Mengapa Gempa Sulit Diramalkan – Animasi

87
ngunduh file
Download SLIDE POWER POINT nya klik diatas ini dan jalankan animasi

Tentunya kita sering bertanya-tanya tentang bagaimana gempa-gempa ini diramalkan ?
apakah mungkin diramalkan ?.
silahkan download animasinya klik saja gambar sebelah (ukuran file 600Kb)
Tapi semua tentunya sudah tahu apa itu gempa, kan. Mengapa bisa terjadi gempa ? Ya, karena bergesernya kerak-gerak bumi ini menyebabkan gesekan-gesekan yg terjadi pada zona tumbukan serta zona-zona patahan. Gesekan ini mengakibatkan terjadinya getaran atau kita sebut gempa. Banyak model-model gempa yg saat ini dikembangkan para ahli geologi dan geofisika. Salah satu teori “tarik-ulur” gempa dapat dilakukan dengan model mekanik “slider block“.

Ini hanya salah satu teori dari sekian banyak model-model dalam menggambarkan gerakan-gerakan dan terjadinya gempa secara mekanis. Sebuah teori mekanis sederhana tentang bagaimana pusat-pusat gempa itu berpidah-pindah pusat gempanya. Kalau mau lihat gambarannya silahkan download animasinya disini slider_block_model

Teori ini menggunakan urutan beban dan pegas yg sambung-menyambung. Dengan model ini maka akan terlihat beberapa balok yg “saling terkait” oleh pegas (spiral). Masing-masing pegas memiliki elastisitas tekan dan tarik berbeda-beda. Ketika ditarik paka balok-balok ini akan bergerak, namun gerakannya tentunya tidak konstan dan kontinyu. Karena adanya ganjelan-ganjelan dibawah blok-blok ini maka balok-balok ini akan bergerak ketika kekuatan pegas melebihi kekuatan ganjel-ganjel dibawahnya. Seandainya balok-balok ini berupa balok yang seragam maka dengan model ini akan lebih udah dibuat model matematisnya, namun kenyataan alam selalu tidak ideal sehingga gempa itu tidak terjadi berurutan. Masing2 balok akan memiliki ritme sendiri2 dimana masing ritmenya tidak sama sekalii terpisah bahkan akan terkait satu dengan yang lain.

Model sederhana

Untuk mencoba bermain-main silahkan membuat sendiri model itu dirumah, ini dapat anda mulai lakukan dengan model yang paling sederhana, kemudin dengan model yang semakin kompleks. Nah untuk tujuan riset tentunya dengan model sesuai realitas di lapangan. Baik model matematisnya maupun model mekanisnya.

Perjalanan masih panjang.

Slider Block ModelModel lokomotif gempa ini tentunya memerlukan sebuah penelitian yang cukup pelik, rumit memerlukan ketelitian serta waktu panjang memakan waktu lama. Bayangkan saja masing-masing blok harus diteliti karakteristiknya. Masing-masing balok juga harus diketahui kecepatan pergerakannya. Tentunya memerlukan tenaga-tenaga generasi-generasi penerus bangsa untuk ikut aktif dalam penelitian yang sangat berguna untuk menyelamatkan umat manusia ini. Dari contoh riil urutan kegempaan dari satu segment patahan Mentawai itu saja kita tahu bahwa beberapa blok lain belum tersentuh para ahli. Belum lagi segment-segment diselatan Pulau Jawa. Semangko di Sulawesi dll. Jadi sangat rumit kalau menggunakan model matematis. Mungkin juga rumusnya yg sulit, selain parameter masing-masing segmen harus diukur. Cara ngukure piye ? Wah ini saja masih bisa berdebat panjang hanya berbicara cara ngukurnya. Mungkin ada yang tertarik jadi seismologist ?

Nah, intermezzo dikit …. alam Indonesia ini cukup unik dibandingkan belahan bumi lainnya. Selain memiliki potensi sumberdaya yg sangat banyak juga menyimpan potensi bencana. Jadi jelas sangat memerlukan buah pemikiran kita semua utk dimengerti dengan benar. Nanti lainkali aku crita potensinya energinya ya … masak gempa terus, masak cuman ndongeng sedih terus ya .. 🙂

Akhirnya kita sedikit bertambah pengetahuan mengapa urutan rentetan gempa tidak sederhana seperti “urut kacang” atau antri karcis. Jangan terlalu takut dan panik kalau gempa sudah menjalar. Toh kemarin kita semua tahu dalam waktu yang singkat (kurang dari setahun) gempa kuat kembali terjadi di Nias dan Mentawai, Bengkulu, Jogja trus balik lagi …. duh ini kayak biskota juga angkot-angkot di Jakarta yang ngga mau ikutan route yg sudah ditentukan ya ?. Nah sekali lagi …. ramalan urutan bukan hal yg penting lagi disini, namun kewasapadaan akan datangnya gempa tetap lebih berperan menyelamatkan kita dari bencana. Pelajari lagi pedoman menyelamatkan diri dari bahaya gempa.

