Forensic Engineering

0

detektip.gifSaya dongengkan dikit aja ya, karena keahlian saya bukan dalam forensic kriminal walaupun secara umum pekerjaan explorationist juga mirip dengan seorang detektip, namun juga seorang imaginator.
Dongeng tentang forensic engineering ini aku ambil dari presentasinya seorang ahli forensik David W. Fowler dan Joe J. King – Chair in Engineering, The University of Texas at Austin.

Definisi, apa yg dimaksud dengan forensic ? :

  • FORENSIC : from Latin : forensis meaning “public” Belonging to courts of law Pertaining to or fitted for legal or public argumentation
  • Forensic Engineering – science concerned with relations between engineering and the law
  • Forensic engineering – activities related to failure investigation
  • Forensic engineering – is a relatively new discipline in engineering

Yang paling umum istilah forensic dikenal dalam dunia kedokteran, namun perkembangan dunia investigasi telah mengembangkan makna forensic ini tidak hanya untuk kedokteran saja. Secara umum setiap ahli ilmu alam (natural science) dapat menjadi seorang ahli forensik.

Secara umum kualifikasi seorang ahli forensik adalah :

  • Expert in subject under investigation – memiliki keahlian khusus dibidangnya.
  • Formal education – memiliki pendidikan formal. Jadi ngga bole kalau cuma kursus singkat mendiskripsi batuan trus jadi ahli forensik.
  • Experience – Berpengalaman. Ini akan lebih baik kalau seseorang yg sebelumnya berpengalaman dibidang riset ilmiah, juga bisa saja seorang dosen.
  • Licensed engineer – Memiliki lisensi. DI ndonesia memang belum banyak lembaga yg memerikan lisesnsi keahlian khusus. Namun bisa diperoleh di LN.
  • Active in technical societies – Aktif dalam kegiatan keilmuan. Misal IAGI kalau geologi. Karena perkembangan ilmu ini sangat pesat, sehingga bisa saja masing2 ahli yg bertikai memiliki saksi ahli forensic yg akan “diadu” dalam ruang persidangan.
  • Fair, impartial, and ethical – Adil, menyeluruh dan menjunjuk etika
  • Truthful – Jujur
  • Objective – Objektif
  • Avoid conflict of interest – Menghindari konflik. Akan lebih baik seorang ahli forensik itu bekerja mandiri. Misalnya sebagai konsultan lepas atau bahkan sebagai konsultan khusus di bidang forensik.

Berikut contoh sebuah hukum tentang konstruksi yg pernah berlaku

http://rovicky.files.wordpress.com/2006/07/hamurabicode.jpgCode of Hammurabi (2200 B.C.) King of Babylonia

  • If a builder builds a house for a man and do not make its construction firm and the house which he has built collapse and cause the death of the owner of of house – the builder shall be put to death.
    Kalau membangun gedung menyebabkan kematian yang punya rumah, maka kontraktor juga dihukum mati.
  • If it cause the death of the son of the owner of the house – they shall put to death a son of that builder
    Jika hal itu menyebabkan kematian atas anak dari pemilik rumah, maka mereka akan menghukum mati anak dari orang yang membangun rumah itu!
  • If it cause the death of a slave of the owner of the house – he shall give to the owner of the house a slave of equal value
    Bahkan …  Jika itu menyebabkan kematian atas seorang budak yang dimiliki oleh pemilik rumah, maka dia harus memberikan seorang budak yang sama nilainya kepada pemilik rumah.
  • If it destroy property, he shall restore whatever it destroyed, and because he did not make the house which he built firm and it collapsed, he shall rebuild the house which collapsed at his own expense
    Jika itu merusak barang-barang milik pemilik rumah, maka dia harus memperbaiki semua apa yang dirusak, dan karena dia tidak membangun rumah itu dengan kuat dan (ternyata) roboh, maka dia harus membangun ulang rumah itu dan menanggung biayanya..
  • If a builder builds a house for a man and do not make its construction meet the requirements and a wall fall in, that builder shall strengthen the wall at his own expense.
    Kalau bangunan gedung kurang kuat, maka kontraktor haru memperbauiki dengan memberikan penguat dengan biaya sendiri.

