK dan Cawapres kepada Prabowo.sehingga Koalisi Teuku Umar bertambah kuat. Diperkirakan dengan skenario koalisi ini dimana bersatunya GOLKAR+PDIP+GERINDRA+HANURA+PPP dalam pilpres dapat mengalahkan SBY.

  19. Pusing kang, mbaca skenario koalisi kayak di atas lebih susah dari mbaca chart batuan beku. Buat apa repot ya para politisi kita? Pasti mereka mau menang kan.
    Nah, ini ada resep baru kang Rovicky. Baru dapet mimipi nih :

    PKS, PAN, PPP, GERINDA, dan HANURA nggabung aja. Presidennya Amin Rais, wakilnya PS. Josss!!! Saingannya cuma SBY-JK. MW biarin aja manyun, gak ada yang mau koalisi. Gak selalu kan suara partai besar lalu ketuanya jadi presiden??

    Salam, kang.

  20. KOALISI NAGA Vs KOALISI PANAS

    Berdasarkan hasil perhitungan suara sementara maupun dari hasil quick count, bisa diramalkan bahwa ada sembilan partai yang nantinya akan menempatkan calegnya di kursi DPR masing masing adalah Partai Demokrat, Partai Golkar, PDI-Perjuangan, PKS, PAN, PKB, PPP, Partai HANURA dan Partai GERINDRA. Karena hanya partai-partai tersebutlah yang berhasil melewati angka electoral trasehold 2, 5%.

    Dari partai-partai tersebut bisa kita pilah-pilah menjadi partai nasionalis dan partai agama. Partai nasionalis diantaranya Partai Demokrat, Partai Golkar, PDI-P, PAN, Partai HANURA dan PARTAI GERINDRA. Sedangkan partai agama adalah PKS, PKB, dan PPP.

    Jika Partai Demokrat berkoalisi dengan PKS, PKB, PPP dan juga PAN. Maka koalisi ini akan menjadi sebuah koalisi antara partai nasionalis dan partai agama atau saya sebut sebagai koalisi NAGA. Dan koalisi antara sesama partai nasionalis (GOLKAR, PDI-P, HANURA, GERINDRA) saya sebut sebagai Koalisi PANAS (Partai Nasionalis).

    Bisa saja koalisi PANAS ini mengusung satu capres dan cawapres, bisa juga dibuat menjadi dua paket. Menurut saya jika dibuat satu paket sebaiknya CAPRESnya adalah Jusuf Kalla dan CAWAPRESnya adalah PUAN MAHARANI. Sedangkan jika dibuat menjadi dua paket maka menurut saya yang diusulkan adalah Paket I : MEGAWATI (capres) + FADEL MUHAMMAD (cawapresnya) dan Paket II adalah JUSUF KALLA (capres) + PUAN MAHARANI (cawapresnya). mengapa saya memilih demikian karena tidak mungkin JUSUF KALLA, PRABOWO, WIRANTO, SRI SULTAN HAMENGKUBUWONO X serta MEGAWATI akan menerima pinangan sebagai CAWAPRES.

  21. Karena rapim Golkar, menyodorkan JK, paling tidak ini berarti wilayah Barat secara berat hati, menghormati Ketua Umumnya. Walaupun bagi tradisi Jawa, ini seperti memaksa, tapi jika Demokrat memahami bahwa Indonesia tidak hanya Jawa, dan bersedia memahami bahwa Luar Jawa, rata-rata memang Agak Kasar dan sering kali Nyleneh dan tidak ewuh pakewuh, maka tidak ada persoalan lagi.
    Kalau Demokrat terus bersikap seperti sekarang dengan sikap yang mengambang lebih baih Golkar PDIP harus segera menunjukan diri berkoalisi besar untuk memimpin bangsa ini kedepan dan tidak usah ragu karena mayoritas parlemen nanti adalah kedua partai besar maka semua kebijakan pemerintah tidak ada masalah. Wujudkan secepatnya koalisis Golkar PDIP saya tahu kedua partai nin memiliki sumber daya manusia yang bagus dan handal untuk mengendalikan pemerintahan, jangan kaya SBY keputusan capres saja berlarut-larut bagaimana kalau ada kepentingan bangsa yang harus ditangani secara cepat apa bisa, dulu bisa tapi jangan lupa itu karena ada MJK tauuuuuuuuuuuuu….