Sulitnya teori mekanis ini akhirnya banyak yg memberikan ide untuk mencoba melihat gejala-gejala lain dari luar …. “luar angkasa” maksudnya. Salahsatunya melihat gelombang Elektromagnetik dengan satelit. Pengamatan gelombang elektromagnet ini ada yg mencoba mengukurnya dari permuakaan tanah, namun ada juga yang dari satelit ! Hebat ya, mengukur sesuatu dibumi tetapi menggunakan teknologi satelit. Salah satunya yang dilakukan oleh Perancis. dengan satelite yg disebut DEMETER….
Apaan lagi sih DEMETER ? … waaak nanti lain kali aku terusin, aku kan juga harus istirahat, rajin-rajin aja kesini. Doain aja aku sehat dan ada waktu buat mendongeng lagi 🙂
Jadi ingat … jangan tunggu ramalan !

Jangan lagi bertanya kepada para ahli kapan gempa akan terjadi lagi. Karena memang tidak mudah meramalkannya. Bahkan untuk saat ini masih belum mungkin menjawab kapan gempa berikutnya dalam periode tahun, bulan atau hari.

87 COMMENTS

  1. yang sering di “lupakan” adalah bahwa gunung-gunung juga memiliki ruh, sementara ilmu pengetahuan saat ini populer jarang melihat pada sisi tersebut. sepertinya begitu pak. 😀

  2. Ya iyalah kabeh iku yo mesti ngganggo akal lan mata bathin utawi moto ati, yo iku lakune menungso urep yo kudu ngelakono cuman negelako ake, dudu membenake utowo ciptakan, alam iki tur akal iku yo otak, mata hatim iku yo batin utawi hati, iyo nggak kang ?

  3. Ya iyalah semua iku yo mesti ngganggo akal lan mata bathin/mata hati yo iku lakune menungso urep yo kudu nelakono cuman negelako ake, dudu membenake utowo menciptakan, iyo nggak kang ?

  4. Buat aktivis dan relawan
    Tahukah bila ada bencana gempa melanda…???
    1. Manusia sibuk dengan mencari sesuatu kesayangannya.
    2. Berusaha semampunya bahkan tenaganya untuk segera keluar dari gedung, tanpa memikirkan resiko dihadapannya.
    3.Diluar bangunan, Ketawa,merasa aneh sambil menikmati goyangannya bagi yang berani, berazan ,berzikir, menangis, karena ketidak tahuan apa yang mereka perbuat.
    4.Berpikir, bisa tidak masuk gedung itu kembali untuk mengambil barang yg dianggap iya perlu.
    5.berpikir adakah tsunami setelah itu.

    Semua itu panik…..sepanik pelatih bila mana apa yang diajarkannya pada kali itu tidak berhasillll
    MAKA DARI ITU LEBIHLAH DEKAT MENGENAL BENCANA, KALO BISAPUN KITA BUAT SUATU CERITA YANG TETAP DI PIKIRAN MASYARAKAT….DENGAN TERUS MENERUS….gimana ???? KAPAN KITA MULAI LAGII?

  5. Dear all Frend..
    Selamat buat rekan rekan offroader yang telah siap dan menunjukan existensi dalam bersosial, dikarenakan I.O.F Indonesia Offroader Federasi telah bergabung dan melakukan MOU dengan BASARNAS, adapun sebelumnya itu salah satu visi dan misi dari Komunitas Siaga Bencana Sumatra Utara, telah bergabung sebelumnya pada tahun 2008 dengan BASARNAS serta menonjolkan Teman teman penggila lumpur yaitu salah satu elemen KOGANA.

