Akhirnya tanggul Lusi binti Lula jebol lagi

0

Seperti yang sudah diduga seminggu laluLusi binti Lula mulai ‘ceprut-ceprut’ seperti geyser akan diikuti dengan amblesan. Dugaan itu ternyata betul dan tadi malam 22 Oktober 2007 terjadi amblesan di tanggul antara titik 25 dan titik 47.

🙁 “Whaddduh Pakdhe. Mbok dijaga jangan sampe ambles bisa ngga sih ? Kan banyak insinyur doktor dan wong pinter di negeri ini”

Dibawah ini beberapa gambar yang diambil tadi malam yang menggambarkan amblesan tanggul-tanggul itu. Dari gambar itu dapat dilihat bahwa amblesan itu cukup serius sehingga menyebabkan limpahan lumpur ke kolam disebelahnya.

Untungnya, lokasi ini masih berada didalam area tanggul sehingga tidak banyak diketahui dan menghawatirkan membanjiri kawasan sekitarnya. Berikut ini foto-foto bagaimana amblesan itu terjadi.

slide1.gif Kejadian di tengah malam 

Amblesan yang terjadi ini dapat membentuk sebuah undakan hingga memiliki beda ketinggian satu meter !. Artinya kemungkinan dibawah sana merupakan sebuah bidang patahan baru yang displacement-nya juga satu meter.

 slide3.gif

slide4.gif  slide5.gif  slide6.gif

slide7.gif

slide8.gif

slide9.gif  slide10.gif slide11.gif  slide12.gif slide13.gif slide14.gif  slide15.gif 

tahapan-ambles.jpgKalau diperhatikan retakan-retakan ini semakin jelas menunjukkan aktifnya sesar atau patahan dibawah sana yang disebabkan oleh tergencetnya lapisan lunak (lempung) yang terbawa ke atas akibat bercampur dengan air panas.

Yang dapat dipakai sebagai pembelajaran adalah, ketika terjadi gejala intermitten flow atau terhentinya semburan, perlu diantispasi kemungkinan akan diikutinya amblesan. Yang patut dipuji kali ini tentusaja pengawasan yang terus menerus yang dilakukan oleh BPLS. Kejadian ini terjadi pada pukul 00.01 Malam hari (lihat jam pengambilannya). Walaupun proses amblesan itu berlangsung hingga pagi harinya. Namun kesigapan ini perlu dihargai, sehingga amblesan ini diketahui secara dini.

1 COMMENT

  1. yang namanya gosip ya gak genah asalnya… katanya sih dari geolog yang kerja di area situ. Semoga enggaklah ya… agar dampak sosiologis dan ekonomis tidak makin memburuk. Jikapun benar… teganya…teganya…teganya….

  2. Aku ga pernah denger issue itu. Walaupun aku geolog juga, tapi barangkali aku termasuk geolog yang kuper bin katrok 😛
    Mungkin mas Damian bisa crita di komunitas geolog mana issue itu berkembang ?

  3. pak,
    kok beredar gosip di kalangan geolog kalau sebenarnya bocornya “kawah candradimuka” lapindo itu memang disengaja karena sudah dideteksi adanya kandungan emas di lokasi tersebut. Karena membutuhkan biaya besar untuk eksplorasinya, maka katanya rentetan kejadian “kawah” lapindo memang disengaja untuk mengeluarkan emasnya tanpa banyak biaya. Apa benar begitu?

  4. Pak Rovicky, apakah sudah ada usaha untuk pemetaan subsurface (semacam tomography) untuk mengetahui sejauh mana atau seluas berapa daerah yang akan terjadi subsidence? Sehingga ada usaha mitigasi yang lebih tepat.
    Salam, SBaskoro

  5. Jebol lagi dan jebol lagi… Kemarin pas aku mudik ke desa saya lewat porong masih aman2 saja, apakah karena dijaga siang malam supaya jangan sampai ambrol agar tidak mengganggu arus mudik ya… Wallahualam Bishawab….

Leave a Reply