Indonesia Barat-Timur dalam eksplorasi migas dan mineral

53

indonesia_small.jpgNengok eksplorasi migas bentar ya ….
Mengapa Indonesia Timur ini agak lambat eksplorasi migasnya ?

Memang Indonesia Timur ini beda jauh secara geologi dari Indonesia Barat. Kalau pelajaran jaman sekolah SMP dulu yang barat disebut Dataran Sunda dan yang timur Dataran Sahul. Saat ini geoscience menyebutnya untuk bagian barat sebagai Sunda Shelf (paparan Sunda) bagian dari Eurasia Plate. Sedangkan yang timur bagian dari Australian Plate. Sakjane dulu batasnya sudah diperkirakan oleh ahli biologi Wallace, disebut Wallace line.

Cirinya Indonesia barat lautnya dangkal, Indonesia Timur lautnya sangat dalam. Namun ada yg dangkal di sebelah selatan Pulau Irian, yg merupakan kepanjangan dari Australia. Geologi Indonesia timur lebih kompleks karena tektonik tumbukannya juga dipengaruhi merangsuknya plate/kerak samodra dari Timur. Ini yg membuat Filipina makin runyem struktur lipatan dan patahan geologinya.

indonesia

Secara historis,

Indonesia barat diketemukan migas lebih dahulu dibanding Indonesia Timur. Dibornya sumur Talaga Said akhir abad 19, merupakan sumur tertua di Indonesia dan kedua di dunia. Eksplorasi selanjutnya merembet hingga Balikpapan. Hampir semua eksplorasi diketemukannya migas ada di Indonesia Barat. Disini secara tidak sengaja pengetahuan kita tentang Indonesia Barat lebih maju, dan Pengetahuan geologi Indonesia Timur menjadi tertinggal.

Secara geologis

Irian dan laut arafura yg cukup “dangkal” ini lebih mirip kondisi geologi NWShelf Australia hingga Timor Gap area. Itulah sebabnya dulu ARCO sekarang BP yang menemukan lapangan Gas Wiriagar (Kompleks Tangguh Field), mendekati dari pengetahuan geologinya dari Australi dan Nugini. Orang-orang Indonesia lebih sering mendekati geologi dari arah Indonesia Barat jelas susah nyambungnya.

Latar belakang pengetahuan, operasi dan teknologi

Karena kompleksnya geologi serta historis diatas, maka Indonesia timur hanya sedikit dipelajari. Secara operasi juga karena lautnya cukup dalam menjadikan teknologi drillingnya tertinggal. Nah kalau sesuai dengan uraian anda dengan new tekno mungkin nantinya (dan seharusnya sudah mulai) akan dikerjakan eksplorasinya.

Sayangnya daerah Indonesia Timur ini tidak termasuk diantara 41 blok (daerah) yg ditawarkan Migas bulan Agustus kemarin. Ntah mengapa aku ngga ngerti. Padahal ada Amborip Block disekitar Arafura itu yg masih belum “laku” (mungkin masih terbuka, aku mesti chek lagi!). Sedangkan Banda Sea yg laut sangat dalam ini pengetahuan geologinya orang-orang saat ini masih gelappp !!

Coba tengok 41 daerah yg ditawarkan 2006

Kendala operasi lainnya adalah, Indonesia ini kan sepertinya “juwalan” daerah untuk mengundang investor. Tetapi kesulitannya karena sepertinya banyak yg ngga tahu geologinya, ya gimana mau ngejualnya ? Misalnya berapa harga jualnya kan sulit nentuinnya, berapa splitnya yang menarik, bagaimana term eksplorasinya dll.

Latar politis, barangkali saja ada atau hanya efek yg diatas itu. Nah kalau ini njenengan aja yg njelasin aku ra mathuk 🙂
Yang aku tahu hanyalah:
– MIGAS tugasnya mengkapling2 blok utk “dijual”,
– BPMIGAS ini badan lain tugasnya mengawasi perusahaan kontraktor2 (KPS), misal Exxon, Chevron, Petronas dll … yg jumlahnya mungkin 60an lebih. Termasuk Lapindo, Medco dan juga Pertamina.
– Pertamina sendiri, ini yg dulu memegang ketiganya. Sekarang dibagi 3 spt diatas itu dan anda yg lebih tahu mengapa dibagi2 (lebih tepatnya dipecah).