  6. gempa itu jangan ditakuti tapi dijadikan kawan atau sahabat, sehingga kita akan rindu haa aaaa coba bayangi kalau datang tidak memberi tahu apalagi ngasih undangan, pokoknya mendadak, makanya persiapkan dirimu terutama kesehatan karena kalau sudang datang kita harus lari, makan seadanya tidur disembarang tempat, belum lagi kedatangan bala bantuan harus lewat prosedur dan syarat contohnya, BNPB datang setelah koordinasi, ABRI dan POLRI datang setelah ada perintah, relawan datang setelah ada dana hayo apa yang ajan terjadi kalau kita tidak memiliki kesiagaan berbasis masyarakat, padahal pertolongan nyawa hitungannya detik, makan tidak bisa ditunda ,, hayo psrah pada keadaan atau bangun persabatan dengan gempa, sulistyo wardoyo Pusat Studi Bencana FISIPOL Universitas Bengkulu, SAR Pramuka, RAPI, FPRB Bengkulu

  7. Gan mau nannya nie . . soal nya lagi ada gosip-gosipnya,dalam waktu dekat ini di jawa barat bakalan ada gempa hebat yang akan menjadi gempa terbesar di indonesia . . itu benar ngak gan ???
    atau bohong ???

  8. Allah berkata..”Pelajarilah ilmu-Ku, bukan zat-Ku”.
    Salah satunya mempelajari ilmu Geologi, jadi sedikit banyak tau apa sih penyebab gempa dan predikisinya, agar meminimalisir kerusakan/bencana yg ditimbulkan.
    Seperti turun hujan (dalam Qur’an Allah/malaikat menggiring awan2 itu yg didalamnya berisi air untuk diturunkan ditempat yg kering. Dan setelah diteliti memang hujan itu berasal dari gumpalan awan2.
    Semua terjadi atas kehendak-Nya.
    Selebihnya berserah, berdoa pada-Nya dan menjaga alam ini tentunya.

  9. Bapak lucu amat deh, kalo aku baca dari gaya bahasannya/tulisannya and baik hati karena mau berbagi ilmu, dan tdk sombng juga kayaknya, hehe,,Bapak yg baik terima kasih atas semuanya..

  10. Utk sdr Deli
    Manusia dari dulu diciptakan terbatas. Terbatas pikirannya, umurnya, kemampuannya…& apa saja. Allah menciptakan sesuatu dan mengaturnya tentu dengan caraNya sendiri dan tidak bs ditebak atau dirumuskan manusia, sekalipun anda menguasai isi Al-Qur’am luar-dalam.
    Apabila anda seorang Ustadz sekalipun, anda masih jauh utk bicara ttg pengetahuan, apalagi ini bkn pengetahuan tentang Qur’an. Mungkin anda sbg Ustadz jg tidak memiliki Sertifikasi seperti kebanyakan Ustadz di Indonesia yg lain.
    Ini ttg bencana alam, maka sarjana iptek, sains, falak harus mendiskusikannya, terlepas dari tafsir Qur’an. Kalo anda pengin kiamat, ya segeralah kiamat sendiri untuk anda. Jangan mengatur dan melarang orang untuk berbicara ttg ke-ilmuan yg dipelajari di Bumi. Sertifikasi-lah anda sehingga pengetahuan anda menjadi sempurna, jangan idiot. Thanks.

  11. Hallo……lam kenal.
    Menurut sy lebih baik ini dibahas terus, didiskusikan, meskipun kategori bencana (alam), namun memang inilah faktanya!. Lebih baik terus didiskusikan, karena hal ini akan memunculkan banyak analisa-analisa positif utk merespon bencana. Analisa dan respon itu pasti bervariasi, silahkan diskusi dengan bebas, sy pun senang membacanya, entah itu analisanya plus atau min. Manusia ini punya pikiran yg terbatas, tentu perlu warna-warni untuk memperkaya isi pikirannya. Mari diskusikan.

  12. Pengetahuan ini baik..tetapi saya ingin bertanya untuk apa ini semua…Apakah agar manusia selamat dari bencana atau kematian? tetapi manusia tetap aja sakit..mati…juga bukan ? Yang baru lahir bisa mati, yang kecil,abg, pemuda ,bapak,ibu,kakek-kakek dan nenek-nenek juga mati. Untuk penulis saya sarankan bahwa peradaban yang anda anggap modern ini adalah tipu belaka…sebenarnya ini semua adalah tanda-tanda bahwa hari kiamat udah semakin dekat. Anda telah diberikan oleh allah karunia yang baik sebagai salah satu manusia yang dikategorikan pintar. Coba anda teliti sesuatu itu kembali melalui kacamata iman…saya yakin anda akan dapat menembus ruang dan waktu…Selamat mencoba

