Mengapa efek bulan menjadi Pemicu (trigger) gempa ?

0

picu.jpgAgung bertanya : untuk gempabumi…energi yang dibutuhkan itu sangatlah besar, masa seeh hanya karena gaya tarik benda luar angkasa bisa berpengaruh ???

Ketika berbicara soal gempa bumi perlu diketahui dua hal yang berpengaruh yaitu penumpukan tenaga dan trigger atau pemicu atau boleh juga dibilang pemantik.

🙁 “Dhe, emang mau tembak-tembakan ?”

Dalam sebuah mekanisme pelepasan energi peluru pistol, tentunya kita tahu adanya energi yang menggerakkan biji peluru yang cukup besar, namun kita juga tahu adanya pemicu. Yang energi kecil … bahkan hanya dengan satu jari Lara Croft klik, maka akan terlepaslah peluru meninggalkan selongsong DOR !! Tentunya kuta tahu bahwa yang menyebabkan larinya timah peluru tadi bukanlah jari lentik si Lara Croft, kan ?

Gempa bisa juga mirip seperti itu ada penumpukan tenaga yang apabila melampaui batas kemampuan penahannya maka energi yang sangat besar itu terlepaskan. Mirip dengan pemicu dalam sebuah senapan, maka ketika penumpukan tenaga itu melampaui titik kritisnya terjadilah pelepasan tenaga.

pemicu.jpg Kalau digambarkan secara mudah maka ketika kekuatan maksimum dilampaui oleh penahan, terlepaslah tenaga yang terkumpul. Jadi ada dua mekanisme, yaitu mekanisme pengumpulan dan mekanisme pelepasan. Keduanya seperti pistol diatas. Kedua mekanisme ini tidak begitu saja terpisah tentunya.

Memang betul kekuatan penahan itu ada batasnya. Namun selain ada batasnya juga memiliki rentang variasi. Variasi ini sangat kecil tentu saja. Dan salah satunya adalah gaya gravitasi.

Kita tahu bahwa gravitasi di bumi sangat dipengaruhi oleh peredaran benda langit, salah satu diantaranya adalah bulan. Bulan merupakan faktor yang mempengaruhi besarnya beban.

Penumpukan tenaga

Secara grafis dapat digambarkan seeperti di sebelah ini. Pada saat penumpukan tenaga, maka pegas tertahan oleh gerigi-gerigi yang berfungsiu sebagai penahan. Pada saat kondisi tanpa adanya pengaruh dari luar tentusaja pegas akan tertahan oleh beban massa batuan diatasnya. Namun ketika ada benda lain yang memiliki gaya gravitasi, dalam hal ini bulan. Maka massa tersebut akan sedikit berkurang sehingga pelepasan tenaga tejadi. Dengan demikian fungsi bulan, bukanlan sebagai pengatur besar kecilnya tenaga yang terkumpul, namun bulan hanya mempengaruhi fungsi trigger dari terlepasnya energi.

trigger2.jpg

http://dongenggeologi.files.wordpress.com/2007/09/gempa-tsunami.jpg

Bandingkan dengan mekanisme terbentuknya gempa dan tsunami disebelahnya ini. Yang digambarkan secara grafis itu hanya mewakili ujung ditempat dimana getaran atau dislokasi itu akan terjadi

🙁 “Jadi fungsinya ya cuman seperti korek api yang menyulut bensin satu truk tangki ya dhe ?”
😀 “Ya, mirip saat ini adanya ketakutan menyalakan HP disebelah pombensin. Karena HP yang memancarkan gelombang elektromagnetik diduga dapat menyebabkan percikan api thole”

Bacaan terkait


1 COMMENT

  1. secara matematis dan perhitungannya bagai mana itu pak, karena kemarin tanggal 4 Juni 2012 bertepatan ada gerhana bulan sebagian di zona WIB dan gerhana bulan tota terjadi di belahan WIT sedangkan gempa terjadi di zona WIB. ada menjelaskan trigernya tegak lurus, sedangkan perhitungan matematisnya tegak lurus gerhana total terjadi di WIT. ada perhitungan energi yang terlepas sebelum gempa kah pak. klo pemicu pasti yakin itu kunci utama, jadi bisa dikatakan titik calon gempa bisa diketahu dong pak dari gerhana? 🙂

  2. saya senang dgn blog ini.
    saya punya pertanyaan sederhana yang sering banget berputar2 di kepala saya.
    kenpa sinat matahari pada saat gerhana bisa membutakan mata.apa bedanya dgn cahayanya di hari2 lain?

