gempa tengahmalam di laut jawa

51

Small map showing earthquakeDitulis sambil “blog walking”. Sedang di Singapore SingFest. Updated 11 Agustus 2007

Kita tahu kan kalau zona penunjaman benioff di selatan jawa itu semakin ke utara semakin dalam. Demikian juga titik pusat gempanya juga menunjukkan kedalaman yg semakin dalam ke utara. Gempa semalam memiliki kedalaman hampir 300 km dan berada dibawah laut jawa, bukan dibawah Samodra indonesia, seperti biasa kita dengar.

Namun yang menarik adalah dari model benioff zona jawa semestinya kedalamannya sudah diatas 400 km. Jadi ada kemungkinan gempa ini berada pada zona patahan kerak bumi yg sangat dalam

Berikut salah satu uraian singkat dari rekan geologi.

Diagram of Wadati-Benioff zone - USGSParameters Nst=170, Nph=170, Dmin=545.1 km, Rmss=1.18 sec, Gp= 36Β°, M-type=moment magnitude (Mw), Version=7 Bisa dilihat bahwa ini gempa yang kuat, untung berasal dari kedalaman menengah-dalam (hampir 300 km). Kalau dangkal (< 60 km), dengan kekuatan 7.0 SR, bisa dibayangkan bagaimana kerusakan yang akan terjadi di jalur pantura Jawa Barat-Jawa Tengah termasuk kota2 besar macam Jakarta-Cirebon-Pekalongan-Semarang. Gempa, menurut laporan2 yang masuk ke BMG,dilaporkan dirasakan dari Padang-Bali. Data momen tensor solution dari NEIC USGS menunjukkan bahwa pematahan akibat gempa ini berupa strike-slip faulting dengan komponen thrust berarah strike 323 deg NE dan dip 28 dip. Berdasarkan plate tectonic setting Jawa dan Indonesia Barat, pusat gempa ini terjadi jauh di bawah kerak kontinen Laut Jawa di wilayah astenosfer pada zone gempa miring Wadati-Benioff di kedalaman 290 km. Berdasarkan histori kejadian gempa, episentrum2 gempa di wilayah ini akan berasal dari kedalaman sekitar 300 km atau lebih. Berdasarkan peta kontur kedalaman zone Wadati-Benioff, pusat2 gempa di wilayah pantura Jawa sampai ke Laut Jawa akan lebih dalam daripada 250 km, untuk dapat menimbulkan kerusakan yang besar di kota2 besar di wilayah pantura, maka gempa harus sekuat seperti yang menggoncang Aceh dan sekitarnya Desember 2004 (8.9 SR).

Semoga tak akan pernah terjadi.

πŸ™ “Whadduh Pakdhe, kok ini terlalu tehnis”Β 

Penjelasan nyantai tentang gempa ini ada disini.

51 COMMENTS

  1. Makanya org2 kudu sadar eling sama pangeran. dah diingetin ma tuhan.jadi klo ada gempa atau semacemnya itu peringatan buat org2 yg udah lupa sama tuhan.
    Jangan pada korup.maling uang rakyat. tar klo tuhan murka inalilahi dach.

  2. Magnitude gempa, baik yang berupa skala Richter maupun moment magnitude (Mw), itu lebih merupakan ekspresi bagi energi yang dilepaskan oleh gempa. Tidak berkaitan langsung dengan potensi kerusakan yang bakalan terjadi di area yang terkena gempa. Seperti 7,0 SR di Laut Jawa itu, misalnya (USGS menyebutnya 7,5 Mw), bila dibandingkan dengan Gempa Yogya 2006 silam, ia 60 kali lebih energetik. Karena Gempa Yogya 2006 melepaskan energi 40 kiloton TNT, maka Gempa Laut Jawa kemarin itu melepaskan energi 2.400 kiloton TNT.

    Sementara potensi kerusakan akibat gempa, diukur berdasarkan skala MMI-nya (modified Mercalli Intensity), atau lebih tepat lagi berdasarkan nilai PGA-nya (peak ground acceleration). Penilaian yang obyektif dilakukan oleh instrumen akselerometer, yang mirip dengan seismometer namun didesain khusus guna mengukur percepatan getaran tanah. Penilaian secara subyektif, ya dengan melihat kerusakan2 bangunan di lokasi yang terkena gempa.

    PGA sebuah tempat bergantung kepada banyak faktor. Selain magnitude gempa, juga kedalaman hiposentrum, jarak tempat terhadap episentrum dan yang paling penting adalah jenis batuan yang menyusun tempat tersebut. Rumusnya rumit dan panjang, namun ada juga berbagai pendekatan yang membuat rumusnya jadi lebih sederhana, meski akurasinya berkurang, seperti misalnya metode Gutenberg-Richter.