  13. Wahai saudaraku…untuk mengetahui kapan gempa…tidak akan pernah ketemu…karena ini adalah hak prerogatif pencipta dan penguasa alam semesta…yaitu Allah SWT. Tetapi Allah telah memberikan tanda-tanda yang telah dijelaskan dan diajarkan oleh Rasulullah 14 abad yang lalu. Pertama-tama lihatlah tingkah polah manusia dilingkunganmu masing-masing…apakah telah sesuai dengan keinginan Allah SWT. Jika ada sekelompok manusia yang datang untuk mengajak taat kepada Allah tetapi tidak diindahkan malah diejek dan diolok-olok kemudian diusir…maka tunggu pembalasan azab dari Allah SWT. Apabila azab Allah datang, dia tidak mengenal apakah dia orang sholeh atau tidak…semua akan kena.tetapi nanti di hari kemudian akan dipisahkan.Azab dan pelajaran dari Allah bisa berbentuk gempa,topan,wabah penyakit,banjir,dibenamkan kedala perut bumi,dll…semua telah ada contoh-contoh manusia yang lalai dan ingkar di dalam KitabNya. Apabila kita mengikuti sifat-sifat manusia yang telah di azab allah seperti yg diceritakan dalam kitabNya…maka kita akan diperlakukan oleh allah seperti mereka juga. Untuk itu mari kita sama-sama memperbaiki iman kepadaNya, agar apabila azab datang di kelompok kita…kita telah siap. Bagi rekan-rekan dan saudaraku yang bbelum beriman kepada Allah SWT dan Rasulullah Muhammad…cari dan pelajarilah dengan hati yang tulus tanpa prasangka buruk terlebih dahulu tetang Agama Islam yang sesungguhnya…anda pasti menemukan suatu kebenaran hakiki, dan segera berimanlah kepada Allah dan Rasulullah Muhammad sebelum terlambat…hidup kita didunia paling lama hanya 60-70 tahun…itupun kalau sehat. Coba bayangkan berapa perbandingan 60-70 tahun itu dengan waktu yang tanpa batas!!! Tidak ada artinya bukan???

  14. Wahai saudaraku…untuk mengetahui kapan gempa…tidak akan pernah ketemu…karena ini adalah hak prerogatif pencipta dan penguasa alam semesta…yaitu Allah SWT. Tetapi Allah telah memberikan tanda-tanda yang telah dijelaskan dan diajarkan oleh Rasulullah 14 abad yang lalu. Pertama-tama lihatlah tingkah polah manusia dilingkunganmu masing-masing…apakah telah sesuai dengan keinginan Allah SWT. Jika ada sekelompok manusia yang datang untuk mengajak taat kepada Allah tetapi tidak diindahkan malah diejek dan diolok-olok kemudian diusir…maka tunggu pembalasan azab dari Allah SWT. Apabila azab Allah datang, dia tidak mengenal apakah dia orang sholeh atau tidak…semua akan kena.tetapi nanti di hari kemudian akan dipisahkan.Azab dan pelajaran dari Allah bisa berbentuk gempa,topan,wabah penyakit,banjir,dibenamkan kedala perut bumi,dll…semua telah ada contoh-contoh manusia yang lalai dan ingkar di dalam KitabNya. Apabila kita mengikuti sifat-sifat manusia yang telah di azab allah seperti yg diceritakan dalam kitabNya…maka kita akan diperlakukan oleh allah seperti mereka juga. Untuk itu mari kita sama-sama memperbaiki iman kepadaNya, agar apabila azab datang di kelompok kita…kita telah siap. Bagi rekan-rekan dan saudaraku yang bbelum beriman kepada Allah SWT dan Rasulullah Muhammad…cari dan pelajarilah dengan hati yang tulus tanpa prasangka buruk terlebih dahulu tetang Agama Islam yang sesungguhnya…anda pasti menemukan suatu kebenaran hakiki.

  15. ………..
    Apabila bumi digoncangkan dengan goncangan (yang dahsyat), dan bumi telah mengeluarkan beban-beban berat (yang dikandung)nya, dan manusia bertanya: “Mengapa bumi (menjadi begini)?”, pada hari itu bumi menceritakan beritanya, karena sesungguhnya Tuhanmu telah memerintahkan (yang sedemikian itu) kepadanya.
    Pada hari itu manusia ke luar dari kuburnya dalam keadaan bermacam-macam, supaya diperlihatkan kepada mereka (balasan) pekerjaan mereka. Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan seberat dzarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya. Dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan sebesar dzarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya pula. [Al Qur’an Surat Al Zalzalah (99) : Ayat 1 sd 8]

  16. sinau rasah adoh-adoh. Lha ada sumber elmu yang hebat dari pakar yang mumpuni.
    Nuwun sharing-nya, Mas Vicky.