  22. SBY siki jual mahal berduet dengan MJK padahal dulu dipinang begitulah politik yang penuh dwngan kepentingan, siapapun presiden nanti apa Bapak SBY , MJK aTAU bU Megawati saya tetap akan menghormati. dan beliau itu tidak lupa kepada masyarakat Indonesia.

  23. Terlepas dari list saya di atas, naga-naganya Demokrat prefer juga bersanding dengan Golkar. Masalahnya ada klik Iramasuka dan wilayah Barat + klik yang bener Barat (bule).

    Kalau demikian adanya, saya bantu hitung: Iramasuka dari awal prefer JK, untuk wilayah Barat, setahu saya lebih prefer ke PDIP, kalau tukang kredit Bule: as long you pay your debts, it’s OK, man!

    Karena rapim Golkar, menyodorkan JK, paling tidak ini berarti wilayah Barat secara berat hati, menghormati Ketua Umumnya. Walaupun bagi tradisi Jawa, ini seperti memaksa, tapi jika Demokrat memahami bahwa Indonesia tidak hanya Jawa, dan bersedia memahami bahwa Luar Jawa, rata-rata memang Agak Kasar dan sering kali Nyleneh dan tidak ewuh pakewuh, maka tidak ada persoalan lagi.

    Asolutely, SBY + JK jika maju, menang mutlak, terlepas berapa putaran. Selanjutnya, memainkan klik Barat untuk menenangkan PDIP di Parlemen.

  24. wah… wah pak sekarang kabar yang beredar SBY-JK udah gak bisa gandengan lagi.
    Kalo gitu pilpres ntar lebih seru dan tambah sulit diprediksi hasilnya. tapi saya tetap selalu berdoa semoga pilpres nanti tetap aman dan damai.

    demi rakyat. semoga hasilnya demi kebaikan rakyat.

  25. Pembukaan UUD 1945, telah menegaskan salah satu tujuan pembentukan negeri ini mensejahterakan kehidupan bangsa. Setiap kiprah politik haruslah mengalir dalam koridor mensejahterakan, artinya koridor konstitusi ini menjadi frame kiprah politik kandidat RI 1 dan RI 2. Lalu siapa diantaramu yang berjuang untuk semua ini. klik renungan ini.

  26. Satu putaran aja kasian keuangan negara mendingan buat pembangunan, jadi yang merasa ngga memiliki suara yang signifikan pada pemilu legislatif kemarin mendingan tau diri donggggggggg.

  27. Pakdhe,

    Kalau saya setuju dengan satu putaran saja pakdhe, lha wong ga ada yang mumpuni gitu kok, malah ledek2an di media, Ga lumrah kan pakdhe capres gitooo loohh..

  28. dulu sebelum pemilu, aku posting sedih gara-gara lihat budget pemilu ampe IDR 200 T..
    si Om ini bilang.. ndhak papa itu khan juga belanja dalam negeri.. bagus lah…
    sekarang IDR 50 T kok bingung tho Om…

  29. Kalau habis 50T namun dapat menghasilkan kemajuan Indonesia berlipat-lipat dari 50T tadi, ya tidak ada masalah.

    Paling tidak, di tengah krisis, ekonomi mendapatkan “pelumas” yang lumayan. Kapan lagi orang dapat “dipaksa secara halus” belanja, alasnnya keperluan kampanye, iming-imingnya jadi Legislatif :).

    Hitungan culasnya, lebih dari semacam tes UMPTN saja, pikirnya 1 kursi direbut oleh “hanya” ribuan kandidat dablek, padahal untuk dapat satu kursi, BPP-nya adzubillah gedhenya.

