Inikah gempa yang ditunggu-tunggu ?

0

bengkulu_sepekan.jpg

TSUNAMI WARNING !

Gempa berkekuatan M7.1 (USGS) atau 7.0 (BMG), yang mengguncang Bengkulu, tanggal 25 Oktober 2007, jam 4 .02 Pagi (subuh) sempat memicu alarm tsunami. Gempa ini merupakan gempa tektonik yang episenternya berlokasi 135 km (85 miles) sebelah barat kita Bengkulu, Sumatra, Indonesia. Pusat gempa ini diperkirakan pada kedalaman 30 Km (USGS) sedangkan BMG memperkirakan kedalaman 10 Km. Tentusaja gempa dengan kekuatan 7.1 dengan kedalaman 10 Km memang memungkinkan memicu tsunami.

Namun alhamdulillah pada sekitar pukul 5.20 setempat BMG menyatakan aman dengan mencabut warning. [updated]

šŸ™ “Addduh, Pakdhe apa ini gempa yang ditunggu-tunggu itu ?”

Apakah ini yang ditunggu-tunggu itu ?

seismic-gap.jpg

Pertanyaan ini selalu yang menjadi pikiran awal ketika gempa cukup kuat mengguncang perairan sebelah barat Sumatra.

bengkulu25oct2007.jpg Peta terlampir disebelah kanan ini memperlihatkan lokasi-lokasi pusat gempa-gempa berkekuatan diatas Magnitude 4.5 selama sepekan lalu (18-25 Oktober 2007). Lokasi pusat-pusat gempa ini memang berada pada zona-zona seismic GAP yang sebelumnya pernah dimuat disini. Bahwa Gempa susulan dapat memicu gempa juga sudah pernah dituliskan disini sebelumnya.

Perlu diketahui bahwa skala kekuatan gempa itu logaritmik. Artinya gempa dengan kekuatan M6 merupakan gempa yang kekuatannya 10 kali lipat dibanding gempa berkekuatan M5. maksudnya energi gempa yang terlepaskan 10 kali berbeda ketika angka magnitude berbeda 1 skala. Jadi kalau disebutkan berpotensi skala M9, ini memiliki energi yang setara dengan 100 kali untuk gempa dengan kekuatan M7.seismicgap-sumatra.jpg

Dengan demikian M7 ini masih seper seratusnya dari gempa skala M9. Kalau dalam peta disebutkan adanya seismic gap dengan kemungkinan berkekuatan skala M8 dan sudah terlepaskan dengan kekuatan M7, masih ada lagi potensi skala M7 sebanyak 9 lagi yang tersimpan. Namun tentusaja gempa skala 8, juga akan memiliki potensi menyebabkan tsunami jauuh lebih besar dibanding gempa kekuatan 7.

Gambar diatas memperlihatkan seismic gap yang menympan potensi-potensi gempa. Dan menunjukkan bahwa gempa-gempa yang terjadi dalam beberapa bulan lalu itu merupakan release atau perlepasan energi yang tertumpuk selama puluhan hingga 100 tahun yang lalu.

Masih harus tetap waspada !

Dengan demikian kita masih tetap harus waspada dengan munculnya gempa-gempa lain di sebelah barat Sumatra ini. Justru yang selama ini belum terlepaskan dengan sempurna adalah potensi disebelah selatan dari Bengkulu ini. Atau bagian paling selatan dari seismic gap yang sudah teridentifikasi.

SALAM WASPADA !

1 COMMENT

  1. ini semua sudah saya rasakan selama 7 tahun di bengkulu (kerja saya di bengkulu), memang sering terjadi gempa…n yang harus cepat di tanggapi adalah persiapan diri kita apabila takdir tiba. seperti Gempa 12 Oktober kemaren, harusnya cepat kita sadari bahwa hampir saja saya dan kita tidak akan dipertemukan dengan romadhon…padahal 11 bulan kita lah melalui dengan penuh kesalahan dan kekhilafan. Nah, dengan adanya pengetahuan ini, mari segera di persiapkan, tidak ahanya untuk bengkulu tapi seluruh indonesia (karena gempa ada dimana mana)….sudah siapkah anda???