  17. Kalo toh relatif sulit untuk diramal, toh gempa itu pasti terjadi, minimal dalam skala kecil yang mungkin tidak terasa getarannya. Hanya Tuhan lah yang tahu persis kapan sebuah gempa terjadi. Yang lebih penting buat kita adalah bagaimana mengurangi dampak getaran tersebut, misalnya dengan bangunan tahan gempa, atau edukasi lainnya mengenai apa yang sebaiknya dilakukan oleh masyarakat ketika terjadi gempa ya 🙂

  18. Kami yg tinggal di California lagi tegang nungguin gempa hebat yg katanya mau datang minggu depan. Dua hari lalu warga california sdh mengadakan latihan (simulasi) gempa yg ceritanya berkekuatan 7,8 SR, doain slamet ya…

  19. salam muhibah..kami dari malaysia..kitaorang cam bingung r baca artical korg nie..but, its ok r..coz dpt bljar bahasa korang..emm.pasal gempa bumi 2,actlly xselalu gk ade wrning awal..tp sllu ade bg wrning,so kena mbik prakarsa cpt r.secara generalnya,hnya tuhan yg menentukan even yg berlaku.ok peace…wasalm

  20. Mas, apa ada hubungannya peristiwa gerhana bulan dengan gempa bumi, sebab saya perhatikan biasanya kalau ada gerhana bulan, dalam waktu tidak lama (beberapa hari) terjadi gempa.
    Bagaimana dengan ramalan gerhana bulan 2008?
    Saya kalau ingat ada gerhana bulan lebih takut tuh Mas daripada gerhana matahari.

    –> Coba baca-baca disini : http://rovicky.wordpress.com/2007/11/29/mengintip-gempa/
    Bacaan terkait Mengapa efek bulan menjadi Pemicu (trigger) gempa ? Awasi Perigee – Bulan terdekat dengan bumi Gelombang Pasang akibat Astronomical Force dan Meteorological Force Meramal Gempa #2 – Pasti bisa atau harus bisa !! Waspada Gelombang Pasang ! Jumat 15 June 2007 Muka air laut sakjane tidak datar walaupun sama tinggi

  21. Dear Rovicky…
    Terima kasih sdh memberikan educasi dari penulisan ini, tapi tolong links kan ke web site kami.. sebab kami sdg mencoba teman2 dari kalangan organisasi komunikasi dan olahragawan offroader,motorcross serta olah raga out bond (Mountenering & Arung jeram) SUMUT, bergabung di KOGANASU…Please…
    Thaks
    My Regards
    Benny KOGANA

  22. waaa,, aku syenang ada blog seperti ini..
    gampang ngertiinnya!!

    oom,,jelasin donk sejelas-jelasnya tentang Fault..
    tengkyu yaakk…

  23. jangan sibuk memikirkan kapan gempa, sebaiknya kita semua koreksi diri dan kembalikan semuanya kepada yang punya. Disisi lain ini adalah fenomema berikutnya yang harus kita teliti bagaimana caranya kita untuk keluar dari rasa takut yang sudah menghantui sebagian besar rakyat kita

  24. seneng banget kalo mazYa mo cerita tentang tektonik lempeng, cs aq lagi ngusahan buat media tentang lempeng dan pergerakannya. bs ditolongin kan

  25. Di Jogja seumur umur juga gak merasa akan ada gempa, eh tahu tahu ada gempa, saya kira dulu Gunung Merapi meletus, eh tahu tahu malah gak jadi. Wedus gembelnya takut dibikin sate kali…
    Gempa itu ya membawa berkah tersendiri lho, saat ini rumah-rumah di Bantul (wilayah gempa) sudah banyak yang kuat, tembok bertulang lho. Jadi kalau ada gampa lagi tak separah dulu itu.

  26. dear pak ‘gempa’….
    tuch gempa malas kali nanya makanya kesasar mulu…..rencananya gempa tuch mo ke jkrt tapi enggan kayaknya…maklum ntar ditanyain KTP lagi….makanya gempa mutar mulu sekitaran sumatera island….

  27. pak kenapa orang orang di kota padang sering termakan isu dengan ramalan CNN itu pak,trus bagaimana cara menghadapi dg isu ini pak,orang pada bertaya pada saya dengan kabar ini, dia bilang masak anak geografi gak tau.