    Mikir nggak, DPT dirancu / dibonsai biar BPP-nya berkurang drastis.
    Culas vs Culas = ….

    Agar Indonesia maju, dan semua puas, menang/kalah secara terhormat.
    Biarkan semua Capres dengan Cawapresnya “mencoba” bersaing. Paling tidak akan semakin banyak “pelumas” ekonomi mengalir, sekali lagi, kapan lagi kita rakyat secara langsung / tidak langsung “memanfaatkan” ego / pride mereka demi ekonomi Indonesia.

    Lagipula kalau mereka bisa “puas” bertanding nantinya mereka akan “loyo” tanpa beban dan dendam. Jadi let them fight.

    Ini kandidat saya, dalam urutan Abjad Capres + Cawapresnya.

    Jusuf Kalla + Sutiyoso

    Mega S. + Surya Paloh

    Prabowo S. + Soetrisno B.

    SBY + Hidayat N.W.

    Sultan HB X + Rizal Ramli

    Wiranto + Yenny Wahid

    untuk putaran I, selanjutnya terserah rakyat!

  30. Walaaaah, pakde…ada yang lupa tuh. Apakah pakde tidak memperhitungkan partai PDS dan Partai agama non islam? setahu saya yang turun langsung jadi ketua kpps, mereka juga solid mendukung partai agama mereka lho.dan menurut saya, ada kemungkinan mereka lari ke partai besar yang tidak ada partai islamnya…misalnya PDIP. kalo saya lihat dari sejarah,PDI dulu kan di “bidani” juga partai kristen. Nah,kuda hitam ini yang harus dilihat,kemana dia bergerak. meskipun menurut saya presiden sekarang masih SBY, namun…PD pasti ketar-ketir ngelihat lawannya. Ya…kita sekarang kan lagi nonton orang yang lagi “CARI KERJA”.

  31. Pak Rovicky…
    Sebuah ulasan yang menarik

    Politik selalu mengalami dinamika setiap saatnya dan perubahan itupun berlangsung dengan cepatnya. Apapun, siapapun dan bagaimanapun presiden terpilih nantinya maka kita sebagai rakyat Indonesia marilah kita sama2 mendukung pemerintahan tersebut sesuai dengan kemampuan kita masing-masing.

    Satukan tekad untuk kita bersama2 membangun negeri ini untuk kejayaan bangsa dan negara yang kita cintai ini..”baldatun toyyibatun wa robbun gofurun”

    Trima Kasih

  32. Pak De RDP,
    Strategy khan biasanya dibuat untuk mencapai suatu tujuan….
    Nah tujuan para politisi (ataupun atas nama rakyat)..saat ini apa ya..?? mempertahankan SBY-JK ..atau mencari pimpinan baru….
    Kalau mau mempertahankan SBY-JK…. yah paling gampang khan…spt yang telah di utak-atik oleh pak De di atas… siapapun lawannya pasangan SBY-JK pasti akan menang…jadi pemilu pilpres hanya spending anggaran yang sudah di anggarkan dengan hasil yang sudah bisa diketahui sebelum pilpres….
    Kalau mau ganti pimpinan baru…nah ini …partai2 perlu kerja sama dengan sebaik2nya …dan dalam hal ini Megawati harusnya tidak mencalonkan jadi pilpres ..karena apapun kondisinya faktor Megawati tdk akan menang lawan faktor SBY..(konsep ABM= Asal Bukan Mega …akan muncul lagi).. jadi dalam hal ini Megawati harus legowo untuk meng-endorse suara PDIP kepada pasangan yang lebih berpotensi untuk mengalahkan SBY-JK…. seperti Hillary meng-endorse Obama untuk mengalahkan Mc.Cain….
    Kalau semua partai (selain Demokrat dan Golkar) meng-endorse…Nur Wahid/ Prabowo….mungkin pemilu jadi ramai dan deg-deg-an…menunggu hasilnya…

    Ini interpretasi saya lho..(tanpa work-station & data seismic…he..he..hee)
    Salam,
    A-gus-W