Ketiga institusi diatas semuanya berada dibawah RI-1.

peta-lisensi pengerjaan eksplorasi migas

Indonesia Timur lebih maju dalam eksplorasi mineral bijih.
Indonesia Timur ini walaupun eksplorasi migasnya agak ketinggalan dari Indonesia Barat, namun sebaliknya dalam eksplorasi mineral bijihnya sangat maju. Anda tentunya tidak kaget dengan Freeport. Bijih cukup besar di Freeport berada di Irian Barat eh Papua. Bahkan dahulu ada pameo diawal kuliahku geologi tahun 80-an. Bahwa Indonesia Timur tempatnya mineral bijih, sedangkan Indonesia barat tempatnya minyak bumi.

Berita bagus penemuan gas di Lapangan Wiriagar (yg lebih dikenal sebagai pengembangan proyek Tangguh) merupakan jendela bagus perkembangan Migas Indonesia Timur. Dahulu juga ada berita pertambangan Indonesia barat yg menggegerkan, yaitu dengan berita penemuan tambang emas Busang yg ternyata “HOAX”. Aku pikir dulu Busang sebagai jendala atau pintu pembuka mineral bijih Indonesia Barat, ternyata salah.

Walau RUU Minerba masih dibahas” terus di DPR (sudah 6 tahun lebih), ada berita bagus perkembangan mineral bijih Indonesia barusaja datang dari kawan di pertambangan yg mengabarkan, beritanya ada disini. Juga kawan iagi lainnya mengabarkan beberapa perusahaan mineral bijih sudah kebelet mengekplorasi di daerah Sumatra.

segini dulu ya moga-moga saja tetep optimis dengan Indonesia.

Salam
“kalau aku tulis “dijuwal” jangan diplesetin menjual negara loh ya … :)”

53 COMMENTS

  1. sebagai seorang geophisicist, saya sangat sangat menyesalkan pihak pertamina yang kurang aktif mengeksplorasi indonesia bagian timur khususnya laut arafuru. mereka maunya yang mudah2 dan pasti2 yaitu di indonesia bagian barat. padahal cekungan sekitar laut arafuru (offshore), secara sekilas, merupakan sorce rock yang kelihatannya sangat potensial. endapan sand dones aeolian (asumsi) dari benua australia pun tampaknya ideal untuk batuan reservoar yang butuh porositas yang besar. untuk resiko, laut arafuru tidak sedalam waktu exxon mobile ngebor di sulawesi (yang ternyata dry hole). meski ini hanya asumsi, namun tetntunya perlu langkah nyata untuk membuktikannya agar tidak “dicuri” bangsa amerika antek yahudi.

  2. Potensi mineral di Indonesia cukup beragam sebagai bagian primadona sumber daya alam, namun pemanfaatannya masih belum optimal, apakah hal ini karena terbatasnya informasi/data yang ada terutama mineral-mineral langka yang bernilai ekonomi tinggi ……..

  3. Walaupun geologi Indonesia Barat dan Timur sangat berbeda tapi keduanya sangat kaya akan sumberdaya alamnya, tapi kenapa Indonesia miskin ya??? Mr Habiebie bilang yang lebih penting adalah sumberdaya manusianya. Conto Singapore, miskin sumberaya alamnya tapi sangat kaya sumberdaya manusianya, alhasil kaya negaranya. Dari mana kekayaannya?, Jangan-jangan dari hasil eksploitasi alam Indonesia (perkebunan, pertambangan, perikanan dsb).

  4. Salam kenal…
    Saya sangat setuju bangetz dengan pendapat dari saudara-saudara Q yg SUPER….
    bahwa kita harus memberi pengetahuan sebanyak2nya kpd generasi muda kita tentang kekayaan alam kita…
    sebab dengan begitu kita bisa menjadi negara yang “SUPER POWER” dengan potensi SDA kita yang RUARR BIASA….
    dengan begitu mallay, ausie, & singa para tetangga kita g brani nganbil2 lg pulau2 yang kita punyai….
    MERDEKA……..