    Mengapa Gempa Yogya lebih merusak, ya karena faktor2 tadi. Hiposentrumnya dangkal. Episentrumnya tepat di dekat Bantul (yakni di bawah Imogiri). Dan jenis batuan penyusun bantul adalah sedimen vulkanik lepas muntahan Merapi, yang secara teoritis jika dikenai gelombang gempa akan bergetar lebih kuat karena lebih menyerap energi. So dengan magnitude 5,9 SR itu (6,3 Mw menurut USGS), di Bantul intensitasnya mencapai 8 MMI dengan PGA sampai 75 % G. Sementara dalam Gempa LAut Jawa kemarin, di pantai terdekat (yakni Karawang), intensitasnya hanya 3 MMI dengan PGA maksimum tidak melebihi 2 % G. Makanya tidak timbul kerusakan.

    salam

    Ma’rufin

  3. 7.0 SR tapi lebih ngerusak yang di bantul, kok bisa ya??? mungkin harus ada skala baru dalam mengukur kekuatan gempa.dari dampaknya, mungkin.

  4. Mas RDP,
    Kebetulan saya di Papua jadi getaran gempa tidak terasa. Cuma beritanya aja yang bikin ‘gempa’r kawan-kawan yang kebetulan dari seputaran Indramayu…
    Thanks untuk telaah geologinya mas.

  5. Ketika gempa terjadi saya sedang di depan komputer. Pertama saya belum yakin ini gempa, getarannya agak lain. Mengalun seperti di atas kapal laut. Beberapa lama kemudian saya menengok ke luar rumah yang sepi, ternyata sebagian tetangga sudah berada di luar rumah ada juga yang sedang menggendong anak kecil. Saya hanya berdiri di pintu sampai goyangan mengecil saya masuk kembali untuk mencari berita gempa di televisi.

    Gelombang gempa ini rasanya bukan getaran tetapi goyangan.

  6. saya rasa bencana gempa akan terus terjadi dikarenakan adanya peristiwa lapindo tersebut.dikarenakan pergeseran lapisan bumi!! dalam peoses penyesuaian lapisan bumi yang bergeser akibat adanya kecerobohan tangan manusia. khan bumi itu ,merupkan satu kesatuan seperti tubuh kita ini satu sakit semuanya juga ikut merasakannya.itu dilihat dari faktor alam.jika dilihat dari faktor rohaniah mungkin kita harus lebih sering mengoreksi diri kita.apasih yang sudah kuta lakukan selama ini?

  7. aku sih ga ngerasa karena orang serumah pada lelap tidur. cuma kagetnya, kok pusatnya di utara jawa ya? anomali apa gimana pak de? udah gitu gede pula skalanya.

  8. Pak Dhe…. Bisa di Jelaskn kenapa saya yang di Jogja koq terasa kenceng getarannya, mirip 10 detik pertama gempa Bantul tahun lalu. Tapi keluarga di Tegal yang posisinya lebih dekat malah gak merasakan apa-apa…??

  9. saya yang di padang juga kerasa banget. sampe lemari kayu yang berat aja bisa goyang. awalnya dikira lanjutan dari gempa dua malam sebelumnya yang pusat gempanya ada di padang panjang. tapi pas denger cerita besoknya, malah di indramayu.

    kenapa ya pak, belakangan bumi kita kok sering dihadiahi gempa?

  10. pak, adalagi gempa tuh di tenggara Cilacap, dari pikiran-rakyat

    “Sementara itu, gempa bumi juga kembali mengguncang Pangandaran, Kab. Ciamis dan Cilacap Jawa Tengah dengan kekuatan 5 pada skala Richter (SR), Kamis (9/8), pukul 22.02 WIB. Gempa berpusat di lokasi 99 km arah tenggara Cilacap. “Pusat gempa sama dengan gempa yang menyebabkan tsunami di Pangandaran, beberapa waktu lalu,” kata petugas Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) Cilacap, Dwi.

    Menurut dia, pusat gempa berada di kedalaman 30 km, tepatnya di posisi 8.61 LS – 109.05 BT.”

    lihat http://www.pikiran-rakyat.co.id/cetak/2007/082007/10/0101.htm

    cuma lihat di usgs gak ada ya, tapi di bmg ada tuh http://gis.bmg.go.id/mapper.asp

    ………….

