MALUKU UTARA — Magnitude 6,6 SR, 29 Nov 06, 08:32:22 WIB

11

125_5.gifSeorang kawan SekJen IAGI yang bekerja dii BPPT mengirimkan pesan ini ke saya.

SMS Gempa BMG:
Magnitude 6,6 SR, 29 Nov 06, 08:32:22 WIB, Lokasi 2,42LU, 128,10 BT [347 km Timur Laut Labuha, Maluku Utara], Kedalaman 13 km. Berpotensi TSUNAMI [untuk diteruskan ke masyarakat]

R i d w a n

Semoga tidak ada ada korban yang terkena gempa ataupun kemungkinan tsunami yang terjadi.

Telah terjadi gempa kuat di ujung utara Pulau Halmahera. Gempa dengan kekuatan MW 6.1 (USGS) atau 6,6 SR (BMG).
130_0.gif

Kometar rekan Awang H S

Ya, terjadi dua gempa dalam selang hampir dua jam. Kelihatannya kedua
gempa tak saling berhubungan berdasarkan : magnitude, sekuen kejadian
dan kecepatan perambatan energi, dan mekanisme penyesaran pada kedua
gempa.

Yang terjadi pukul 06.48 WIB berlokasi di laut selatan Pulau Mindanao
pada overriding Philippine island arc di sebelah timur Cotabato trench,
mekanisme penyesaran kelihatannya oblique strike-slip (berdasarkan
histori momen tensor solution).

Yang terjadi pukul 08.32 WIB berlokasi di laut barat Pulau Morotai pada
overriding Halmahera island arc di sebelah timur Halmahera trench,
mekanisme penyesaran kelihatannya thrusting (berdasarkan histori momen
tensor solution). Gempa di laut, magnitude 6.6 SR (6.1 Mw), sesar naik,
kedalaman 70 km bisa saja menimbulkan tsunami. Tetapi kedalaman 70 km
ada di batas paling lemah untuk tsunami (berdasarkan statistik). Semoga
Morotai dan Ternate tak dilanda tsunami.

Salam,

awang

intensity.jpg

Berita dari Antara :

Gempa Hancurkan Rumah, Sekolah dan Mesjid di Morotai

Ternate (ANTARA News) – Gempa bumi berkekuatan 6,6 Skala Richter di perairan 347 km timur laut Labuha, Kabupaten Halmahera Selatan, Rabu pagi, menghancurkan 10 rumah warga, sebuah mesjid dan sebuah sekolah dasar di Desa Sopi, Pulau Morotai, Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, namun tidak memicu tsunami.

“Laporan yang kami terima dari Polsek Morotai, di Desa Sopi ada 10 rumah warga, sebuah mesjid dan sebuah gedung sekolah yang hancur akibat gempa bumi tadi pagi. Namun demikian, warga di desa itu tidak ada yang cedera,” kata Pelaksana Harian Kabid Humas Polda Maluku Utara, Kompol Ramli, di Ternate, Rabu.

Hancurnya rumah, mesjid dan gedung sekolah di Desa Sopi karena goncangan tanah, bukan karena gelombang pasang (tsunami). Saat terjadi gempa bumi, warga di Pulau Morotai memang sempat panik karena khawatir akan disertai tsunami, tetapi ternyata tidak.

Menurut Kabid Humas, seluruh polres dan polsek di Maluku Utara telah diinstruksikan agar melakukan pemantauan di wilayah masing-masing, terutama mengenai kemungkinan adanya korban jiwa atau kerusakan rumah warga/bangunan fasilitas umum, menyusul terjadinya gempa bumi pada Rabu pagi.

Namun sampai Rabu siang, baru dari Polsek Moratoi yang melaporkan adanya kerusakan rumah warga dan bangunan fasilitas umum akibat gempa bumi. Polda Maluku Utara mengalami sedikit kesulitan mengetahui keadaan seluruh wilayah Maluku Utara akibat kendala sarana komunikasi.

