Aku hanyalah BLOGGER !

17

Aku emang ngga dateng PB2008 kali ini. Bukan dengan alasan khusus. Tapi alasan personal.

Aku sudah khawatir sejak PB2007 … kekhawatiranku mungkin ngga berdasar. Aku khawatir munculnya “Organized Blogger” yang akhirnya mirip dengan politik yang mendompleng agama. Saat ini mungkin ada agama WordPress, agama BlogSpot dan juga ada juga agama Multiply.

Namun sebagai manusia aku senang dengan pluralitas, aku memiliki semuanyaΒ 

“Maksudte Pakdhe yang ngga punya Blog itu kapir ?”

“HUST !”

Nah saat inipun ada jamaah-jamaah khusus di kalangan para Blogger. Ada Pesta blogger yg sepertinya saat ini memiliki jamaah terbesar. Bahkan komunitas PB ini bisa berhasil menembus pemegang kekuasaan menggandeng Pak Menteri. Sepertinya Komunitas PB yang menjadi panutan dan didengar Pemerintah. Di Multiply sakjane ada juga komunitas MPers Indonesia yang “dimotori” SriSarining Dyah. Dan di Jogja sendiri ada, di Makkassar ada, di tempat lain juga banyak kmomunitas2 ini. Akhirnya Komunitas Blogger hanyalah satu bentuk komunitas tersendiri yang tertaut pada dunia maya.

Tidak lebih !

Aku sendiri ngeblog (nginternet) sudah 10 tahun lebih …. dan ndak mau berafiliasi dengan hanya satu blogger komunity.

Aku hanyalah BLOGGER !

Pakdhe, gejala ini sakjane gejala wajar dan normal. Agama juga sudah di’usung’ sejak lama untuk kebutuhan eksistensi dan kekuasaan. Jadi jangan kaget aja kalau nanti ada PARTAI BLOGGER INDONESIA !”

Hust !”

Note :

Aku menuliskan catatan ini karena ada seorang kawan yang bertanya kenapa aku tidak datang pada PB2008 ini. Juga ada yang mengeluh dengan adanya “kelompok-kelompok” blogger.

17 COMMENTS

  1. PB 2008kan wadah penampungan para ‘gegar blogger’, ya ‘nda pa-pa. Ada egaliter disana, ketika dari Menteri sampe anak yg baru posting satu entrian merasa senasib sepenanggungan. Eniwei udah lama aq kesengsem sm dongengan geologis, lebih sederhana masuk ke otak-q dan curiousity-q ttg geologi makin terkuak satu-satu. tx:)

  2. Kita sepaham, Pak Dhe.
    Malah, bila disebut bahwa aku ini seorang blogger, aku merasa agak risih. Rasa-rasanya mediaku jadi dibatasi blog aja. Padahal, gimana kalo blog udah gak nge-trend lagi, lalu muncul teknologi pengganti yang lebih memikat? Masak mau jadi blogger seumur hidup?
    Aku merasa lebih nyaman disebut “penulis” saja. Bisa nulis buku, nulis di blog, nulis eMail, juga nulis catatan di kalender, dll.

  3. iya pakde.. pengalaman pernah mau ikut komunitas blogger, karena layanan blog ku tidak seperti mayoritas mereka aku di ospek wueehh..

  4. Pakdhe,

    Kekhawatiran Pakdhe cukup beralasan koq. Politik memang selalu membutuhkan “kendaraan besar” untuk bisa mencapai tujuannnya. Komunitas blogger emang sangat berkembang pesat, makanya bagi sebagian orang yang berkepentingan (mungkin) akan menggunakannya untuk mencapai tujuannya. Dan itu wajar kali ya.

    Namun menyatakan “netral” dan “tidak mau berafiliasi” juga wajar koq..hak kita..
    menyatakan golput juga wajar koq..ups..ngelantur ya..ups..

  5. Halo pak.., salam kenal, saya sudah lama sering kunjungi blog punya bapak, saya suka baca tulisan bapak, walaupun beda (minat). saya tertarik pada well testing, yang memang kebetulan saya berkerja dibidang tsb. bapak punya referensi untuk saya dapat benyak belajar tentang well testing/production test? saya sekarang bekerja di PT. Dimas Utama sebuah perusahaan kontraktor migas yg bergerak pada bidang pengujian sumur, selama hampir 2 tahun. saya berumur 23 tahun. lulusan D-3 Akamigas Balongan Indramayu. TErimakasih atas pencerahannya.