Napoleonic Code (1804)

Bagaimana jaman Napoleon ? Dibawah ini apa kata hukum di jaman Napoleon

  • If there is a loss in serviceability in a constructed project within 10 years of its completion because of a foundation failure or from poor workmanship, the contractor and architect (luckily not the engineer!) will be sent to prison
    Ini menunjukkan jaminan bangunan adalah 10 tahun. Dan yang bertanggung jawab adalah kontraktornya dan arsiteknya (designer), knapa bukan engineernya ya ?

Common Law in England (15th Century)

  • If a carpenter undertakes to build a house and does it ill (not well), an action will lie against him.
    Tukang kayu juga ngga bebas hukum !

Nah kalau melihat hukum pembangunan sebuah konstruksi diatas tentunya seorang kontraktor akan dengan sungguh-sungguh membangun gedung yg menjadi tanggung jawabnya. Bagaimana dengan hukum sekarang ? Pernah tahu “disclaimers” ? Hampir setiap laporan-laporan yg dilakukan oleh konsultan-konsultan walaupun sudah bertaraf internasional selalu mencantumkan pasal ‘disclaimers‘ pada setiap laporannya. Itu merupakan salah satu bentuk ungkapan untuk menghindari tanggung jawab hukum dari sebuah hasil kerja seseorang/institusi badan penelitian.

Menara Pisa Italia pisa2.jpgKesalahan konstruksi engineer yang paling dikenal adalah …. MENARA PISA. Italia. Menara ini dibuat tahun 1173 tingginya 200 ft (60 m) kemiringan (inclined 5.5°) Sudah sangat banyak usaha untuk mengkoreksinya namun tetap tidak berhasil.
Banyak kontroversi mengapa menara ini miring. Salah satu analisa yg banyak diakui adalah karena kesalahan fondasi yg menumpang pada batulempung yg “mecotot” akibat terbebani menara.

kesalahan konstruksi lainnya yg terkenal adalah :

Runtuhnya jembatan penyeberangan di Hyatt Regency Hotel in Kansas City (1981) mengakibatkan tewasnya 113 orang akibat detil koneksi atau sambungan, juga disebabkan oleh buruknya komunikasi anatara insinyur pembuat dengan pabrik baja yg membuatnya. Pelajaran tentang hal buruk ini pun masih juga menjadi perhatian hingga 15 July 2006 di Kansas City. Bayangkan, peristiwa ini masih diingat setelah 25 tahun kemudian. Sebagai bahan pelajaran ahli konstruksi (civil engineer).

Di Indonesia juga pernah ada kecelakaan konstruksi yaitu runtuhnya konstruksi jembatan layang Grogol tahun 1996(?). Ambruknya jembatan Grogol ini karena pemborongnya Hanbo dari Korea melepas penyangga lebih cepat dari waktunya. Insiden ini juga merupakan salah satu “construction failure” yang harus menjadi pelajaran mahal buat konstruksi.

Kecelakaan naas di Sumur Banjarpanji-1 di Porong Sidoarjo yg sedang terjadi saat ini seharusnya juga menjadi pelajaran buat Indonesia tentang pengelolaan sumberdaya alam. Bisa jadi ada “failure engineering” dalam kasus ini.

