Paricutin, gunung api termuda lahir tahun 1943

0

Paricutin, March 1944. From Foshag and Gonzalez-Reyna (1956).Pada tahun 1943 di Mexico lahir sebuah gunung api ditengah-tengah kebon jagung. Ya, sebuah gunung api, bukan hanya gunung lumpur seperti yg kita lihat di Sidoarjo, tetapi ini gunung api lengkap dengan lava pijarnya.

Kalau sekarang di Sidoarjo Jawa Timur kita menyaksikan kelahiran sebuah gunung lumpur. Maka di Mexico pernah terjadi kelahiran gunung api. Ya, gunung api, bukan gunung lumpur. Gunung api ini tadinya ya tidak ada wong namanya juga lahir, dan bayi ini lahir ditengah-tengah kebon jagung.
“Pak Dhe gunung apinya sekarang udah gede ya ?
“…. ntar dulu dengerin ya ..”

Lahirnya Gunung ApiPada hari Sabtu 20 February 1943 tiba-tiba terasa adanya getaran di tanah (tremor), seorang saksi yg dikenal dengan nama Dioniso Pulido’. menceriterakan dengan cukup detil. Gertaran tremor ini terasa sangat kuat bahkan menurut Louis Dumois getaran ini sampai membunyikan lonceng gereja. Tanah di tengah-tengah kebon jagung di terlihat merekah, berbau menyengat seperti telur busuk, ugh !.

Dari dalam rekahan itu terlihat ada asap keluar. Suasananya tentu sangat menyeramkan. Penduduk sekitar tidak tahu menahu apa yg terjadi. Apakah tuhan marah ? pikir mereka.
Sebuah desa terdekat San Juan and San Salvador Paricutín, yang terakhir ini kira-kira hanya satu kilometer dari titik pusat gunung api yang baru lahir ini.

Penduduk sekitar enggan meninggalkan tempat, lah iya lah ya wong tempat itu berupa kebon jagung milik mereka. Tentu saja kebon jagung itu sangat subur sehingga merekapun enggan meninggalkannya. Bahkan satu bulan berikutnya Presiden Mexico Lázaro Cárdenas sendiri datang meninjau tempat ini dan meminta penduduk sekitar untuk mengungsi.

Paricutin. Photograph by K. Segerstrom, U.S. Geological Survey, September 30, 1948.Aktifitas bayi gunung api ini tidak surut, bahkan hingga satu tahun berikutnya menunjukkan aktifitasnya dengan erupsi yang sangat kuat. Akhirnya selama delapan tahun bayi gunung ini terus berkembang hingga tahun 1952.
Gambar disebelah ini diambil pada tahun 1948, atau ketika berusia 5 tahun. Ah, ini kalau anak kecil sedang mbeling-mbelingnya, kan. Gunung bayi ini pun memuntahkan lava (batuan cair) dari kepundannya.

Aktifitas kelahiran gunung api inipun tentusaja menjadi sebuah pembelajaran yang bagus dan sangat tepat untuk dipalajari para ahli volkanologi. Berbagai pengamatan selalu dilakukan bahkan dipetakan perkembangannya. Bagaimana dahulunya sebuah desa yang tenteram menjadi sebuah gunung api, bahkan satu desa Paricutin habis ditelan gung bayi ini.

Evolution of the Paricutin lava flowsby James Luhr and Tom SimkinPerkembangan bayi ini direkam dan digambarkan seperti disebelah ini. Terlihat bagaimana kompleksnya peristiwa kelahiran seekor gunung api.

Barline dibawah itu skala pembanding 1 Km
legend.gif

seger_46_night.jpg

Sangat jelas di gambar itu bagaimana sebuah desa yg digambarkan coklat, terutama desa Paricutin yang setelah delapan tahun ditutup oleh aliran lahar. Juga dua desa lainnya Anghuan serta San Juan sempat ditinggalkan penduduk karena ancaman bahaya letusannya.

Sebuah gereja di Paricutin bahkan menjadi tonggak peristiwa ini. Pada tahun 1948 gereja ini dikelilingi oleh endapan lava yg sudah berubah menjadi batuan beku.

Peristiwa kelahiran ini direkam dan dibukukan dalam buku yg berjudul “Paricutin The Volcano Born in a Mexican Cornfield” by James Luhr dan Tom Simkin.

paricutin.jpgparicutin_2.jpg

Akhirnya gunung ini tiba-tiba berhenti aktifitasnya setelah 8 tahun erupsi. Bentuk gunung yang berupa  kubah cone (jadi inget eskrim 😉 ) ini berukuran tinggi 1,100 feet (336 m) itu telah terbentuk dengan luas sekitar 10 milpersegi (25 kmpersegi). Total volume yg dikeluarkan sekitar 0.3 miles kubik (1.4 km kubik).gereja-paricutin.jpgTidak ada korban yg meninggal akibat letusan serta semburan abu ini. Namun sungguh aneh ada tiga orang yg dilaporkan tewas akibat adanya kilat yang menyambar selama semburan. Referensi lain ada yg menyebutkan 1000 yg meninggal (?), atau terpaksa mengungsi akibat kelahiran gunung api ini.

Bayi gunung itu saat ini tertidur pulass, setelah kelahirannya yg melelahkan selama 8 tahun. Gunung ini akhirnya jatuh tertidur sejak tahun 1952. Walaupun tertidur pulas (?mungkin mati), gunung ini saat ini menyandang gunung termuda didunia, yang lahir pada hari Sabtu, 20 februari 1943. Akhirnya gunung ini menjadi pusat perhatian penggemar wisata kebumian di Mexico.

map_mex_l.jpgKamu bisa melihat bentuk gunung itu dengan google earth. Lokasi gunung ada di 19.5N, 102.2W coba cari disekitar posisi itu. Seperti dibawah ini.