  6. Wah, kalo sudah kelompok2an nanti lama2 ada “blogger aliran” dong, seperti dinisbahkan Clifford Geertz setengah abad silam. Nanti ada blogger santri, abangan dan priyayi, gitu :)? Wah bisa ngarang buku “Blogger of Java” dong pak, hehehe.

  7. Ugh, pantesan PB2008 terasa tak terlalu ceria. Dikau tak ada ternyata, Pak Dhe. Itulah ternyata yang kurang dari PB2008.

    –> RDP: “Tapi jagan kawatir Koen. Aku diem-diem sering “bertamu” di blog sahabat-sahabatku πŸ™‚ “

  8. halo pak salam kenal.. saya pembaca setia blog ini tapi ga pernah komen hehhe.

    ketika topiknya PB2008 saya jadi gemes sekali. Mereka “entah siapa” seenak sajanya memalsukan sejarah blogger indonesia. Padahal jauh sebelum ada PB sudah ada gathnas blogbugs #1 (jakarta 2003) ,#2 (yogyakarta 2004),#3 (surabaya 2005). Mungkin masih banyak lagi komunitas2 lainnya yg mengadakan gathnas. DAN SAMA SEKALI TIDAK DIANGGAP SEBAGAI BAGIAN SEJARAH BLOGGER.

    Semoga saja semua bukan karena faktor politik,agama dan UANG!

  9. wah malah baru tau ada kelompok2 dalam blogging.. hehehe kemana aja aku yah…

    for me.. blog itu buat berekspresi. malah cenderung males buat ikutan ngumpul2…

  10. Vita,
    Sebenernya ya wajar saja kejadiannya. Artinya kejadian ini juga terjadi dalam hal apapun. Tidak ahanya blogging. Yang aku contohkan ya soal agama itu. Bahwa agama yang mestinya “way of life” di usung untuk tujuan politik.
    Demikian juga “blog”. Saat ini di Indonesia banyak sekali kelompok-kelompok blogger, atau komunitas blogger. Dan ketika ada yang kecewa dengan munculnya penghargaan-penghargaan khusus terhadap kelompok ini menjadikan blogging bukan lagi sekedar “way of expression” tetapi “power of blogging” juga bisa berkembang menjadi “power of controling”. Ini yang justru aku khawatir menjadikan blogging bukan sekedar kebebasan ekspresi.
    Munculnya kelompok (komunitas khusus) ini memang sangat subur di Indonesia. Saya rasa jarang komunitas ini di tempat (negara) lain. Mungkin karena di Indonesia ini masyarakatnya berjiwa sosial yang suka ngumpul-ngumpul.

    Saat ini aku sendiri agak jarang menulis, tetapi masih terus melakukan kegiatan malam dengan “blog walking” sambil mengamati perkembangan per-blogging-an di Indonesia.

    Cukup menarik looh!

  11. sebenarnya sih, kelompok2 blogger itu ndak masalah, malah bagus pak.
    Namun ketika terjadi award2an kayaknya harus difikir2 maklum bloggerkan kritis2 πŸ˜€ hehehe
    ah sudahlah…
    ke depan ada baiknya PB itu dipanitiai oleh perwakilan2 komunitas jadinya ngak ada ini itu ini itu kali yakz πŸ˜€

  12. Aku ndak dateng, Vick. Kepantek sama kerjaan. Tapi PB kemarin sepertinya tempat kopi darat blogger2 supaya bisa nyatuin nama dengan wajah. Kalo aku sih pernah sekali kopi darat sama cewek2 sesama blogger. Menarik sih, ngobrol langsung dan cerita2 tentang artikel2 yang kita posting.

    Kalo soal kelompok, biasanya sih yang sering datang ke blog kita kan orangnya itu2 aja tuh…ya ngga heran kalau ada kelompok2 blogger. Dan soal ngegandeng mentri, ya karena the power of blogging itu lumejen gede, ya pemerintah juga mempunyai perhatianlah…wong ex mentri2 kita juga blogger kok!

    Merdeka!

  13. kelompok blogger…
    hihihihi…

    that’s why aku dateng diem2 aja deh pakde…
    tapi berhubung ada undangan gretong ya pake yang gretongan dong hahahaha… pengen-nya berbaur ajah sama yang laen, toh sama2 blogger hehehe… jadi ga pengen ada ekslusivitas… kalaupun ada nama satu kelompok tertentu, lebih kepada buat ketika ‘ngadain acara ajiahhhhh… lebih untuk menyatukan on the spot ajah πŸ˜€

Leave a Reply