  5. ya sebaikX anak muda sekarang bener sekolah menuntut Ilmu untuk memajukan Indonesia coz negara kita ini negara yg tidak terpandang !
    maksud “tidak terpandang =negara miskin /negara tidak maju “

  6. komentar nya udah bagus. bisa kal kita minta data geologi lain. terutama yang ada di daerah Papua seperti peta topografi yang skala 1:25000. untuk daerah nabire papua. serta data geologi regionalnya?

  7. boleh ga di junjukin dalam bentuk peta ladang minyak di papua yang sudang di tambang maupun yang belum, sampai yang masih dalam tahap eksplorasi.trus untuk cara melakukan kegiatan eksplorasinya itu gimana. saya ingin tau caranya sebab saya juga adalah salah seorang mahasiswa geologi.

  8. bagus bro rencana Q bsk mo coba eksplorasi ksana tp tingal nunggu dananya dulu cair,soalna Qt mo pake metode georadar ma geomagnet,,untuk seismik baru mo diusulkan jg..

  9. Potensi Cadangan di Jawa Timur sebenarnya cukup besar … silahkan baca beberapa tulisanku yang menyinggung potensi Migas Jawa Timur disini :

    http://rovicky.wordpress.com/2006/08/25/t-j-tanya-jawab-seputar-lumpur-sidoarjo-dampak-eksplorasi-dan-lainnya/
    http://rovicky.wordpress.com/2006/02/27/kasus-cepu-mulailah-dari-evaluasi-secara-ilmiah-akademis-yang-benar/

    Kalau anda baca disitu aku bilang bahwa potensinya masih cukup “menjanjikan”. Namun saat ini dengan adanya kelahiran Lusi Binti Lula menjadikan eksplorasi di Jawa Timur agak tersendat. Masih ingat kan ? kasus di berhentinya pengeboran di Bojonegoro, karena protes masyarakat setempat.

    Yang harus diperhitungkan saat ini adalah kita berkejaran dengan waktu untuk mengeksplorasi dengan benar secara ilmiah yang berwawasan lingkungan. Hal ini disebabkan karena Jawa Timur termasuk daerah yang padat penduduk. Waktu dalam hal ini karena harga akan meingkat dan kebutuhan meningkat, serta cadangan yang ada pasti akan menurun karena diproduksi seusuai kebutuhan.

  10. Salam Kenal Pak Dhe, aku aseli arek Jawa Timur, ada yang mau aku tanyakan Pak Dhe. Untuk daerah Jawa Timur, seberapa besar sih potensi or cadangan migasnya? Seperti contoh lapangan Ujung Pangkah-nya HESS (Pak Dhe kerja utk HESS khan) or Oyong-nya Santos. And kalo menurut kaca mata Pak Dhe, masih adakah peluang eksplorasi & seberapa optimiskah keberhasilan eksplorasi di sekitar lokasi tsb (wilayah HESS & Santos). Thuenkyu Buaanyak ya Pak Dhe atas pencerahannya

  11. putra-putri kita yang masih duduk di bangku sekolah dasar dan lanjutan perlu diberikan wawasan lebih dini tentang kekayaan yang terkandung di dalam perut bumi nusantara yang sedang maupun belum dieksplorasi, sehingga didalam benak dan kalbunya tertanam cita-cita untuk menjadi para ahli dalam mengelolah sendiri kekayaan nusantara ini. Salah satu wawasan itu adalah berupa peta kandungan minyak, gas dan mineral lainnya.

  12. Bagaimana sih untuk mendapatkan peta “INDONESIA PETROLEUM BIDDING – ROUND YEAR 2006”
    Tolong Alamat beserta no. telpon lengkapnya.
    Terima kasih.