  3. ini aku suryo dari tangerang apa iya mas ko gravitasi bulan mempengaruh hi terjadinya trigger sih why? and apa kan gravitasi bulan juga berpengaruh terhadap pindahnya lempengan bumi ini mas?

  4. saya mau minta bantuan dong buat gempa
    apa si saja sih bisa dilakukan oleh masyarakat (terutama anak muda) dalam membantu menangani dan mengantisipasi saat gempa dan sesudah gempa..
    tolong di bantu ya..
    mungkin nanti saya juga bisa benar2 merealisasikan kampanye agar anak muda bisa membantu mengantisipasi gemnpa
    karena saat ini anak muda di kota2 besar sepertinya tidak begitu peduli dengan mengantisipasi bencana gempa
    trima kasih bantuannya
    dan kalau bisa di kirim ke alamat email saya

  5. jujur bulan ini saya syok berat..
    hmmffhhh padahal baru awal bulan,
    tapi saya jd sadar, betapa waktu bisa dengan cepat merubah segalanya..
    segalanya..bahkan tanpa disadari
    dan tinggal saya yg bingung mikirin semuanya
    hari itu..malam itu tepatnya, saya lupa tanggal 3 atau 4agustus, saya dapet sms dr salah satu teman saya di jurusan..dia bilang, ade perempuan salah satu teman terbaik saya, mutia meninggal malam itu..ngga tausaya bingung, sedih, rasa mau nangis atau apalah yg saya rasain waktu itu..tp yg jelas saya lemes..lsg sms smua teman terdekat di jurusan, telfon sana sini, yg jelas uda ga tau lg mau ngapain dan diakhiri dgn saya yg ga bisa tidur malem itu..

  6. Menunggu perigee desember 2007

    Sebenernya saya menuliskan pengarus perigee ini bukan untuk meramal apalagi menakuti. Pengaruh bulan pd gempa ini memang banyak yg meneliti secara fisis. Tetapi harus difahami bahwa hal ini masih belum diyakini secara ilmiah (scientific)masih diteliti.

    Jadi kalau memang ada kegiatan di pantai ya sebaiknya memang hati2 dan waspada selalu. Nah, kalau kegiatannya emang jauh dari pantai ya lakukan saja disana. Kalau dipantai ya harus tahu kalau ada apa-appa.
    Inget ya jangan panik. Kapanpun itu. Orang yg panik biasanya karena tidak tahu lalu ikut2an saja, kemudian berebut dan panik. Ingat syapa tau nanti ada issue2 menyesatkan yg bertujuan kriminal ! Ati2 ya.

    Yang saya kira bisa lebih mungkin terjadi adalah “banjir pasang” dan ini tidak hanya pantai barat-selatan tetapi juga pantura. Ini harus diantisipasi.

    🙁 “pakdhe nanti dimana ?”
    😀 “aku di Jogeja dan Solo, Thole. Wisata kuliner” :p

    Ok nanti smoga ada banyak bahan dongeng tentang Jakarta yg sudah menunjukkan “economic recovery” hanya penataan yg kurang siap shg kemacetan malah tambah sulit diatasi. Tapi jelas terlihat ada “kerja” di Jakarta ini.
    Dari hotel Manhattan Casablanca terlihat kemacetan jalan Kuningan.

    Becareful
    Be safe
    Be alert

    Selamat iedul Adha

  7. Pakde.thanks banget dengan informasi gratisnya Dijaman serba materialistis begini, pakde sudah membuat blog keren bermutu tetapi gratis. Saya ada di padang…menunggu apakah efek bulan periji tgl 22 desember ini bisa memicu..gempa. Apa yang sebaiknya dilakukan pakde ? menunggu sambil waspada atau mengungsi sementara waktu ? mengingat libur bersama tgl 20-26 desember 2007 bisa dimanfaatkan untuk mengungsi

  8. pak dhe,…kalo moon parigee tanggal 22 desember 2007,..brarti bisa jadi trigger gempa yg d prediksi donk …wah gawat juga ne,..masalahnya saya tinggal d padang 400m dr bibir pantai

  9. Selain pengaruh bulan dan efek gravitasinya, ada nggak pengaruh lain mas. Khusuanya yang berhubungan dengan perubahan temperatur inti matahari, temperatur atmosfir, atmosfir, lubang ozon, atau yang lagi banyak diteliti adalah gejala Ultra Low Frequensi.