  28. pak, sebenarnya di bawah jakarta ini aman nggak ya? maksudnya apakah ada pusaran atau indikasi pergesekan lempengan yang bisa sewaktu-waktu memicu tsunami mungkin atau gempa hebat? soalnya seperti di LA kan dulu nggak pernah dengar ada tanda-tanda, nggak taunya pas gempa bisa luar biasa gitu. jadi ngeri …

  29. Pak Rovicky,

    Thanks buanget atas ilmu yang telah dibagi-bagikan ya…dulunya saya masih tak faham bagaimana terjadinya gempa…
    o ya pak…boleh kasih ilmu yang lain lagi tak???seperti pembuatan tujuh keajaiban dunia yang ada dinegara kita ini.

    Thanks,
    Jack

  30. Pak Rovicky,

    Thanks buanget atas ilmu yang telah dibagi-bagikan ya…dulunya saya masih tak faham bagaimana terjadinya gempa…
    o ya pak…boleh kasih ilmu yang lain lagi tak???

    Thanks,
    Jack

  31. cak rovik, klu liat teori pegas, ya mustinya dor dor nya gempa ntuh, bisa aja kejadian di jakarte, pan sambung menyambung en mbandel ngegoyangnya suka2 ati toh? trus inpo risk kota pinggir pantai. lha jkt ntuh, bebannya ndak karuan, sky scrappers en demograpinya ra nyaho, ibarat gadis over weight toh ya? blon lagi korupnya ntuh dag mbandel, ga ikut aturan, dana bantuan aja di emplok. So, teori ilmiah plus belief, jadi klup duuong… klu diramal ada satu dari 3 gunung (nta vulkano yg mana) bakal meletus, ya mbokde mu ini paham, pake ngeri, tapi inget ada Yang Maha, jadinya paham en redhlo…. Bener ga se, cak ?

  32. Pak dhe Rovicky,
    Apik tenan artikel sampeyan. Kulo mau tanya, caranya gimana ya kok katanya ada alat yang bisa deteksi tsunami ditaroh di laut? apa ndak rusak klo dicelup di air laut terus? Suwun Pak dhe.

  33. wah…..wahhhh..kok….medheni…nganten….njih…. berarti…. tiyang gesang… meniko..kedah..toto…titi..lan ati2…njih…..
    meniko…anetepi sembah…gangsal….. njih meniko… bopo biyung romo ibu ingkang dados.lumrantan tumintang wonten alam dunyo…..,moro sepah jaler istri..ingkang paring kasenengan wonten alam dunyo,guru ingkang paring kasegetan yen ngelirwa awake pituture guru,kados bolo pecah dumawang ing selo,…… panguasa ingkang paring nedo,….ingkang terakhir…kulo kesupen….he…..heeee..heee…

    sampun pareng…..

  34. yang namanya musibah itu datangnya dari tuhan sang pencipta…..
    tuhan telah menitipkan buminya untuk kita tempati….tapi kebanyakan manusia hanya taunya merusak saja….kita tidak perlu munafik….coba kita renungkan…apa yang kita lakukan selama ini sudah membantu alam sekitar untuk mempertahankan keindahannya…
    saya tidak menyalahkan siapa-siapa…saya juga tidak mengoreksi kesalahan setiap insan,karena saya juga tak luput dari kesalahan…
    tapi alangkah bagusnya jika…kita jadikan koreksi diri dari kejadian alam yang tidak kita inggiNkan
    tuhan telah memberikan kita alamnya untuk kita tempati….tapi apakah kita suddah menjaganya

    MEMBERIKAN SESUATU ITU MUDAH………
    MEREBUT SESUATU ITU MUDAH……..
    TAPI UNTUK MEMPERTHANKANNYA ITU SANGAT SUSAH

  35. yang namanya musibah itu datangnya dari tuhan sangn pencipta…..
    tuhan telah menitipkan buminya untuk kita tempati….tapi kebanyakan manusia hanya taunya merusak saja….kita tidak perlu munafik….coba kita renungkan…apa yang kita lakukan selama ini sudah membantu alam sekitar untuk mempertahankankeindahannya…
    saya tidak menyalahkan siapa-siapa…saya juga tidak mengoreksi kesalahan setiap insan,karena saya juga tak luput dari kesalahan…
    tapi alangkah bagusnya jika…kita jadikan koreksi diri dari kejadian alam yang tidak kita inggikan
    tuhan telah memberikan kita alamnya untuk kita tempati….tapi apakah kita suddah menjaganya

    MEMBERIKAN SESUATU ITU MUDAH………
    MEREBUT SESUATU ITU MUDAH……..
    TAPI UNTUK MEMPERTHANKANNYA ITU SANGAT SUSAH

  36. Pak Rovicky yth,
    Pengamatan saya tentang gempa, setelah gempa aceh, 4 minggu kemudian ada gempa di Palu-Sulawesi Tengah. Setelah Gempa nias demikian juga. Pula Gempa di Medan. Setelah gempa Yogya yang merobohkan rumah ayah saya, tiga minggu kemudian ada gempa di Sulawesi Utara. Seminggu yang lalu, tiga minggu setelah gempa cianjur(?), ada juga gempa di Palu.

