Pertanda longsoran itu terus berkembang

3

longsor.gifmelompat.png Masih ingat tulisan tentang mengenal longsoran di sini ? Ir Amien Widodo dari ITS baru saja menjenguk perkembangan longsoran ini di Desa Bodag Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun. Dan seperti biasa beliau juga menyampaikan sebagai awal pembelajaran untuk mencegah terjadinya korban longsoran disekitar anda.

longsor-lagi-1.jpgPada tanggal 6-10 April Pak Amien meninjau perkembangan ini dan bahkan mencatat adanya beberapa retakan retakan baru terjadi hari
– Jumat 6 April 2007 1,8 m
– Sabtu 7 April 2007 2,2 m
– Senin 9 April 2007 2,6 m
– Selasa 10 April 2007 2,8 m

Menurut Pak Amien gejala awal longsoran di Madiun ini sudah cukup kritis …

🙁 ” Whaduh dhe kok wis “mingklik-mingklik” … Trus gimana ya Dhe menahannya ?”

Saat ini sudah ada 6 keluarga yang harus pindah (relokasi) karena sudah terpotong oleh retakan ini dan ada 35 KK lagi yang kita sarankan untuk ngungsi sementara selama musim hujan ini 35 kk ini ada diatas calon mahkota longsoran.

Rencana Pak Amien, “Nanti kalau sudah longsor baru kita upayakan perbaikan”

– 🙁 : “Whallah … nungguin kok nungguin longsor ta Dhe ?”
+ 🙂 : “Lah mana kuwat kita menahan longsoran segede gitu to le ?”

longsor-lagi-2.jpg

Pada saat longsor, ada perpindahan massa batuan yang cukup besar. Pada lokasi dimana volumenya besar kecepatannya tentusaja rendah. Namun pada bagian ujung yang tipis kecepatan tanah ini cukup tinggi sehingga dapat terlihat seperti melompat karena bidang luncur yang melengkung.

melompat.pngKarena kecepatan longsoran yang sedemikian cepatnya ini dikhawatirkan tidak memberikan waktu cukup untuk menghindar.

Silahkan tengok kecepatan saat terjadinya longsor disini. Klick di movie Youtube yg ada disitu.

3 COMMENTS

  1. Permasalahan berikutnya adalah permasalahan sosial yang sangat rumit, “walau” sementara ini baru 6 kk sudah rumit karena harus mbuatkan rumah dan sawah karena ke 6 kk tersebut petani dan sawahnya termasuk yang kena longsor. Mencari tanah dan membangun saat ini jelas butuh biaya besar (ini mungkin akan segera ditalangi pemkab). Gimana nanti kalau sampai tambah 35 kk. Saya kemarin di lapangan ikut bingung juga, gimana ya…….

  2. Aku pernah mbaca tentang longsoran di sijeruk banjarnegara 2006 yang korbannya banyak banget (kalo ga salah sampe ratusan). Kata penduduk di situ katanya tanahnya terbang/lompat, akumulasi tanah yang longsor dari atas lereng ke daerah tekuk lerengnya lebih sedikit, yang banyak malah puluhan meter dari tekuk lereng dan mengakibatkan pemukimannya tertutup oleh tanah. Jadi kesannya longsorannya bisa mlompat gitu. kok bisa ya dhe? katanya sih karena ledakan pori dari tanah/batuan ditambah beban dari vegetasi pada lerengnya, bener ga dhe?

Leave a Reply