Yang berwarna hitam legam itu adalah lava flow, atau aliran lava pijar sebelumnya yang menutup Desa Paricutin. Sedangkan kepundannya berbentuk “cone”.

google earth

“Pak Dhe, apakah di Sidoarjo nantinya juga menjadi gunung api ?”
“Waddduh ini yg perlu kita selidiki dan kita ketahui, itulah sebabnya kita harus mencatat setiap adanya perubahan perilaku gunung lumpur ini. Saat ini memang yang terlihat adalah semburan uap panas”.
“Apa yang harus dilakukan, Dhe?”
“Ya, paling tidak gunakan semua ilmu semua daya upaya mengetahui dahulu apa yg terjadi, termasuk mencari data-data dengan relief well yang sudah direncanakan itu.”

References : berbagai sumber internet

1 COMMENT

  1. apakah gerakan saismograf masih terjadi saat Gg. Paricutin tertidur?
    berarti gunung paricutin sedang menyimpan kekuatan.

  2. naik….naik ke puncak gunung. eh, blum bs soalnya gunungnya baru lahir…. tunggu gedean dikit kali ya…… kasian sidoarjo mndapat petaka akibat kerakusan dan kebodohan manusia..

  3. Duh Kasihan org Mexico yang desa yang tenggelam kedalam perut Gunung jadi Marah makanya Gunungnya diberi nama yang sesuai dengan nama desa yaitu Paricutin inget aja huruf depannya Ikan Pari…!!!
    Knp ya kok gak meletus lagi nyari ibunya kali kasihan gak punya ibu. Duh takut nanti di Kota yang gua kunjungi eh tiba – tiba lahirlah gunung api tau ya kalo gitu gak mau ke Sidoarjo takut kalo itu Gunung yang masa Erupsinya mengeluarkan lumpur panas takuuuttttt!!!!!!banget……!!!!!!!!
    Waspada orang Sidoarjo nanti lumpur Gunung nanti namanya Gunung Porong dech jadi Kabupaten Sidoarjo
    harus nambah lahan kasihan – kasihan nasib Bangsaku tapi tidak apa – apa kita harus belajar yang tekun supaya bisa tau Gunung terjadi seperti apa ngeri banget biasanya bayi kan suka usil tapi ini marah

  4. Seru sekali ceritanya… g kebayang aj kl di jaman sekarang ini timbul sesuatu dari dalam tanah yang akhirnya mmbentuk sebuah gunung… “Gunung Api lagi!!!” tp gw pnasarang pngen liat tuh gnung…
    thk yah..

    rgds,
    funtse..

  5. di deket tempat tinggalku juga ada gunung kok. ada 2 lagi. herannya dari dulu tuh gunung gak tinggi2 dari dulu, sejak aku lahir sampe saat ini juga gak tinggi2. menurut ahli geologi dan ahli astronomi dan juga menurut mbah2 setempat gunung itu gak bisa tinggi soalnya cuman sebuah nama desa : gunung mujil

  6. kAlo wAktUnyA laHiR ya paStI laHir, tOh juGa daH taKdiR… taPi kaYaknYa kaLo dI poRonG tuCh beDa deh… tuCh guNunG luMpuR laHir gAk deNgaN seNdiRinYa, coZ umPaMa gaK di b0r ‘KaN gaK baKalaN aDa… waDucH… kaYaknYa ahLi peNgeboR iNdoNesIa haRus seKoLah LaGi deCh, biAr gaK saLah boR oR saLah teMpaT…

  7. […] Kalau melihat gambar/ ilustrasi diatas, kita dapat melihat bahwa ketika semua material dibawah itu sudah berpindah keatas, maka karena adanya amblesan sangat mungkin lubang semburan tertutup sendiri, maka semburan terhenti. Namun tentunya seandainya lubang tempat semburannya tertutup sendiri ini, bukan berarti tekanan atau tenaga dari bawah ini sudah habis looh. Sangat mungkin saja tekanan ini mencari jalan keluarnya. Kalau ada lubang lain yang terbentuk akibat aktifitas manusia (penegboran yang sembrono) maupun oleh akibat alamiah (gempa yang membuat rekahan). Hal ini sama saja dengan gunung api, kita tahu ada gunung api yg non aktif dan ada yang aktif. Juga kita sudah tahu ada cerita kelahiran gunung api Paricutin disini. Kalau pingin lihat foto-fotonya silahkan tengok di kolom Jeprat-Jepret di sebelah itu ya. Soale kuota PakDhe udah habis untuk ke wordpress . […]

  8. Di deket rumah aku juga ada gunung muda/baru yang ama penduduknya dikasih nama GUNUNG ANYAR. Kayaknya sih lahirnya tahun 1918 (menurut embah-embah) dan sekarang lagi serius di pantau sehubungan dengan hot mud flow di Siring. Siapa tahu nyemburnya di sana, lahirnya di sini???

  9. Koordinatnya mungkin maksudnya 19.493048N -102.251003W . BTW berita terbaru itu lumpur katanya mau dijadikan/ diurug ke rawa2 bakau yg sekarang banyak terkikis air laut.

  10. biasanya cerita gunung lahir selalu bayangannya di hutan belantara atu tempat yang sepi yah? 🙂 tapi adik satu ini di tengah-tengah kebun jagung. berarti mungkin aja suatu saat nanti di tengah kota? wawawawa…. 😛 yah, bener kata om joko tadi; emang udah takdir alam.
    ada cerita tentang kilat yang menyertai lahirnya gunung api nggak pak rovick? kok serem juga yah, kalo sampai nyamber penduduk sekitar sana?

    salam,

Leave a Reply