    Saya pernah iseng-iseng mikir apa ya yang menyebbakan gempa bumi tak bisa diprediksikan? Salah satu yang saya pikirkan itu adalah pengaruh atmosfir bumi yang mirip bemper bagi kulit bumi. Nah kaau misalkan atmosfir bumi daya rekatnya turun karena ada kerusakan atmosfir mislnya, bisakah ini menyebabkan kerak bumi renggang dan merelease suatu energi gempa?

  10. Riky
    Kalau anda menggunakan timbangan pegas (misal timbangan badan), tentusaja hasil pengukurannya akan “berbeda” entah sebesar apa bedanya (keciiil banget kali ya 🙂 ) tetapi secara logika maka pegas akan menunjukkan besaran beban yang berkurang pada saat itu.
    Tetapi kalau anda menggunakan timbangan beban (seperti timbangan beras) maka tidak berbeda karena beban sebagai pengukurnya juga berkurang beratnya 😛

    Jadi kalau mau nimbang badan pas purnama perigee biar tidak kliatan gendoet 😛

  11. Pak dhe,
    Bulan penuh atau mati ini memang bisa memicu terjadinya gempa karena pada saat tersebut pengaruh gravitasi bulan sangat besar terhadap bumi sehingga cenderung menarik permukaan bumi sehingga memicu gempa pada patahan2 (yg menyimpan energi besar akibat tumbukan lempeng dsb) yg berpotensi untuk terjadi gempa.
    Namun ada pertanyaan yg sangat sederhana di otak saya ini yg agak OOT namun sedikit berhubungan dgn pengaruh gravitasi bulan. apakah saat bulan mati/penuh tsb terjadi pengurangan berat pada setiap benda yg berada di daerah tsb? Menurut saya saat bulan penuh/mati tsb besar gravitasi bumi akan kurang dari 9.807 m/sec2 akibat pengaruh gravitasi bulan.
    Betul tidak Pak Dhe?..salah juga ga papa…namanya juga nanya.. 🙂

    Salam kenal
    Riky

  12. Lha hubungane HP karo gempa bumi opo pakdhe?
    berbicara penumpukan energi daerah mana saja yang energinya sudah menumpuk untuk dilepaskan? atau daerah mana saja yang sudah di trigger untuk terjadi gempa besar.
    salam.

  13. Betul Mas Nobon, issue HP ini masih kontroversial juga. Bahkan menurut MythBuster, sebuah episode acara TV, fenomena HP menyebabkan kebakaran ini dibantah. Namun tetap saja larangan menyalakan HP tetap ada di pompa bensin. 😛

  14. maap.. sejauh pengetahuan saya yang terbatas ini, bukan gelombang elektomagnetik dari HP yg dikhawatirkan dapat memicu api. Pemicu timbulnya api itu kalau tidak salah berasal dari baterai HP yang rusak (hanya pada baterai HP model lama, yang kalo rusak memang bisa memercikkan api. jadi kalo tidak salah jenis baterai HP yang baru aman-aman aja). mohon maap atas komentar sok tau (dan ga nyambung) saya ini…

  15. Ibarat mengangkat sedikit tutup panci yang sedang merebus air mendidih. Enegi dari dalam panci langsung keluar, busss….. Tapi kalau membuka secara mendadak tutup panci bertekanan tinggi (panci presto misalnya), ledakannya bakal hebat.

    Gravitasi bulan telah mengangkat atau mengurangi beban lapisan penutup magma gunung api sehingga magma mudah menerobos keluar menuju tekanan yang lebih rendah. Begitu yang ada dalam pikiranku.

  16. Pakdhe… Aktifitas manusia seperti uji coba nuklir, atau main-main sama gelombang elektromagnet apa bisa menjadi trigger?
    Mungkin nggak, suatu saat terjadi perlambatan rotasi di lapisan paling luar bumi (sedangkan kecepatan rotasi di inti bumi tetap)?

  17. PaDhe gempa juga menjadi trigger aktifnya gunung api ya?? Setelah banyak gempa gunung api juga banyak yang aktif. Berarti kejadian alam itu saling terkait satu sama lain atau ada hubungan sebab akibatnya……….

  18. Iya pak Dhe, gak nyebut gaya (atau daya ya..?) tarik bulan kepada lapisan permukaan boemi..
    Masih bersambungkah tulisan ini..?
    Kalo iya, Otto jadi pengen tahu….

  19. Kalau bulan purnama sih ingatnya waktu main ‘jamuran’ waktu kecil. Saat ditanya jamur apa, sepakat semua jawab “jamur kendhil bocor”. Baik cewek maupun cowok kencing bersama….wakakakaka. Gitu loh, pakdhe.

Leave a Reply