  33. Sebaiknya lebih moderen saja,…
    pada di kesampingkan orang yang mengatasnamakan keturunan raja kek,darah biru kek, apa lagi membawah2 dan mengatasnamakan tokoh pahlawan dan seorang ayah apalagi agama dah pada gak moderen di era ini, orang seperti itu gak usah diajak tuh partai karena bisa-bisa indonesia gak maju-maju, kalau salah dan keliru bawah nama sang ayah dan kakek biar banyak dukunganya dan gak kelihatan salahnya,akibatnya masyarakat dibodohi,dan indonesia gak bisa berkembang dengan baik akibat itu semua bersembunyi dibelakang sebuah nama.

  34. Mumet ah lek mikir politik, mending moco sing onok hubunganne karo geologi Pak Dhe, iku onok Cangkang kering Raksasa ditemukan di Bandung, piye Pak Dhe hubunganne karo geologi, koq iso binatang laut nyasar jauh ke gunung di Bandung???????????????/. Tks

    Salam

    –> Kenapa tidak bisa, sudah baca ini ? http://rovicky.wordpress.com/2007/01/24/nengok-jaman-miocene-di-padalarang-time-traveling/
    Daerah ini dulunya laut, makanya kalau ada cangkang ya ndak begitu aneh. DI Pulau Seribu banyak cangkang gede-gede.

  35. sedari kemaren, di otak saya udah ada skenario kaya gini :
    1. SBY tetep presidennya, siapa wakilnya?
    a. misalnya JK ==> 50:50, karena JK kemarin kurang disukai kebijakan2nya dan caranya “berbagi kekuasaan” dengan SBY.
    b. misalnya HNW ==> peluangnya untuk menang cukup bagus, tapi hati2 mengingat parpol islam cenderung terjadi kanibalisasi suara.
    c. misalnya SHB ==> sama dengan HNW, tetapi kemampuan berpolitiknya belum nampak.
    d. misalnya PS ==> menurut saya ideal, karena PS adalah capres masa depan. ancamannya adalah pendapat yang anti-militer.
    2. MW presidennya ==> saya harap tidak terjadi, dan kecil kemungkinannya terjadi. disinyalir, tingginya suara PDI-P karena masyarakat melihat calegnya, bukan sosok MW.
    3. HNW presidennya ==> Indonesia adalah bangsa yang Bhinneka Tunggal Ika.
    4. PS presidennya ==> saya akan memilih dia pada PEMILU 2014 mendatang (dengan catatan, tidak ada calon potensial yang lain). untuk saat ini, sebaiknya PS menahan diri dulu, biarkan SBY menyiapkan landasan bagi PS membangun Indonesia kembali.

  36. sedikit pendapat saya :
    SBY-SM(sri mulyani)..
    pilih pemimpin yang mempunyai track record yang baik dan leadership. saya rasa keduanya sudah sangat memenuhi kriteria capres dan cawapres.
    menanggapi permasalahan KPU :
    kinerja kpu memang buruk, tapi tidak sepenuhnya harus disalahkan. itu merupakan kesalahan pokok dari birokrasi kita sendiri. contoh : praktek kecurangan pembuatan KTP sgt banyak.KTP ganda dimana2.. dll. itu juga karena SDM yg berwenang masih kurang baik(money politic). untuk itu kita perlu benahi sistem birokrasi yang buruk ini.. semoga kesadaran hukum dan rasa nasionalisme kita terus meningkat seiring dengan sistem demokrasi bangsa ini yang sedang tumbuh dewasa. amien..

  37. Pak dhe,
    seru juga pembahasan disini. kalau saya pribadi si punya keinginan Indonesia punya presiden SBY dan SULTAN HB sebagai wakilnya.
    atau,PS dan SB, biarpun itu GAK MUNGKIN. gak ada hitungan matematika politiknya. tentang PKS, kasihan para kader yang suka INFAQ sampe sesek dadanya. ternyata,….yang menikmati kerja keras dan perjuangan mereka hanya petinggi partai yang kebanyakan oportunis.tapi, di partai manapun, semuanya oportunis khan ya?
    Salam buat semuanya. Selamat memilih presiden yang amanah dan bisa menciptakan lapangan kerja buat kami2 ini.