    Kesimpulan saya, kalo ada gempa di besar di Jawa atau Sumatra, maka saya akan beriaga pada kurun waktu sekitar minggu ke-3 dan ke-4.

    Dugaan saya, gempa di Indonesia terdorong dari arah barat menuju ke timur. Sama seperti pegas yang digambar Pak Rovicky, tetapi tidak ditarik melainkan didorong. Apakah benar begitu?

    Terima kasih.

  37. Oom rovicky,
    Demeter kan nama dewi dari mitologi yunani, equivalen nya Dewi Sri 😀 wah dulu lagi kecil Ayah saya seneng tuh dongeng soal gempa, soal tanah longsor..maklum geologist juga kayak Oom:)
    Congrats ya blog nya!

    -Gita-

  38. Weleh weleh dik Rovicky, bahasan tentang “lindu” nya oenak dan enteng tenan, nyenengke sampai-sampai mBok Dhe terkesima.
    nulis terus yha dik !
    Ditunggu lho 🙂 Jhan ngangeni tenan !

  39. “wah…
    hehehekqkqkqkq” (ngekek)
    iku komentarku waktu golek2 artikel tentang gempa en lumpur panas wingi trus nemuake blog njenengan, den…

    nek gempa ki rodo2 ngerti tithik2 lah, mas…
    wong padha2 “kepala batu” hehehehe….
    tapi nek mud volcano rada2 “gak dhong”
    lah pas kuliahe kui aku malah bolos….
    tapi ra entuk nyesel, soale sesal kemudian gak ada gunanya toh ???

    melu dedonga, den….
    njenengan sehat terus en iso terus nulis
    pokoke terus terang, p****** (censored, iklan) terus
    hehehehe

    ok, den….
    nuwun banget dongengane nggih….
    salam dari indonesia

    wassalam

  40. ceritain dong ttg radiasi bumi
    telluric energy/geomantic energy, apa bener energi ini yg mengakibatkan gempa, gunung mletus dsb dsb..

  41. Salam kenal akang rovicky,

    two thumbs up untuk blog yang super keren ini, dulunya aq sama sekali ga tau tentang geologi, tapi gara2 blog ini jadi lumayan ngerti deh.

    Btw kang, punya peta lengkap lempeng antar benua yang nyangkring di Indonesia ngga? aku jadi pingin tau, ato dah pernah nulis disini tapi aq belum baca?

  42. tak doa’in semoga sampeyan tetep sehat, pokok e tak tunggu teori-teori yang ilmiah tentang gempa yang lain. Tidak hanya isyarat-isyarat awan putih lurus lah, sms lah yg hanya menyebabkan resah. rak iyo to mas ?

  43. Selamat pagi..

    Numpang ralat, Om Vicky salah nulis kalau Sesar Semangko itu di Sulawesi harusnya kan di Sumatera, mungkin maksud Om Sesar Palu Koro ya??

    Numpang diskusi, ada yang sedikit ngganjel neh Om, menurut aku kalau mekanisme terjadinya gempa menggunakan analogi gerbong dengan arah tarikan atau dorongan yang searah dengan rangkaian gerbong agak kurang pas. Kenapa? karena suatu gerbong akan bergerak apabila gerbong di depan atau dibelakangnya (tergantung didorong atau ditarik) sudah lebih dulu bergerak jadi pola pergerakannya akan beraturan dan tidak seperti gempa tidak berpola alias acak. Ada teori lain yang gayanya dari samping atau tegak lurus Om?..

    mohon pencerahannya, nuwun.

  44. mas rovicky nan baik…..
    mas,request nih…
    bahas what lies inside lake toba donk…katanya ada semacam gunung api super massive gitu ya di dalamnya?

    itu termasuk dongeng geologi juga khan?

  45. kalo melihat dari bentuknya saya sedikit “curiga” bahwa dulunya (dulu banget, mungkin berjuta-juta tahun yang lalu) pulau sumatera, jawa dan sulawesi itu “nempel” di pulau kalimantan. pulau irian juga “nempel” di pulau sulawesi. mungkin pak rovicky punya teori-nya mengapa pulau-pulau itu bisa terpisah-pisah.

    terima kasih pak, saya senang berkunjung ke blog ini, menambah wawasan ttg terjadinya ini-itu yang berhubungan dengan geologi. 😀

  46. Emang perlu sosialisasi tentang hidup berdampingan dengan bencana.
    Mungkin karena kebiasaan Jawa itu jarang bencana yang membawa korban banyak kayak akhir-akhir ini, orang-orang jadi agak gak waspada ama kemungkinan2 bencana yang ada.