  11. Pakde Rovicky…mau nanya, mengapa pusat gempa nya di perairan Dermayu tapi kok dampak paling parah akibat gempa kmrn itu justru di Sukabumi ?!?! Kenapa nggak misalnya di daerah Patrol (Dermayu) ataupun Brebes, Tegal, etc, yang notabene jaraknya lebih dekat ke pusat gempa?? Matur nuwun Pakdhe…

  12. thanks Brother atas Concernnya terhadap keadaan bumi pertiwi yang semakin amburadul ini, memang kayaknya Bumi sudah memperlihatkan tanda-tanda tua, seperti layaknya orang tua Bumi pun bakalan mengalami masa-masa menopause yang berat. Jadi pesan ku untuk Brothers yang seiman, Tingkatkan takwa kalian terhadap Allah Swt,..tabahlah

  13. Di saat bangsa kita tengah berupaya melakukan refleksi terhadap makna kemerdekaan hakiki, mudah-mudahan badai dan gempa cepat berlalu. Sejahteralah bumi, damailah pertiwi. Merdeka! Salam kenal dari Kendal, Pak, sekalian mohon izin ngelink blognya. Terima kasih.

  14. katanya, kalau daerahnya rawa, maka bangunan diatasnya (seperti kota Jakarta) yang diguncang gempa, mungkin tidak ambruk (tergantung gedhe gempanya kali) tapi makin turun (ambles), bener nggak Pak Dhe?

  15. Saya masih nggak ngerti pakdhe, kenapa ya kok gempanya dirasakan di daerah2 yang terpisah2, nggak semata2 daerah yang deket sama gempa. Apa sebenernya di daerah2 itu juga terjadi gempa sendiri yang terpicu oleh gempa yang laen. Atau apa memang rambatan getaran gempa itu melalui jalur2 tertentu saja?

  16. Sebagai Peblog Indonesia, menulis memberitahukan informasi yang sangat berguna kepada khalayak sudah dilakukan. Penting bagi kita untuk berbuat sesuatu yang nyata di Negara Republik Indonesia ini!

  17. Ada palu raksasa di kedalaman 250 KM yang menyebabkan gempa ataukah ada ledakan dahsyat dari pemuaian batuan dalam jumlah sangat-sangat besar secara serentak dan tiba-tiba.

    Pada kedalaman dibawah kerak bumi minimal 35 km setahu saya dari kuliah dulu sudah merupakan lapisan mantel bumi yang bersifat liquid seperti aspal. Apalagi ini terjadi pada kedalaman 290 km, pasti lapisannya sudah panas seperti lava tapi sangat kental karena tekanan yang sangat tinggi.

    Lempeng/lapisan samudera yang relatif lebih dingin sudah lama menembus lapisan panas ini. Dalam proses yang sangat lama terjadi pemuaian yang terkekang (tanpa pembesaran volume) yang terus terakumulasi. Ketika jumlahnya telah melebihi keseimbangan, artinya lapisan batuan sekitarnya tidak mampu lagi menahan energi muai yang sangat besar sekali, kemudian terjadilah pemuaian dinamis secara tiba-tiba dan menimbulkan gempa dan perubahan volume lapisan bumi disekitarnya. Perubahan volume lapisan bumi ini bisa menyebabkan permukaan bumi di atasnya menyundul ke atas membentuk gunung atau pulau.

    Gunung api yang aktiv juga menimbulkan getaran yang diakibatkan karena aktivitas lapisan cair yang sangat panas di dalam bumi. Bedanya jika gunung meletus mengeluarkan lava dan abu panas, maka lapisan mantel bumi jika meletus mengeluarkan gunung atau pulau, sama-sama memberikan getaran.

    Dalam peta google earth, nampak di sebelah utara Indramayu ada pulau kecil yang diperkirakan bersamaan terjadinya dengan gempa masa lampau.

    Untuk membuktikannya, perlu penelitian permukaan dasar laut di atas pusat gempa.

    Ketika proses terbentuknya pulau Jawa kemungkinan disertai dengan adanya gempa sebagai hasil samping.

  18. Hallo pakdhe.. rasanya setiap ada gempa saya jadi ingin cepat2 baca dongeng geologi Anda…

    Ada satu pertanyaan menarik dari dialog interaktif di sebuah radio pada waktu terjadinya gempa pagi dini tadi.. yaitu : Mengapa redaksional BMG menyebutkan kota Indramayu sebagai parameter penyebutan titik koordinat gempa? padahal bisa saja kan disebutkan titik pusat gempa sekitan Km dari Bandung, dari Jakarta, dari Bogor, dan sebagainya ( yang jaraknya juga cukup dekat dengan pusat gempa). Kira-kira mengapa ya pak dhe?
    Makasih..

  19. adek saya Pakdhe, yang lagi PKL di kebumen (kebetulan dari geofisika UGM) koq ndhilalah ngerasakke gempanya. Lha wong saya di jakarta enak2 tidur ditelpon buat mastiin ada gempa πŸ™‚

  20. OmPapang, pak Dhe! Tadi malam itu saya sama sekali gak tahu kalo ada gempa. Aku terbangun karena 2 anak saya masuk ke kamar sambil tereak2. Waktu aku longok kebawah, dari unit saya lt.14, ternyata orang2 pada lari serabutan.
    Om, pak Dhe! gejalah apa ini? katanya Jakarta relatif ‘aman’ dari gempa besar, tapi koq ternyata enggak.
    Apa ini anomali?