  38. Skenario lainnya SBY – SP (Surya Paloh) perlu dipertimbangkan juga loh karena SP sudah sibuk koar koar di media buat apa kalau nggak ada tujuan

  39. wah harusnya Pak Dhe jadi analis politik di senayan nih. πŸ˜€ mantbaz Pak Dhe. Saya seh pinginnya pesta demokrasi yg murah meriah.

  40. Pileg dan Pilpres memang menelan biaya yang suangat besar, mudah-mudahan biaya itu muter-muter saja di dalam negeri. Biaya kampanye pembuatan kaus, larinya ke tukang sablon, biaya pembuatan kertas suara larinya ke bos percetakan dan sub kontraktornya. Dijaman krisis ibi di belahan dunia, para pemimpin sibuk mengusahakan stimulus pergerakan ekonomi dalam bentuk stimulus property atau belanja teknologi tinggi dan lain-lainnya. Alhamdulillah, di Indonesia ndak harus terlalu repot… cukup dengan pemilu dan pilpres maupun pilgub, roda ekonomi sudah lumayan bergerak. Rakyat kecil juga kebagian cipratan uang “money politics” dari para calon DPRD tingkat II dan I. Mulai dari recehan sepuluh ribu dan lima puluh ribu sampai hanya dalam bentuk sarapan pagi atau makan sore. Lumayan pak Dhe, hari ini ndak harus ngemis untuk perut dan bisa beli lengo tanah…

    Sepurone…:)

  41. Saya setuju dengan pakdhe, memang untuk masa-masa krisis semacam ini skenario paling amanlah yang harusnya layak untuk dipilih, kita tidak perlu menghabiskan banyak waktu, biaya, dan tenaga hanya untuk melakukan hal-hal yang tidak perlu…

    pertarungan kekuasaan tidak ada habisnya, sekarang kita cuma perlu meneruskan pembangunan yang ada…

  42. sebuah ulasan yang bagus !!
    saya rasa lebih cocok SBY bergandengan dengan HNW
    namun, disisi lain, sepertinya JK akan menjilat ludahnya sendiri setelah kemarin ingin pisah ranjang dengan SBY, sekrang malah ingin rujuk akibat dari gagalnya JK di pileg !!!

    namun, semua akan kita lihat di pilpres mendatang !!

  43. ikut komentar nih Pak Dhe

    jangan lupa… kebanyakan orang kita masih mencari-cari… kalau nggak satrio piningit ya pilihan alternatip… maklum terbiasa macet di jalan… jadi selalu saja cari jalur alternatip
    sewaktu SBY menang tempo dulu itu menurut saya karena SBY adalah calon alternatip yang pas… nggak neko neko, belum banyak nilai minusnya, apalagi lawannya MW… kita belom siap punya presiden perempuan dan alasan ini paling mudah diterima
    jadi kalo mau pdi nangkring di senayan, nggak perlu ngoton buat posisi 1

    pemilu kali ini saya rasakan agak unik… karena pilihan langsung ke caleg… biasanya caleg yang duitnya banyak yang ngetop… gampangnya satu suara dihargai 50rb…. jadi buat ngumpulin angka sejuta, cuma keluar duit 50 milyar… uang yang sedikit jika iming imingnya satu negara indonesia yang loh jinawi, migasnya pun tersebar dimana mana

  44. dengan posisi demokrat yang lumayan secara perolehan, harusnya bisa mempertimbangkan dengan matang untuk cari partner, jangan sampai jatuh ke opportunis yang membonceng dan menggerogoti jalannya pemerintahan ke depan, pelajaran memang terkadang dibayar mahal, akan lebih mahal bila kita harus menuai dan merasakannya untuk 5 tahun mendatang, semoga semua diberikan yang terbaik untuk bangsa ini

  45. Ahhh sangat membosankan jika terjadi skenario 1 kayak jaman ordelama saja,status quo,apa ga bisa lebih kreatif dan berani sedikit untuk melakukan yg laen sedikit jangan maunya main aman aja,kalo udah pasti menangnya ya ngapain di adu,dilantik aja yg sekarang,uang rakyak ga habis,bisa buat bangun bangsa.cape deh.