Forensic Engineer

Berprofesi menjadi forensic engineer barangkali sangat menarik. Di Amerika pendapatan mereka tidak kalah dengan structural civil.
2001 Salaries in US (menurut Fowler dan Joe J. King)

  • General Civil $73.0K
  • Civil (Structural) 75.0K
  • Geotechnical 68.5K
  • Forensic 143.5K

Di Indonesia profesi ini tidak menarik atau belum menarik karena belum terbiasanya kasus hukum diajukan oleh penggugat-penggugat seperti di Amerika, dimana gugat-menggugat sudah sangat jamak. Profesi lawyer juga profesi yg terhal dinegeri ini. Buat yang penasaran silahkan dilanjutkan ttg bebrapa item yg harus dipelajari dan dilakukan ketika seorang ahli forensik sedang beraksi disini :

Sumber David W. Fowler dan Joe J. King – Chair in Engineering, The University of Texas at Austin.

1 COMMENT

  1. Ini beberapa koreksi yang saya coba usulkan agar maknanya lebih mendekati dengan yang dimaksud:

    If it cause the death of the son of the owner of the house – they shall put to death a son of that builder
    Jika hal itu menyebabkan kematian atas anak dari pemilik rumah, maka mereka akan menghukum mati anak dari orang yang membangun rumah itu.

    If it cause the death of a slave of the owner of the house – he shall give to the owner of the house a slave of equal value
    Jika itu menyebabkan kematian atas seorang budak yang dimiliki oleh pemilik rumah, maka dia harus memberikan seorang budak yang sama nilainya kepada pemilik rumah.

    If it destroy property, he shall restore whatever it destroyed, and because he did not make the house which he built firm and it collapsed, he shall rebuild the house which collapsed at his own expense
    Jika itu merusak barang-barang milik pemilik rumah, maka dia harus memperbaiki semua apa yang dirusak, dan karena dia tidak membangun rumah itu dengan kuat dan (ternyata) roboh, maka dia harus membangun ulang rumah itu dan menanggung biayanya.

    -> trimakasih koreksinya. Bahasa hukum memang ngga mudah diterjemahkan rumanya :).

  2. bagus buat KPK, mengusut kontraktor dan pemerintah(owner) proyek yg bermasalah.. TA saya renc mengupas “evaluasi jln beton (rigid) dgn method forensic engineering”.. mohon masukan dan saran yg brhubungan…

  3. Saya sangat tertarik dengan ksus forensik, dan saat ini saya sedang mengerjakan topik ini untuk tesis saya, mohon dapat diinfokan jika mempunyai informasi tentang forensik untuk jembatan rangka baja khususnya untuk mengetahui tingkat layanan yang tersisa.
    Bagi2 info bahwa kata Prof Aslan dari UTM bahwa forensic engineering tidak hanay dilakukan pada bangunan yang mengalami kegagalan struktur tetapi juga struktur yang mengalami kegagalan fungsi sehingga ada claim dari pengguna
    OKE tq ya……………

  4. Kepada Bpk Rovicky,
    Saya tertarik dengan ulasan bapak ttg ilmu forensik, karena ilmu ini tergolong baru di indonesia umumnya dan dunia teknik sipil khususnya. Beberapa saat lalu saya pernah ditawari kawan untuk melakukan investigasi bangunan yang telah berdiri 10 tahun, namun kesempatan itu hilang karena saya belum menguasai metode ilmu ini, mohon saran dan masukan pak !! krn saya berencana membuat penelitian yg berkaitan dg ilmu forensik ini.

  5. Sekarang malah banyak dipakai yg urusan gugat menggugat perdata, dan korupsi. Soalnya menurut UU yg berlaku, bukti elektronis yang bisa dipakai (email, log) hanya utk kasus korupsi.

  6. Menarik kalau dia nerusin soal forensik De,
    Tapi untuk Indonesia kayaknya forensik masih utk pembuktian kriminal jadi kurang menarik “Rupiah”. Kalau forensik utk urusan gugat-menggugat (perdata) mungkin “rupiahnya” lumayan. 🙂

  7. Utk pekerjaan forensik apapun, menjaga chain of custody adalah kewajiban.

    Mahasiswa bimbinganku soal forensik baru aja balik dari Indonesia. Dia udah selesai Diplomnya.

Leave a Reply