    Wassalam,
    Andrey

  13. mas… boleh tau ga cerita rinci tentang banda sea yg katanya triangle of indonesia????
    atau mungkin ada info yg deatil mengenai laut banda…. n sekitarnya

    thak you…

  14. salam kenal……….
    mas saya minta cerita singkat tentang kondisi geologi daerah batuhijau(newmont)?
    trus untuk daerah karangsambung juga.
    thanks.
    rizki.DAve

  15. SALAM LESTARI!!!!!!
    mas saya udah membaca tulisan sampean sangat menarik apa lagi dgn jual belinya itu,boleh minta tolong saya punya komunitas disamarinda kalimantan timur kami sangat senangdengan kegitan orientering kebeberapa kawasan kekukarangan kami terletak pada peta maksudnya boleh minta peta geolongi atau pata kontur kalimantan timur perdaerah,soalnya sangat susah ngedapatin kalau kami deatang keinstansi terkait katanya seeh rahasia negara!

  16. mas.. 10 tahun terakhir eksplorasi migas indonesia hanya kurang 15% di indonesia timur…
    klo hess mo ambil.. coba yg di timor dbgian ntt mas… tp mbil yg offshorenya
    bi offer indonesia timur utk tahun 2007 dan banyak ketentuan2 menarik yang akan masuk didalam sistem psc-na

  17. Pssst, diem doonk !
    Ini kan salah satu cara supaya sebuah daerah itu menarik. Supaya orang tertarik utk melihat. Kalau dibuka byak ! waaah malah ndak menarik lagi.
    Buka dikiit aja 😉

  18. Waduh kalau ada yang tidak seharusnya dipublikasikan di sini mohon maap Mas, monggo diedit saja. Saya kadang lupa kita sedang ngobrol berdua atau di tepi jalan, ngomongngnya kekencengan lagi. Dasar orang Bangka, suka teriak 🙂

    Kalau untuk onshore PNG yang pernah saya lihat memang seismic interpretationnya rada susah, mau akuisisi seismiknya saja sudah susah beeng, hutan hujan tropis, plus elevasi yang gak karu-karuan. Jadi perlu bantuan field structural geology. Technically susah dipelajai tapi kalau punya duiknya kan tinggal bilang “sampeyan kerjain nih, saya bayar, kalau hasilnya enggak memuaskan saya, Awas saya enggak beri kerjaan lagi!!! Eh enggak ding 🙂

    Oil Search Ltd kan punya beberapa oil & gas fields di bagian PNG sana Mas, salah satu contoh keberhasilan eksplorasi migas di bagian central fold belt PNG.

  19. Haiyak, kau malah membuka rahasia lagi. 🙂
    Emang graben-graben atau adanya cekungan2 yg berpotensi penghasil migas ini keliahatan “belum terganggu” ada di NW Australia. yang di Indonesia dan dikenal di daerah Irian eh Papua itu yg sudah sangat terganggu struktur geologinya, jadi sulit dipelajari.

  20. Wilayah Indonesia bagian timur yang ikut lempeng Australia memang evolusi geologinya harus didekati dari sebelah Australia sini. Memang betuwl, temuan-temuan gas di sekitar palung Timor, Abadi, sampe Wiriagar sudah menjadi bukti, bahwa pemahaman sejarah sedimentasi Austalia bagian utara, evolusi tektoniknya dan juga hubungannya dengan lempek tektonik Pasifik/lain akan berguna untuk membentuk konsep eksplorasi migas di Indonesia timur.

    Ada beberapa orang yang saya kenal di Melbourne sini, yang khusus utak-atik Indonesia timur, NW Shelf Australia, Papua Nuigini, sampe ke evolusi Busur Banda. Tuh, evolusi geologi Indonesia timur tapi yang punya konsep malah orang Australia lho.

    Hess KL mau evaluasi Indonesia timur po Mas? Sini saya sambungkan dengan konsultan di sini, si Kevin. Wis aku gak ambil untung deh, cuman kenalin saja, bukan calo. Atau kalau mau lebih murah besok ajak saya saja Mas hihihi……..pengalaman utak-atik Otway dan mapping 2D seismic dari Papua Nuigini pasti bermanfaat.

    Oh yah, fold beltnya Papua Nuigini itu di bawahnya ada graben lho Mas, dulunya pernah mengalami ekstensi tapi sekarang sudah terkompresi, dan ada yang terinversi.

Leave a Reply