  46. salam pak Rovicky.
    Klau menurut saya, kayak lebih cocok SBY dgn Akbar Tanjung.karena cocok untuk kedepan, mudahan pilpres putaran yang akan datang menjadi lebih baik.

    slm

    Mangoloi Silalahi

  47. kayaknya sekarang PG yg ndekatin PD lho pak dhe, PD lagi di atas angin yg bisa menentukan pilihan siapa yg jadi pasangannya.
    bisa saja koalisi Segiatiga Emas dan Jembatan Ema sterus berlangsung sampai Pilpres nanti

  48. hah hah hah 50 trilyun maaassss…. kya!
    skenario apapun yang diusung, indonesia harus mendapatkan hasil yang sepadan dengan biaya yang sudah dikeluarkan. Pemilu putaran 2? jauhkan dari pikiran siapapun. Yang menang tahu diri, yang kalah legowo. Kami rakyat kecil tau apa. Hanya bisa berdoa, mari 240 juta penduduk di negeri ini larut dalam doa demi kemashalatan bersama. Sekedar tahu, mbok milu tetanggaku belanja dengan 5000 perak sudah mendapatkan lauk-pauk yang menurut mereka sepadan untuk di makan sak keluarga pada hari ini.

  49. kalo nggak ada hajatan kayak gini, gimana anak istri pekerja negara dapat makanan haram yang sudah jadi kebutuhan pokok !
    theres something wrong about our peoples
    theres everything wrong about our country

  50. Pak De, bagaimana dengan kemungkinan SBY-Akbar Tanjung. Btw, ada kecenderungan penggiringan opini oleh TV-One yang hasil polling-nya menempatkan pasangan SBY-JK sebagai pasangan tervaforit…

  51. Pak Dhe,
    Tampaknya persentase di atas hanya menunjuk pada perolehan suara bukan perolehan kursi di DPR ya…? Kayak suara PKS > PAN tapi karna nggak merata mungkin kursi bisa berimbang, demikian juga mungkin Gerindra & Hanura
    Meskipun begitu kayaknya nggak mempengaruhi koalisi karna PD, PG, & PDI-P cuma butuh tambahan sedikit.
    Eh… tapi batas ambang 20% itu suara atau kursi?

  52. Kalau PG akhirnya njagoin HB, dan dipasangkan dg PS, mungkin banyak Golput pada pemilihan Legis (40%) yang akan milih karena mengharapkan adanya perubahan. Kalau pemrakarsanya JK, JK akan jadi “KING MAKER”.

  53. Bener pak Dhe,

    PAN kayaknya merapat ke PKS dan Demokrat, bagaimanapun madu Dmeokrat pasti lebih manis dibanding madu yang lain

    Prediksiku sudah jelas, hanya satu putaran pak Dhe dan SBY menang mutlak, kecuali tiba-tiba muncul pesaing SBY yang bisa memberikan warna baru

    Kalau saja PS mendapat perolehan suara yang lebih besar, maka tentu akan seru pilpres 2009 ini, sayangnya PS masih haru smenunggu pemilu yad

    MW?

    Kayaknya tambah KO di pilpres nanti

    Salam

  54. wah, pakDhe kurang cermat nih. Skenario 2b tidak mungkin terwujud. PAN+Gerindra+Hanura < 20%.