Sementara itu, dari Kabupaten Halmahera Selatan, tempat terjadinya gempa bumi, hingga berita ini diturunkan belum ada laporan mengenai rumah warga atau bangunan fasilitas umum yang rusak akibat gempa bumi tersebut. Namun demikian, Pemkab Halmahera Selatan juga terus melakukan pemantauan di lapangan. (*)

Copyright © 2006 ANTARA

29 November 2006 12:11

11 COMMENTS

  1. Maap ya pakdhe.. tu bukan saya yg kirim artikel aneh yg ada d atas.. jadi jangan asal sebut nama dc… ntar bs jd fitnah lho…

  2. Mas Alfian Bobby,

    Tobat itu tidak akan menghentikan gejala gempa. Yang perlu dilakukan adalah mempelajari “perilaku gempa”. Lah wong gempa diketahui akibat gerakan tektonik juga baru diketahui 50 tahun yang lalu kok.

    Dan perlu diingat, gempa itu tidak membunuh manusia, yang membunuh itu bangunan rapuh yang “ngebruki” manusia didalamnya 🙁

  3. HERCOLUBUS ATAU PLANET MERAH
    Bumi dalam keadaan bahaya!
    http://indonesia.hercolubus.net

    “Ada celah dalam yang sangat besar di dasar laut, yang mana telah berhubungan dangan api di bumi. Ini tiba secara langsung ke ekperimen atom yang dilaksanakan oleh ilmuwan dan kekuasaan-kekuasaan yang percaya bahwa diri mereka sendiri yang maha kuasa. Mereka belum mempertimbangkan konsekuensi kekejaman atau kekejian yang telah mereka lakukan, dan bahkan terus mereka lakukan, melawan planet maupun umat manusia”.

    “Oleh karena celah pasang surut ombak ini, gempa Bumi dan berbagai hal lain yang mengerikan akan terjadi di air dan di atas daratan. Tidak ada kota pesisir yang tidak akan dihanyutkan dan daratan akan mulai karam ke dalam samudera karena poros Bumi mulai bergeser sebagai suatu hasil dari semua eksperimen yang dilaksanakan”.

    “Posisi Bumi tidak pada posisi yang benar dan ini berkombinasi dengan guncangan, gempa bumi dan ombak pasang surut, akan menyebabkan pergeseran sepenuhnya dan penggelamannya akan mulai. Jangan pergi dan berpikir, pembacaku yang terhormat, bahwa planet akan karam mendadak. Ini adalah peristiwa yang lama, lambat dan…”.

    V.M.Rabolu

  4. Betul setelah dikoreksi spt dibawah ini :

    Metrotvnews.com, Jakarta: Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) menyatakan, gempa tektonik berkekuatan 6,2 Skala Richter dengan kedalaman 72 kilometer trjadi di Maluku Utara. Gempa ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami. Pernyataan BMG ini sekaligus mengoreksi informasi sebelumnya dari sistem tanda peringatan alarm warning sistem.

    Dari sistem tersebut, semula tanda peringatan yang secara otomatis terkirim melalui pesan pendek (SMS) ke nomor yang sudah didaftarkan menyebutkan, gempa di Maluku Utara ini berkekuatan 6,6 Skala Richter dan dikhawatirkan berpotensi menimbulkan tsunami.

    Namun, menurut Kepala Pusat Sistem Data dan Informasi Geofisika Sunarto, setelah dicek secara manual gempa tersebut berkekuatan 6,2 Skala Richter dengan kedalaman 72 kilometer, sehingga tidak berpotensi tsunami. Pusat gempa berada di laut, yaitu 12 kilometer sebelah barat laut Hapo, Pulau Morotae. Karena itu, kerusakan diperkirakan terjadi di sekitar Desa Hapo, Kecamatan Morotae, Halmahera Utara. Gempa susulan mungkin terjadi, namun tidak akan sebesar gempa awal.(DOR)

  5. Gempa di Maluku Utara

    Barusan dapat kabar dari temen, telah terjadi gempa di Maluku Utara. Bahkan menurut BMG, gempa kali ini berpotensi tsunami. Kaget juga, soalnya 2 tim “Penamaan Pulau-pulau Terluar” yang anggotanya masing-masing 2 orang temen-temen kantor…

Leave a Reply