  2. Assalamualaikum pa’de..
    mudah2an ini gempa yang diprediksikan sebelumnya yg akan terjadi di pesisir Sumatra khususnya didaerah Bengkulu, atau jikalaupun bukan ya..ini mungkin sudah sebagian besar dari potensi gempa yg lebih besar lagi. Jadi sudah sedikit demi sedikit yg terlepaskan shg prediksi akan adanya gempa yg sangat besar itu mudah2an sudah berlalu. Soalnya saya ‘kebetulan’ tinggal di Bengkulu dan rumah saya juga nga jauh dari pantai Pa’de. Doain aja Pa’de mudah2an tidak ada gempa atau pun Tsunami di sini juga di seluruh Indonesia Pa’de…
    Amin…

  3. bencana tuh karena ulah kita sendiri..suka ngerusak alam semesta..kita nih cuma numpang di bumi ini…penghuni asli tuh para binatang, dan makhluk selain manusia…
    Ingat kita nih cuma penumpang…bersikaplah sebagaimana penumpang..penumpang kok ngrusak tempatnya tuan rumah, penumpang kok kurang ajar sama penghuni asli..kualat tahu!!!!!

  4. Assalamu’alaikum pak dhe….

    Dhe. kalo dipikir-pikir secara ilmiah cerita pakdhe kok banyak benere yo dhe.tapi masalahe dhe, kito ini hidup dijagat ini perasaanku kok sudah kayak orang sempoyongan dhe. la gimana tidak dhe…la kito jogo merapine jebol / tahu-tahu metu / keluar lindu / gempa teko / dari laute. dijogo niase jebol metu lumpur sidoarjone la ini nanti dijogo kelude kiro-kiro metu darimanane dhe.

  5. bwt irawan…. magnitude ma Richter itu ga da perbedaannya. coz magnitude itu adalah besarnya kekuatan atau besarnya energi yg dilepaskan gempa yg satuannya dirumuskan oleh Richter sehingga skala magnitude itu satuannya Skala Richter (SR)
    klo orang tanya misalnya berapa kekuatan atau besarnya gempa? 7.1 SR begitu loh. ribet yah..pakdhe aja deh yg terangin hehehe…

  6. Kalo gitu masyarakat bengkulu masih banyak2 sabar, jgn keburu ngebenahin rumah yang rusak…..tunggu bener2 aman. Indonesia ini bener2 bhineka tunggal ika……macem2 masalah yang ada tapi mestix gak ngelepasin diri dari rasa persatuan yang ada

  7. he..he..he…Indonesia mang unik..
    menurut aku, gempa bengkulu kemarin tuh baru pemanasan aja, supaya masyarakat sana pada siap…(bagi yang ingin selamat).
    kalo padang, menurutku bisa jadi..mungkin aja padang jauh lebih parah ketimbang bengkulu..
    kalo kelud…menurutku, penurunan aktivitasnya seperti pengalihan…seperti lagi kosentrasi ngumpulin tenaga untuk meletus dengan besarnya…jadi sebaiknya waspada..

  8. pak dhe, kira-kira kalo gempanya di bengkulu, neng yang ada di padang ini bisa kecipratan potensi tsunami gak, pak dhe?
    soalnya 24 oktober kemaren sekitaran jam 3 juga masih terasa gempa dipadang?

  9. pak dhe,apa jarak waktu terjadinya gempa dengan kekuatan di tas 4,5 itu bisa diperkirakan?
    dikatakan bahwa bengkulu menjadi daerah yang rawan gempa dengan kekuatn yang ckp besar.apalagi bengkulu banyak dihubungkan oleh jalur pantai.
    deg..deg..degan juga sih pak dhe coz keluarga besar tinggal dibengkulu.

  10. Pak dhe,
    Kelud yang di tunggu tunggu meletus ,ndak mbledug-mbledug eh malah Soputan mbledug dikik
    padahal BMG ndak ngasih status awas loh
    yok po niki ?

  11. Sanca, Bengkulu memicu cilacap ?
    kalau melihat dari segi koneksitas kemungkinannya kecil. Karena jauh jaraknya. Tetapi kalau ada yng menghubungkan gempa jogja dengan Lumpur Lapindo saja bisa, kenapa ini tidak ?
    Jadi kemungkinan memicu dalam artian langsung atau “direct” itu sih kecil kemungkinannya. Tetapi bahwa di sebelah selatan Cilacap masih ada potensi GAP itu tetap diwaspadai. terutama pas bulan purnama dan bulan mati yg mungkin menjadi pemicu.

Leave a Reply