    –> Memang yang paling sulit memprediksi PAN. Massanya cukup besar tapi tokoh cawapressnya ‘mandul’. Susah nyari jodohnya. PAN bisa swing kemanapun sesukanya, tetapi saat ini kecil peranannya dalam pilpres kali ini.</em

    >

  55. Tragis jika PKS betul2 berkoalisi dengan SBY bahlul si pelindung bisnis kafir, saatnya PKS merapat ke partai2 Islam lainnya yang telah mereka gembosi suaranya dan berjuang bersama mereka dan jangan biarkan sebagian umat Islam jadi membenci PKS, demi untuk kemshalahatan umat. INSYA ALLAH!

    Buktikan bahwa dana umat yang telah disedot untuk iklan politik PKS memang benar2 untuk kepentingan umat Islam, bukan kepentingan petinggi PKS saja, buktikan hijaumu PKS!
    Jangan biarkan dirimu dianggap sebagai partai pragmatis dan oportunis, itu memalukan!

    Buat para kader, saatnya kita mawas diri dan berkaca kembali akan manuver2 petinggi PKS yang haus kekuasaan saat ini, mari kembali melayani masyarakat dalam tatanan bermasayarakat yang lebih Islami, daripada sekedar tercuci otak dan terjebak dalam permainan partai!
    Tujuan kita awalnya mendukung PKS adalah untuk mengagungkan Islam, bukan untuk kepentingan kekuasaan para petinggi partai, dan sayangnya banyak kader yang tidak menyadarinya!

  56. Pak De,
    Kok kurang sreg yo aku…

    Kalo misalne ada wacana ….

    SBY – SM (Sri Mulyani) : saya pikir semakin top markotop, cuma nanti siapa yang akan menggantikan posisi Ibu Sri di Menkeu & MenPerk…?

    Buat aku yang justru paling berat peluangnya adalah ketika Ibu MGW tetap kukuh mencalonlankan diri jadi presiden, siapapun wakilnya tetap berat…..

    So, pasangan manapun berat menandingi SBY, asal SBY tidak blunder memilih pasangan…..

    Kalo misalne PAK SBY – PAK RDP (aku setuju banget, ntar aku nyalon jadi juru kampanye, piye pak De RDP hehhhee……)

    –> Sebagai orang baik dan cerdas SM memang wokeh. Tapi dalam gelanggang politik kepartaian sepertinya beliau kurang trengginas. Dukungan partai tidak bisa dipungkiri dalam politik praktis

  57. Wah setuju Pak Dhe……kalau perlu ngga perlu pakai PILPRESS lagi bikin aja aklamasi musyawarah mufakat hehehehe…….

    Masalahnya di PG juga suka nggosok nggosok terus…..dan JK belum bisa mengendalikan groupnya AT…..

  58. Wah, Pak Dhe
    Selain seorang ahli geologi ternyata juga seorang analis politik yang baik. Analisanya sangat masuk akal, kalau dinilai mungkin B++ (baca: “Bhe plus-plus”).
    Bisa dijadikan rujukan bagi orang-orang partai ini…
    Salam,

    –> Sebenernya ini strategi dalam perusahaan migas (SHELL), namun bisa juga dipakai dalam percaturan dan strategi politik.

  59. Saya Pilih SBY-JK pasti menang mutlak! tak perlu putaran kedua, Kebanyakan SBY dan pengurus demokrat menginginkan mereka bersatu, JK sendiri sepertinya sudah merasa nyaman juga dgn posisi wapres cuma beberapa faksi di golkar yang masih menginginkan JK tetep nyalon capres ntah apa maksudnya faksi ini.wong jelas2 JK bakalan kalah kalau nyalon jadi capres….kadang orang di politik suka gak berpkiran normal yah hehe…piss ah! Vote for SBY-JK untuk skenario pertama yesss!

  60. Setuju dengan pililihan presiden satu kali putaran saja untuk penghematan. Sayang dana yang cukup besar hanya dipakai untuk kepuasan para elite semata. Yang merasa menang jangan sombong dan merendahkan yang lain. Yang merasa belum beruntung jangan ngotot mendingan jaga reputasi untuk pilihan presiden 2014. Satujuuuuu.

Leave a Reply