  47. aduh mas ngomong indonesia dong, saya kan gak ngerti, tapi yang pasti bahasannya ok banget, mas kalo bali gimana nih?? rawan tsunami juga gak :-S , sebab kemaren sekitar 2 hari dari tsunami pangandaran di daerah nusa dua air laut surut gak seperti biasa, kami pekerja di deket pantai harus pura2 tenang biar tamu hotel gak panik, padahal dalam hati panik :), air surut itu berlangsung sekitar 20 menit , tapi sukur gak disusul tsunami, nah pertanyaannya apakah mungkin tsunami terjadi tanpa di dahului gempa, ato tsunami bisa terjadi dengan gempa skala kecil karena faktor titik gempa itu, terima kasih mas, di mohon penjelasannya

  48. Fer,
    Kalau berpikir mengalahkan apapun dan siapapun itu namanya takabur. mimpi mengalahkan semut aja udah ndak bener, apalagi mengalahkan sesama manusia atau bahkan berpikir mengalahkan Tuhan. Wuik !
    Yg lebih penting itu bagaimana bertahan utk hidup di dalam lingkungan yg berbahaya (hostile earth), dengan mencari kunci2 rahasia yg sudah digariskan alam.

  49. aku melu mas…sesok2 wis ono teknologi yo tolong ngabari aq, soale aq pingin tau mungkin ada pihak yang bisa berpikir hebat mengalahkan kuasa Tuhan, tapi tetapm semangat mencari teknologi aga gempa dapat diprediksi biar tidak banyak yang menjadi korban nantinya….

  50. Wah injih sumopnggo kangmas/mbakyu,
    Namung dalem nyuwun gungging samodra pangaksami taksih dereng saged damel carita ngagem boso jawi.
    Wis jian angel tenan nganggo boso jowo alus.
    suwun

  51. sorry mas, bisaku mung melu-melu….

    aku melu ngalem blog panjenengan, apik tenan lo mas. nganti tak dadekne referensi kanggo pengunjung blogku. nek gak percaya pirsanana neng http://jayabaya.wordpress.com.

    lan aja kuwatir, kapan-kapan aku mesthi ngutip (sebagian) artikel neng blog panjenengan kanggo nambah bobot artikelku. matur suwun wis maringi ijin 😉

    salam

  52. Dear Anindita,
    Emang napa kok sebelumnya berpikir negatip ?.
    Kali karena disini juga isinya negatip (bencana) kalau dikalikan malah jadi positip, kan ?

    Bang Pi’i
    Ngga ada blog yg ngga mutu,
    yang ngga mutu yang ngga ngeblog … upst !!! ga dink !

    rdp

  53. Pak Rovicky,

    Saya menjadi orang yang berpikiran positif dalam minggu ini setelah banyak membaca tulisan-tulisan disini….

    Jangan bosan berbagi ilmu ya…

  54. Ya wis,
    emang lagi musim bencana ya …. kok kayak musim hujan aja 🙂
    srius nih, secara geologi emang ada musim2 tertentu. jam dulu pernah ada musim gunung api meletus. Skarang di Indonesia lagi ribut gempa. Walopun dulu udah pernah masih juga terkaget2. Soale simbahnya simbah juga ndak ngalami, jadi ngga ada yg crita. Ada “generation gap” – “communication gap” …. ya wis aku jadi penyambung aja lah …

  55. mas, nggak papa kok ngomongin soal bencana dan sebab musababnya terus. lha wong memang itu yang lagi banyak terjadi saat ini. apalagi orang2 dengan ngawurnya menghubung2kan kejadian bencana itu dengan hal-hal seperti kutukan dan sebangsanya. perlu diruwat dan semacamnya.

    selingan sumber potensi alam dan bagaimana caranya nggak dirampas atau dikuasai pihak asing boleh juga sih 😀 (kemaruk ya pembacamu ini mas :D)

    Ngomong-omong, blogspot mmg template-nya bagus-bagus. Punya saya nggak dari blogger. Tapi, mau bagusnya kayak apa, tetep kan yang dilihat isinya 😀 Mboten wonten itu yang menjelaskan aktivitas alam seperti yang saya lihat disini, dengan cara yang kepenak dan ramah bahasa begini.

Leave a Reply