  21. sy suka dengan warna dan gaya blog ini…
    mau donk dibagiin ilmunya..
    soal gempa…yach gimana lagi kita nda bisa mencegah atau memprediksinya terlalu sulit… yang pasti kita harus lebih siap dan waspada…
    misal… satgas bencana harus selalu siaga 24 jam..termasuk segala kelekapannya…harapannya kemungkinan terburuk dapat terhindarkan jika kita lebih siap.
    selalu berdoa ya..

  22. tambahan lagi neeh sapa tau Mister Rovicky mao analisa lagi.. mungkin gak sih di Bumi ini kejadian seperti di film CORE ( film lama siih, yang menceritakan pergeseran inti bumi sehingga menyebabkan medan magnet bumi berubah?? ) naah sapa tau ini ngaruh juga ke gempa semalem hehehehe.. seneng banget deeh dongeng Geologinya Pak Rovicky… hebaaat…

  23. Seharusnya di negeri yang memiliki “kekayaan alam” berupa gempa bumi ini pengetahuan “geologi” mustinya menjadi sesuatu yang wajib dipelajari secara intens dari tk s.d. pt seperti halnya bhs indonesia atau ppkn itu… Coba kalo Menteri Pendidikan kita tu Pak Rovicky (??) hehe

  24. maf, koreksi….. .

    lamanya gempa 30-45 detik sekitar jam 12 malam lewat 6 detik tadi malam.

    .. .
    maaf yee salah ketik tadi,hehe”… . .. ..!!!

  25. laporan juga Pak Dhe.. .saya di Sukabumi JaBar, gempa jg terasa cukup keras dan mengguncang cukup lama sekitar 30-45 menitan gtu,,, tadinya dikira patahan Lembang thu lg “ngamuk” cuz lumayan mengguncang banget thu gempanya tapi alhamdulillah, untungnya gak terlalu parah dampak gempanya disini meskipun saya dengar di sebagian tempat ada kerusakan kecil seperti dinding rumah retak-retak dan atap genting pada runtuh.

    .. .

    seneng lihat blognya om Rovicky (ato pengen di sapa Pak Dhe, hehe.. .) yang mengulas ttg GEOLOGI, palagi saya jg suka menikmati/seorang penikmat keindahan ALAM… .jd bangga jg Indonesia punya seorang ahli geologi yg berkompetensi seperti Pak Dhe, Hehe”.. .salam dari saya Om Rovicky!. . .

  26. Mas Eko, kan sudah dijelasin sama Pak Rovicky bahwa kedalaman pusat gempa di Laut Jawa, makin nga-lor itu makin dalem.. artinya apa ? Kemungkinan Tsunaminya kecil kecuali dihajar gempa diatas 8,5 SR.

  27. Pak dhe.. ada kbr, msh burung sih.. ktnya taiwan jg kena lho.. dhe.. ada apa ya sama bumi kita ini.. apa dah mo ngusir? capek ditumpangi sama manusia..

  28. Semalam pas gempa kukira cuma perasaan saya aja yg, ternyata wktu temen2 pada keluar dan saya lihat kabel di kamar saya bergoyang baru saya sadar bahwa itu adalah gempa….

  29. Iya Dhe… semalem gempanya terasa banget di Jakarta. Kebetulan terjadi persis setelah PILKADA… lho apa hubungannya? Nggak ada lah… apa iya gara-gara kumis terus ada gempa?…

  30. Mr Rovicky. kok tumben2nya yaa lempeng Laut Jawa ini “ngamuk” ada apa yaa?? apa nantinya di Kalimantan yang gak pnh ada gempa yg berarti , akan muncul gempa besar juga?
    Atau tiba2 di Kep Seribu terjadi gempa 9 SR , Tsunami bisa menenggelamkan monas dong yaa?

  31. iya pak de..gempa semalam terasa cukup bergoyang di padang..ngga nyangka klo itu dari laut jawa…syukurlah tidak terjadi gempa dangkal.

  32. Semalam juga terasa keras di daerah bantul, Jogjakarta. padahal pusat di indramayu yang jauh dari jogja, kok bisa kena juga ya jogja.

    untung tidak ada kerusakan di daerah bantul, hanya panik aja mungkin masih trauma 27 juli dulu.

  33. kayaknya gempa smalam menjadikan kita menjadi lebih berpengetahuan dan sadar bahwa mereka yang tidak tinggal di sepanjang tepian “ring of fire” yang melintang di laut selatan, juga harus waspada dengan kemungkinan tertimpa bencana gempa bumi.

Leave a Reply