Tanah di Desa Bodag, Madiun itu akhirnya longsor

0

Berita di Metro TV menyebutkan bahwa Longsoran di Bodag telah runtuh hari Ahad 15/April setelah hujan deras. Dan seperti yang sudah ditulis disini sebelumnya bahwa ada 25 KK yang harus dipindahkan/dievakuasi ke tempat lebih aman.

Mungkin ada yang tertarik melihat bagaimana longsoran itu terjadi bisa dilihat di website Metro TV. Kewaspadaan masyarakat setempat menyelamatkan penduduk disini, dengan tidak adanya korban jiwa, walaupun sempat membuat panik ketika longsor terjadi.

NOTE : Menurut Pak Amien Widodo dari ITS yang longsor ini bukan Bodag, yg beliau lihat di Madiun, tapi ini kejadian di Ponorogo. Ini justru menunjukkan bahwa daerah berlereng curam akan sangat berbahaya ketika hujan deras. Dan hampir semua lereng Gunung Wilis menurut Pak Amien memilki tanah lapuk yang cukup tebal, dan lereng curam dengan tanah yang tebal ini sangat rawan longsor.

🙁 “Looh Dhe mosok seeh Metrotvnews KELIRU ?”
+ 😀 :” Lah ya ini pelajaran buat reporter Metro TV, untuk memberikan info yang lebih tepat

– 🙂 : “Juga pelajaran buat Pak Dhe, tidak boleh buru-buru mensitir berita ya ?”
+ 🙂 “siwalan kowe le”

 

Metrotvnews.com, Madiun: Sedikitnya lima hektare tanah pertanian di Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Ahad (15/4), terkena longsor. Hujan yang terus menerus turun di Desa Bodag, Kecamatan Kere, Madiun, Jawa Timur, beberapa hari terakhir mengakibatkan pergerakan tanah di lereng bukit. Fenomena tersebut sempat membuat warga panik.

Kontur tanah di wilayah tersebut cukup miring karena terletak di lereng Gunung Wilis. Akibatnya, longsoran tanah terseret hingga radius lebih dari 100 meter. Musibah tersebut juga menyebabkan tanah di sekitarnya retak-retak bahkan amblas. Sebanyak enam rumah warga juga rusak. Sebanyak 25 kepala keluarga harus dievakuasi ke tempat yang lebih aman.(YUL)

http://www.metrotvnews.com/berita.asp?id=37007

Leave a Reply